http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:detail/id:595920/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:popular/cat:global/limit:5/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:terkini/offset:0/limit:7/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:moresuggest/id:595920/cat:ekonomi/limit:1 http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/sosmed Menhub: Kecepatan Kereta ke Merak Ditingkatkan Hingga 2x Lipat - BeritaSatu.com

Menhub: Kecepatan Kereta ke Merak Ditingkatkan Hingga 2x Lipat

Menhub: Kecepatan Kereta ke Merak Ditingkatkan Hingga 2x Lipat
Ilustrasi rangkaian kereta api. ( Foto: Antara )
/ WBP Sabtu, 18 Januari 2020 | 14:11 WIB

Banten, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tengah menyelesaikan proyek mempercepat laju kereta hingga dua kali lipat dari Jakarta menuju ke Pelabuhan Merak, Banten.

"Kecepatan saat ini hanya 40 km per jam, dan akan kami tingkatkan menjadi 70-80 km per jam," kata Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan inspeksi jalur kereta dari Jakarta ke Serang, Banten, Sabtu (18/1/2020).

Menhub menjelaskan lambatnya laju kereta karena jalur dinilai masih bahaya dengan ukuran rel kecil, sehingga tidak mampu untuk kereta kecepatan tinggi. Selain itu, saat ini jalur ke Merak masih single track. Ke depan akan ditingkatkan menjadi double track agar lalu lintas kereta lebih lancar.

Menhub akan Tinjau Infrastruktur Perkeretaapian di Banten

Dengan peningkatan laju kereta, dapat memangkas waktu tempuh hingga 50 persen. Harapannya dengan pengurangan waktu tempuh menuju Merak, maka perekonomian akan cepat tumbuh. "Selain itu, Stasiun Merak, akan dibuat terintegrasi dengan transportasi lain, mengingat di sana sudah ada pelabuhan dan terminal," kata Budi Karya Sumadi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur perkeretaapian di Provinsi Banten. Beberapa proyek yang ditinjau yaitu pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Rangkasbitung-Merak dan Reaktivasi Jalur KA Lintas Rangkasbitung-Labuan.



Sumber: ANTARA