Kempupera Luncurkan Sistem Pemetaan Rumah Terdampak Bencana

Kempupera Luncurkan Sistem Pemetaan Rumah Terdampak Bencana
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) meluncurkan Sistem Informasi Rumah Masyarakat Terdampak Bencana (Sirumba) untuk pemetaan rumah masyarakat terdampak bencana alam di Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Kempupera )
Imam Muzakir / FER Kamis, 28 November 2019 | 16:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) meluncurkan Sistem Informasi Rumah Masyarakat Terdampak Bencana (Sirumba) untuk pemetaan rumah masyarakat terdampak bencana alam di Indonesia.

Kempupera Bedah 5.700 Rumah Pasca Gempa di Sulteng

"Kempupera kini telah memiliki Sistem Pemetaan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana yang dibangun oleh Satker Kebencanaan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kempupera," ujar Kepala Project Management Unit Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Program (PMU CSRRP) atau Kepala Program rehabilitasi dan Rekonstruksi Hunian di Sulawesi, Dedi Permadi, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Dedi menjelaskan, Sirumba merupakan sebuah sistem aplikasi berbasis geospasial yang dibangun untuk mendata rumah-rumah masyarakat terdampak bencana. Melalui aplikasi tersebut, data rumah masyarakat terdampak bencana tidak hanya dikumpulkan secara spasial tapi juga disajikan secara spasial.

"Pendataan pascabencana alam yang dilakukan di Palu merupakan pilot project untuk Sirumba yang dibangun oleh Penyediaan Perumahan Kempupera. Sistem yang kami buat dapat digunakan oleh siapapun dan dapat mengolah berbagai data mulai dari fase mitigasi bencana hingga fase pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi," jelas Dedi.

Kempupera Lanjutan Pembangunan Infrastruktur Kerakyatan

Sirumba diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pemetaan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi di Palu berbasis Sistem Informasi Geografis.

Kegiatan ini diikuti peserta dari Kementerian PUPR, fasilitator lapangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan sivitas akademika Universitas Tadulako. Dalam kegiatan bimbingan teknis ini, para peserta juga menguji coba Sirumba.

Untuk menindaklanjuti uji coba tersebut, imbuh Dedi, Kempupera melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menggandeng mahasiswa Universitas Tadulako yang telah mengikuti bimbingan teknis untuk melaksanakan kegiatan pendataan sebagai bentuk partisipatif dalam mitigasi bencana ke depannya.



Sumber: Investor Daily