4 Bulan Beroperasi, Bandara Internasional Yogyakarta Layani 96.000 Penumpang

4 Bulan Beroperasi, Bandara Internasional Yogyakarta Layani 96.000 Penumpang
Sejumlah penumpang di terminal kebrangkatan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo, Selasa 23 Juli 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Thresa Sandra Desfika / CAH Kamis, 12 September 2019 | 14:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Angkasa Pura (AP) I melayani 96.000 penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulonprogo selama 4 bulan bandara itu beroperasi atau dari 6 Mei -31 Agustus 2019.

Menurut Direktur Utama AP I Faik Fahmi, peningkatan signifikan jumlah penumpang di YIA terjadi pada Agustus 2019. “Pada Juli 2019, YIA melayani 27.585 penumpang, sementara Agustus 2019 tercatat ada 38.646 penumpang. Artinya terjadi peningkatan penumpang sebesar 40 persen,” ujar Faik Fahmi dalam keterangannya, Kamis (12/9/2019).

Saat ini, lanjut Faik, di YIA ada 14 jadwal penerbangan setiap harinya dengan tujuan ke Jakarta (Cengkareng), Jakarta (Halim), Palangkaraya, Samarinda, Lombok, dan Makassar yang dilayani oleh empat maskapai, yaitu Citilink, Batik Air, Indonesia AirAsia, dan Lion Air.

Pada 25 September 2019 mendatang, sebut Faik, direncanakan akan ada tambahan enam rute penerbangan lagi di YIA yang dioperasikan oleh Lion Air. Maskapai berlogo singa merah ini akan membuka rute Kualanamu-YIA-Kualanamu, YIA-Tarakan-YIA, YIA-Pontianak-YIA. Sehingga akan ada 20 jadwal penerbangan yang dilayani di YIA.

“Ke depan, beberapa maskapai juga telah merencanakan akan membuka beberapa rute baru dari dan menuju YIA, antara lain dari maskapai Citilink, Batik Air, dan Lion Air yang akan membuka tambahan 16 rute lagi, sehingga total akan ada 36 penerbangan yang dilayani di YIA,” imbuh Faik.

Penambahan jadwal penerbangan ini, jelas Faik, seiring dengan progres pembangunan bandara yang terus mengalami kemajuan. Hingga minggu pertama September 2019, progres pembangunan YIA telah mencapai 82 persen. Pembangunan bandara ini ditargetkan tuntas 100 persen pada akhir tahun ini dan bisa dioperasikan secara penuh di awal tahun 2020. Nantinya, sebagian besar penerbangan yang saat ini dilayani di Bandara Adisutjito akan dipindahkan secara bertahap ke YIA.



Sumber: BeritaSatu.com