Produsen Audio Italia K-Array Ekspansi Pasar Indonesia

Produsen Audio Italia K-Array Ekspansi Pasar Indonesia
Direktur PT. Akustika Swara Indonesia Vicky Halim (kedua kiri) bersama CEO K-Array, Marc Vincent (paling kanan) dan Director of K-academy K-Array Danielle Mochi (kiri) dalam media gathering di Jakarta Sabtu (18/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - K-Array, produsen audio asal Italia melakukan ekspansi pasar ke Indonesia dengan menggandeng PT Akustika Swara Indonesia selaku distributor tunggal di Tanah Air.

"Produk-produk audio K-Array mudah digunakan konsumen karena plug and play, dan apalagi dibantu aplikasi sangat user friendly," kata CEO K-Array, Marc Vincent saat media gathering di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Dia menjelaskan beragam jenis produk K-Array ditawarkan kepada konsumen sesuai kebutuhan misalnya audio system untuk ritel (perumahan), hotel dan resor, restoran, lounge dan bar, diskotik dan kapal pesiar, serta produk audio portable system yang biasa digunakan untuk event, konferensi yang dapat digunakan oleh event organizer baik di dalam maupun di luar ruangan.

Dengan jaringan distributor global di 70 negara, produk K-Array telah digunakan di beberapa lokasi paling bergengsi di dunia, seperti World Trade Center di New York, Royal Opera House di London, TAO Chicago, White Nightclub Dubai dan Salone dei 500 dan Gucci Museum di Florence. "Produk audio K-Array memliki suara jernih dan kualitas terbaik," kata Marc Vincent.

Direktur PT. Akustika Swara Indonesia Vicky Halim mengatakan, Akustika Swara Indonesia merupakan satu perusahaan konstruksi akustik yang berpengalaman selama 13 tahun, baik di Indonesia dan negara lainnya.

Spesialisasi PT. Akustika adalah konstruksi wave board, yakni mendesain dan membangun sebuah ruangan menggunakan panel, sehingga audio atau gelombang suara yang dihasilkan menjadi lebih sempurna dan enak didengar. "Ini biasa disebut shape your sound," kata Vicky Halim.

Vicky Halim mengatakan, sejumlah proyek pernah digarap PT Akustika yakni kontruksi akustik gedung parlemen Angola (Afrika Tengah) dengan menggandeng arsitek Indonesia. "Di sana kami buat ruang pertemuan untuk konferensi dengan perangkat audio dan peredam suara," kata Vicky Halim.

Selain itu, kata dia, PT Akustika pernah menggarap akustik kontruksi pada salah satu museum di Vietnam. Meski demikian kata dia, mayoritas proyek perusahaan berada di dalam negeri yakni sekitar 90 persen, dan sisanya di luar negeri. "Untuk proyek dalam negeri di antaranya mendesain kebisingan mesin pabrik agar tidak mengganggu lingkungan dan karyawannya. Selain itu, proyek studio film MD entertaiment," kata Vicky Halim.

Ke depan kata dia, PT Akustika akan menggarap proyek akustika konstruksi di salah satu pesantren di Balaraja, Banten. "Kita set up audio video untuk mobile bagi 6.000 santri," kata Vicky Halim.

Sementara untuk pasar Tanah Air K-Array Vicky Halim mengatakan, K-Array menawarkan beberapa produk baik untuk individu maupun untuk perusahaan, seperti, Azimut - paket home theater. Sistem Azimut adalah solusi audio yang menawarkan high technologi system, yang mudah dikontrol dan dirancang untuk menarik user.

Untuk jenis produk concert series, yang mengedepankan Slim Array Technology (SAT), produk ini memudahkan dalam proses pengiriman dan perakitan produk hingga siap dipakai. Selain itu, Teknologi Electronic Beam Steering (EBS) yang ada di dalamnya, memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menyesuaikan dispersi array secara digital. Teknologi ini tidak hanya memastikan semua audience akan mendengarkan kejernihan suara yang sama, tetapi juga membatasi polusi suara di area tersebut. Produk lain yang siap dipasarkan adalah capture (mikrofon line array), produk audio yang sangat tipis dengan Teknologi Pure Array.

“Dalam hal strategi pemasaran, kami akan memanfaatkan jalur pemasaran baik konvensional dan digital, melalui network serta jaringan distribusi yang ada pada kami, serta tidak menutup kemungkinan penjualan atau distribusi dalam bentuk kerjasama lainnya” tutup Vicky Halim.



Sumber: BeritaSatu.com