Pemkot Bogor Tindaklanjuti Temuan Limbah Medis di Sungai Ciliwung

Pemkot Bogor Tindaklanjuti Temuan Limbah Medis di Sungai Ciliwung
Ilustrasi limbah dibuang ke sungai. ( Foto: Ist / Ist )
Vento Saudale / WBP Kamis, 27 Juni 2019 | 09:35 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menindaklanjuti temuan relawan yang menemukan limbah medis di bantaran Sungai Ciliwung.

“Kita akan tindaklanjuti, dan kita akan lakukan penelusuran, ini asalnya dari mana. Kita akan datangi, kemudian kita akan lakukan penyuluhan jangan sampai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah Kamis (27/6/2019).

Bedasarkan hasil temuan, limbah medis berasal dari fasilitas kesehatan. Namun tidak menutup kemungkinan dibuang oleh hotel atau pabrik di kawasan Sungai Ciliwung.

Menurut Rubaeah, aktivitas pembuangan limbah medis tidak boleh terjadi. Pengelolaan limbah medis harus sesuai prosedur mulai upaya pengelolaan lingkungan hidup dan analisis dampak lingkungan.

Rubaeah menjelaskan, pengawasan izin Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), berada di Dinas Lingkungan Hidup. Adapun Dinas Kesehatan hanya memberikan masukan kepada perusahaan, hotel, dan fasilitas kesehatan yang mungkin dapat menghasilkan limbah B3.

“Limbah itu bisa membahayakan, terutama penyakit yang menyangkut limbah B3 yang dikandung seperti penyakit kulit, saluran pernapasan, kalau tertelan juga akan berdampak pada pencernaan,” ucap Rubaeah.

Sebelumnya, Komunitas Peduli Ciliwung mendapati limbah medis yang dibuang ke Sungai Ciliwung. Ketua KPC Een Irawan Putra menyayangkan masih banyaknya temuan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com