Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BI: Belum Ada Tanda-tanda Ekonomi Global Membaik

Senin, 9 Desember 2019 | 16:54 WIB
Oleh : Herman / MPA

Labuan Bajo, Beritasatu.com – Pertumbuhan ekonomi global hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, bahkan terus melambat. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Endy Dwi Tjahjono menyampaikan, pertumbuhan ekonomi dunia yang terus melambat ini akibat ketegangan hubungan dagang yang belum juga mereda.

Menurut Endy, tadinya memang sempat ada optimisme saat ada potensi kesepakatan dagang antara AS dengan Tiongkok. Namun masalah baru kemudian muncul terkait dengan UU Imigrasi, AS yang mendukung para demonstran di Hong Kong, hingga persoalan etnis Uighur yang kemudian membuat trade deal gagal tercapai. Selain itu, Presiden Donald Trump juga terus mengancam menaikkan tarif pada Prancis, Argentina, dan Brasil. Kondisi ini yang kemudian membuat pertumbuhan ekonomi global mengalami koreksi dari yang semula diprediksi.

“Proyeksi Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi global di 2019 hanya 3%, turun dibandingkan 2018 yang mencapai 3,6%. Angka 3% ini juga turun dibandingkan proyeksi kami semula yang tadinya diperkirakan 3,2%,” kata Endy Dwi Tjahjono, di acara pelatihan wartawan Bank Indonesia, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (9/12/2019).

Perlambatan ekonomi global juga telah direspon oleh bank sentral dari sejumlah negara dengan menurunkan suku bunga, termasuk The Fed yang telah menurunkan Federal Funds Rate (FFR) 75 bps sebanyak tiga kali. Menurut Endy, kebijakan pelonggaran moneter ini tidak hanya penurunan suku bunga, tetapi juga menambahkan injeksi likuditas.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat, lanjut Endy, volume perdagangan dunia juga terus turun. Selain itu, kegiatan produksi di banyak negara yang berkurang juga telah menyebabkan penurunan harga komoditas ekspor Indonesia.

Secara total, pada 2019 indeks harga komoditas ekspor Indonesia turun sebanyak 4%, lebih besar dibandingkan penurunan di 2018 yang sebesar 2,8%. Adapun komoditas yang naik hanya karet sebesar 13,6% dan nikel 5%. Namun, Endy melihat ke depannya Indeks Harga Komoditas Ekspor Indonesia bisa membaik berkat CPO, di mana pada 1 Januari pemerintah akan menaikkan B20 ke B30.

“Kalau ini bisa berhasil full biodiesel 100% , maka kemungkinan nanti suplai CPO global bisa turun lebih besar karena barangkali kita bisa mengekspor betul-betul biodiesel dan mengurangi impor minyak,” ungkapnya.

Endy menambahkan, pertumbuhan ekonomi dari lima negara yang merupakan mesin penggerak ekonomi dunia yakni Amerika Serikat, Kawasan Eropa, Jepang, Tiongkok, dan India juga belum menunjukkan tanda perbaikan, sehingga akhirnya memengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia.

Endy juga mengaku heran dengan sikap Donald Trump yang tidak mendukung trade deal untuk mendongkrak elektabilitasnya. “Yang mengherankan, Trump kan seharusnya mendukung trade deal karena kalau kita lihat di dalam negerinya popularitas dia masih kalah, sehingga trade deal ini harusnya bisa mendongkrak elektabilitas. Entah apa ini masalah timing atau strategi, apakah nanti akan dilakukan, kita belum tahu,” kata Endy.

Menyikapi kondisi perekonomian global yang sedang terjadi, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 20-21 November 2019 juga telah memutuskan kebijakan yang diambil, antara lain mempertahankan suku bunga acuan (BI 7 Day Reverse Repo Rate/7DRRR) tetap di level 5%, suku bunga Deposit Facility di level 4,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,75%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Ananta Wahana: Manfaat Asuransi Luar Biasa

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana menegaskan manfaat asuransi luar biasa.

EKONOMI | 19 September 2021

Kawasan Industri Berikan Kontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

Kemperin terus mendorong peran kawasan industri (KI) untuk dapat memberikan kontribusi signfikan bagi ekonomi daerah dan nasional.

EKONOMI | 19 September 2021

Menteri Teten Dorong UMKM Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kemkop UKM tengah membuat master plan agar wsaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen.

EKONOMI | 19 September 2021

Pemerintah Akan Kaji Ulang Tingkat IJP KUR Askrindo dan Jamkrindo

Tingkat imbal jasa penjaminan (IJP) kredit usaha rakyat (KUR) pada PT Askrindo dan PT Jamkrindo sebesar 1,175% dinilai belum sesuai dengan risikonya.

EKONOMI | 19 September 2021

Bank KB Bukopin Partial Delisting, Bosowa Terdepak

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melakukan partial delisting efektif dilakukan pada Senin (20/9/2021).

EKONOMI | 19 September 2021

KoinWorks Kembali Dipercaya Lendable Inc Salurkan Pembiayaan Rp 435 Miliar

KoinWorks kembali dipercaya Landable Inc untuk menyalurkan pembiayaan modal usaha senilai US$ 30 juta atau sekitar Rp 435 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Tiga Tahapan BRI Pasca-Rights Issue

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melakukan aksi korporasi rights issue guna mengembangkan ekosistem ultramikro.

EKONOMI | 19 September 2021

La Nyalla: Impor Bukan Solusi Kenaikan Harga Jagung

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa impor tidak bisa dijadikan solusi atas masalah tingginya harga jagung.

EKONOMI | 19 September 2021

Kisah Evergrande, Raksasa Properti Tiongkok yang Terancam Bangkrut

China Evergrande Group, perusahaan properti terbesar kedua di Tiongkok berdasarkan penjualan, terancam bangkrut karena terlilit utang hingga US$ 300 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Desmigratif Hadirkan Pelindungan Komprehensif untuk Pekerja Migran dan Keluarganya

Kemnaker menghadirkan program Desmigratif dengan tujuan untuk memberikan pelindungan yang komprehensif bagi PMI dan keluarga.

EKONOMI | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Taklukkan Tottenham, Chelsea Pimpin Klasemen

Taklukkan Tottenham, Chelsea Pimpin Klasemen

BOLA | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings