Ombudsman Akan Panggil OJK dan Bentuk Tim Kasus Jiwasraya

Ombudsman Akan Panggil OJK dan Bentuk Tim Kasus Jiwasraya
Ombudsman. ( Foto: Antara )
Yeremia Sukoyo / FMB Rabu, 22 Januari 2020 | 11:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ombudsman RI (ORI) akan memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait terjadinya gagal bayar asuransi PT Jiwasraya kepada nasabah. Pemanggilan dilakukan untuk pendalaman tata kelola lembaga terkait pengawasan yang dilakukan OJK.

"Terkait Jiwasraya, kami akan lakukan pendalaman dengan memanggil OJK. Saya yakin OJK memahami apa yang terjadi," kata Anggota Ombudsman RI (ORI) Ahmad Alamsyah Saragih, dalam kegiatan "Ngopi Bareng bersama Pimpinan Ombudsman", Rabu (22/1/2020) di Kantor Ombudsman, Jakarta.

Ombudsman Amati Jiwasraya Sejak 2004

Dijelaskan Alamsyah, ORI sendiri sudah membentuk tim untuk mengetahui apakah ada peraturan tata kelola pengawasan yang dilanggar OJK. Tim akan bekerja selama 30 hari ke depan untuk dapat mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi.

"Ombudsman sudah membentuk tim. Kita akan masuk ke empat area investigasi. Pertama, investigasi pengaturan dan pengawasan OJK. Saya yakin OJK memahami apa yang terjadi," ungkapnya.

Dalam melakukan pendalaman kasus Jiwasraya, ditegaskan Alamsyah, ORI tidak akan masuk ke ranah hukum yang kini ditangani Kejaksaan. ORI hanya akan melihat apakah ada pelanggaran tata kelola lembaga terkait bidang pengawasan yang dilakukan OJK.

'Kita tidak masuk ke wilayah hukum dan kerugian negara. Kita lebih fokus pada tata kelola negara," ucap Ahmad Alamsyah Saragih. 



Sumber: Suara Pembaruan