BPBD Kota Bengkulu Hentikan Pencarian 4 Nelayan Hilang
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

BPBD Kota Bengkulu Hentikan Pencarian 4 Nelayan Hilang

Sabtu, 6 Juni 2020 | 20:18 WIB
Oleh : Usmin / EHD

Bengkulu, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, menghentikan pencarian 4 nelayan daerah ini yang hilang di perairan Pulau Mego, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada 20 Mei 2020.

"Kita bersama Basarnas Kota Bengkulu, sudah sepakat menghentikan pencarian 4 orang nelayan yang hilang karena kapal mereka diduga tenggelam dihantam gelombang besar di perairan Pulau Mego," kata Kepala BPBD Kota Bengkulu, Sulapati, dalam siaran persnya, Sabtu (6/6/2020).

Ia mengatakan, Tim SAR gabungan terdiri Basarnas, TNI AL , Polairud dan BPBD Kota Bengkulu, sudah menyisir perairan Pulau Mega, tapi tidak ada tanda-tanda ada kapal tenggelam di kawasan tersebut.

Soalnya, jika memang ada kapal tenggelam di perairan Pulau Mego pasti ada tanda-tandanya, seperti ada patahan badan kapal dan peralatan tangkap milik 4 nelayan tersebut.

Namun, ciri-ciri atau tanda-tanda tersebut tidak terlihat sama sekali di kawasan perairan Pulau Mego, Sumbar. "Atas dasar ini kita sepakat pencarian 4 nelayan asal Kota Bengkulu dihentikan," ujarnya.

Selupati menduga 4 nelayan asal Kota Bengkulu, ini tidak tenggelam digulung gelombang besar, tapi diduga kapal terdampar ke daerah lain karena rusak. "Kita menduga kapal yang ditumpangi 4 nelayan asal Kota Bengkulu, tidak tenggelam, tapi terdampak karena mesin kapal rusak, sehingga kapal hanyut menuju daerah lain. Kita berharap mereka dalam keadaa sehat- sehat saja," ujarnya.

Empat nelayan Kota Bengkulu yang dinyatakan hilang atas nama Bahren, Darmasyah, Ujang dan Dimas. Mereka berangkat ke laut menuju Pulau Mego, Sumbar pada 20 Mei lalu.

Namun, sejak mereka berangkat sampai saat ini tidak bisa dikontak baik melalui HP maupun radio terpasamg di kapal yang tumpangi. Bahkan, sampai sekarang kabar mereka tidak jelas.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

BNPT: Penyerangan Polsek Daha Selatan Karena Pemikiran Sesat

BNPT menegaskan bahwa peristiwa penyerangan di Polsek Daha Selatan akibat pelaku terpapar pemikiran sesat.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Sandiaga Uno: Hadapi Pandemi dengan Tetap Produktif

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta generasi muda atau milenial memanfaatkan peluang usaha di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Kapolda Papua Benarkan Ada Personel Meninggal Karena Covid-19

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membenarkan ada personel Polri yang meninggal akibat Covid-19.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Erick Thohir dan Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Dapur Umum

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR mengunjungi Posko Masak JS2 di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Jatim Catatkan Penambahan Signifikan Pasien Sembuh Covid-19

Dalam lima hari berturut-turut, kesembuhan pasien positif corona melonjak drastis di atas angka seratus.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Kadispenad: Helikopter MI-17 yang Jatuh di Kendal dalam Kondisi Baik

Helikopter dengan nomor registrasi HA 5141 tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah.

NASIONAL | 6 Juni 2020

New Normal, Pemerintah Siapkan Pasar Tradisional Agar Tak Jadi Klaster Baru

Pemerintah telah menyiapkan anggaran agar pasar tradisional tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di era new normal.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Pemerintah Diminta Fokus Selesaikan Pandemi Covid-19

Rendahnya stimulus yang diberikan pemerintah akan berdampak serius bagi pertumbuhan ekonomi dan defisit dalam APBN.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 3 Tewas

Sebuah helikopter milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) jatuh dan terbakar, di Kendal, Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Update Covid-19 di Bengkulu, 12 Pasien Dinyatakan Sembuh

Jumlah pasien sembuh Covid-19 di Bengkulu terus bertambah.

NASIONAL | 6 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS