Mirae Asset: IHSG Ditekan Sentimen Virus dan Proyeksi IMF

Mirae Asset: IHSG Ditekan Sentimen Virus dan Proyeksi IMF
Ilustrasi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 22 Januari 2020 | 09:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hariyanto Wijaya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -0.1 persen pada hari Selasa (21/1/2020) sejalan dengan penurunan indeks regional karena dua faktor. Pertama, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Kedua, wabah Coronavirus memicu suasana risk-off mood di pasar modal.

Investor asing terus memesan pembelian bersih pada ekuitas Indonesia sekitar Rp 220 miliar kemarin karena Indonesia sebagai salah satu dari sedikit negara yang mampu membukukan pertumbuhan PDB yang lebih tinggi pada tahun 2020. Investor mengawasi keputusan tingkat kebijakan BI besok (konsensus memperkirakan 7DDR BI tidak berubah pada 5 persen).

"Kami berharap IHSG dalam konsolidasi hari ini," kata Hariyanto dalam risetnya hari ini, Rabu (22/1/2020).

Indeks AS ditutup lebih rendah pada hari Selasa di tengah wabah virus pernapasan di Tiongkok tengah. Investor menilai ancaman penularan sebagai satu kasus yang dilaporkan dikonfirmasi di Amerika Serikat. Harga minyak mentah WTI turun 0,3 persen menjadi USD58.34/barel karena para pelaku pasar tampaknya mengabaikan gangguan pasokan Libya.



Sumber: BeritaSatu.com