Zurich Penetrasi Produk Baru di Surabaya

Zurich Penetrasi Produk Baru di Surabaya
Chief Distribution Officer PT Zurich Topas Life, Budi Darmawan bersama penyanyi Widi Mulia saat tampil dalam acara "Talk Show Zurich Critical Adavantageā€ di Surabaya, Kamis (8/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 8 Agustus 2019 | 20:15 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Zurich Indonesia menjadikan Surabaya sebagai target utama untuk penetrasi produk asuransi penyakit kritis terbarunya Zurich Critical Advantage (ZCA).

Chief Distribution Officer PT Zurich Topas Life, Budi Darmawan, mengatakan masyarakat menengah di Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa Timur (Jatim) tumbuh cukup pesat. Sebagian besar mereka juga kerap bepergian ke luar negeri. Dengan potensi itu, Zurich menargetkan mereka sebagai pasar potensial.

"Kami sangat optimistis produk ZCA yang baru sebulan kami luncurkan ini akan cepat diserap masyarakat di Surabaya dan kota-kota lain di Jatim," ujar Budi Darmawanusai acara 'Talk Show Zurich Critical Adavantage' di Surabaya, Kamis (8/8/2019).

Budi menyatakan, ZCA merupakan inovasi Zurich untuk menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat Indonesia termasuk di Surabaya terhadap risiko penyakit kritis. Pada tahap awal, target utama untuk penetrasi pasar produk baru tersebut adalah masyarakat yang kini sudah menikmati perlindungan diri dari penyakit kritis.

"Selanjutnya akan dikembangkan pasarnya secara luas untuk melengkapi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan manfaat utama perawatan medis saat mereka di luar negeri. Melalui produk ini masyarakat dapat menikmati fasilitas kesehatan kelas dunia di manapun di luar negeri," ujarnya.

Budi mengungkapkan di kota-kota besar seperti Surabaya dan kota lain di sekitarnya kegiatan bisnis yang pesat dan perkembangan yang tak kalah cepatnya menuntut masyarakat untuk terus produktif, yang akhirnya menimbulkan gaya hidup tidak sehat seperti pola makan cepat saji yang tinggi lemak dan kolesterol dan kurang istirahat. Kemudahan fasilitas dibarengi dengan kesibukan aktivitas di perkotaan pun menimbulkan kebiasaan malas bergerak dan kurang berolahraga.

"Risiko penyakit kritis sering terjadi pada masyarakat perkotaan, dimana gaya hidup yang kurang sehat dan kurang olahraga dinilai menjadi penyebab penyakit tersebut. Itu juga alasan kami menjadikan Surabaya sebagai kota ketiga untuk pengenalan produk baru Zurich ini,” tandas Budi.

Budi menilai, masyarakat di Surabaya juga memerlukan produk perlindungan kesehatan yang semakin baik. Zurich Critical Advantage memberikan manfaat perawatan medis di Luar Negeri senilai US$ 2.000.000, fasilitas cashless di seluruh dunia, dan layanan second medical opinion dari ahli medis terkemuka.

"Produk ini merupakan inovasi dari Zurich untuk memberikan akses medis kelas dunia bagi masyarakat Indonesia, perlindungan terhadap risiko penyakit kritis agar mereka dapat terus mewujudkan yang terbaik," tutup Budi.

Penyanyi dan selebritas, Widi Mulia, yang juga tampil sebagai pembicara mengatakan, hidup di kota besar memang cenderung sibuk dan serba cepat, sehingga kita pun rentan terkena risiko penyakit kritis.

"Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menjaga kesehatan. Saya sangat memperhatikan kesehatan dan keseimbangan hidup saya pribadi maupun keluarga. Saya selalu berusaha untuk tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan perlindungan bagi saya dan keluarga, karena hal tersebut sangat penting untuk masa depan," ujar Widi.

Menurut Widi, saat ini penyakit tidak mengenal usia, bahkan usia muda pun rentan terhadap berbagai macam risiko penyakit kritis. Setelah terdiagnosa penyakit kritis, pengobatannya pun membutuhkan penanganan dokter ahli dan biaya yang tidak sedikit.

"Banyak masyarakat Indonesia yang pada akhirnya memilih berobat ke Luar negeri, agar dapat ditangani oleh dokter spesialis ternama dengan teknologi yang lebih canggih," imbuh Widi.



Sumber: Investor Daily