Kelompok Ternak Binaan Dompet Dhuafa Raih Pendanaan Rp 50 Miliar

Kelompok Ternak Binaan Dompet Dhuafa Raih Pendanaan Rp 50 Miliar
Konferensi pers pengumuman kerja sama antara Dompet Dhuafa dan TaniFund untuk memberdayakan kelompok peternak di Pulau Jawa, Jakarta, 14 Oktober 2019 ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Senin, 14 Oktober 2019 | 15:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meningkatkan skala usaha dari para peternak di Indonesia, lembaga filantropi Dompet Dhuafa telah bekerja sama dengan perusahaan financial technology (fintech) penyedia layanan peer-to-peer (P2P) lending untuk pertanian, TaniFund.

Melalui kolaborasi ini, 25 kelompok ternak binaan Dompet Dhuafa akan mendapatkan pendanaan dari TaniFund dengan total Rp 50 miliar, di mana masing-masing kelompok ternak akan mendapatkan sekitar Rp 2 miliar.

Baca Juga: Cashwagon Dorong Penetrasi Inklusi Keuangan

Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, Imam Rulyawan menyampaikan, melalui pendanaan dari TaniFund yang merupakan salah satu unit bisnis dari startup TaniHub ini, harapannya kapasitas modal dari para peternak dhuafa bisa meningkat dari yang sekarang ini masih skala rumahan menjadi skala industri.

"Untuk bisa meningkatkan kapasitas modal dari para peternak, kami harus berkolaborasi dengan pihak lain yang juga memiliki kesamaan value, yaitu memberikan dampak sosial. Kalau pendanaan yang diberikan masih sedikit, kesejahteraan peternak Insyaallah akan terwujud, tetapi ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Sedangkan kalau kita menggunakan fintech yang mengajak banyak lender (pemberi pinajaman), peningkatan kapasitas modal yang selama ini masih menjadi tantangan dari para petani dan peternak akan bisa teratasi,” kata Imam Rulyawan usai acara penandatanganan kerja sama antara Dompet Dhuafa dan TaniFund, di Jakarta, Senin (14/10/20190.

Baca Juga: OJK dan BPKN Komitmen Berantas Fintech Ilegal

Berdiri sejak 2017, TaniFund hingga saat ini telah menyalurkan pendanaan kepada sekitar 100 kelompok tani dan peternak dengan nilai sekitar Rp 75 miliar. Adapun total lender yang mempercayakan danannya untuk disalurkan melalui TaniFund kepada para petani dan peternak mencapai lebih dari 5.000 lender.

Dijelaskan CEO dan Co-Founder TaniHub Group, Ivan Arie Sustiawan, melalui kerja sama dengan Dompet Dhuafa ini, para lender bisa mendapatkan imbal hasil yang menarik, sekaligus ikut membantu memberdayakan para peternak dhuafa di Indonesia. Di TaniFund, imbal hasil yang diberikan rata-rata 12 persen hingga 20 persenper tahun tergantung dari jenis usahanya.

Baca Juga: Perlindungan Konsumen Fintech Harus Diprioritaskan

Pada tahap awal ini, program kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan TaniFund dilaksanakan untuk 25 kelompok ternak di Pulau Jawa dengan target 50.000 hewan ternak. Hewan tersebut nantinya akan diserap melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa. Untuk lender yang tertarik bisa berinvestasi mulai Rp 100.000.

"Kerja sama ini merupakan inisiatif baru kami bersama Dompet Dhuafa untuk memberdayakan para peternak di Indonesia, yang juga sejalan dengan salah satu pilar kami yaitu social impact. TaniFund dapat penjadi solusi bagi petani dan peternak untuk mendapatkan akses kepada keuangan, sehingga dapat mengembangkan usaha mereka lebih baik lagi,” kata Ivan Arie.



Sumber: BeritaSatu.com