Artha Hanif Ditetapkan Jadi Ketua Umum ASITA
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Artha Hanif Ditetapkan Jadi Ketua Umum ASITA

Selasa, 27 Oktober 2020 | 23:06 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Artha Hanif resmi terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ASITA (71) untuk periode 2020-2024. Ia terpilih berdasarkan Musyawarah Nasional Luar Biasa yang dilakukan pada 26 Oktober 2020 di Serpong, Tangerang-Banten, Selasa (27/10/2020).

Artha Hanif mengalahkan tiga kandidat calon Ketua Umum ASITA (71) lainnya yaitu, I Putu Winastra, Ophan Lamara dan Ben Sukma Harahap dengan total perolehan 44 suara dari total 169 suara sah yang digelar baik offline maupun online.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum ASITA (71) Artha Hanif menyampaikan ini merupakan ujian luar biasa yang diamanahkan kepada dirinya untuk menahkodai ASITA (71) ditengah kegaduhan internal organisasi.

“Malam ini saya dapat ujian luar biasa, sungguh tidak ada ambisi sebagai Ketua Umum tapi karena amanah yang ditetapkan kepada saya harus diterima dengan ucapan istighfar karena ini berat. ASITA yang saat ini harus dimulai dari nol kita harus memastikan internal kita benar-benar siap sebagai organisasi untuk menghadapi tantangan dan kendala kedepan,” ungkapnya.

Terpilih sebagai Ketua Umum ASITA, Tiga hal ini yang menjadi prioritas baginya dan jajaran kepengurusan organiasasi ASITA (71). Pertama, pembenahan internal organisasi kepengurusan ASITA (71) dimana ini tentunya menyita waktu lebih dari 50 persen untuk konsentrasi bagaimana organisasi ini lebih kuat, siap bersaing dan dikenal baik di dalam maupun luar negeri.

Kedua, membangun potensi sinergis antar anggota seluruh daerah dari Aceh hingga Papua. Program-program yang digulirkan harus memberikan manfaat langsung kepada pariwisata Indonesia untuk mempertahankan kehormatan di dalam maupun di luar negeri, karena ASITA memiliki produk-produk Inbound dan Outbond.

Ketiga, usai terbentuknya formatur kepengurusan dalam waktu dekat ini dirinya berserta jajaran pengurus berniat untuk bertemu ke Kemparekraf, dan para partner untuk memperkenalkan ASITA (1971) bahwa ini bukan ASITA yang baru. Dan dalam kepengurusan baru ini meminta kepada Kemenparekraf dari sekian banyak dana alokasi pariwisata tapi sangat sedikit untuk Biro Perjalanan Wisata (BPW). Pihaknya pun berharap kalau alokasi anggaran itu masih ada setidaknya ada porsi yang pantas untuk BPW bisa merasakan manfaat yang cukup di saat pandemi.

“Kami akan menyampaikan formatur kepengurusan yang baru ini dalam kurun waktu seminggu,”ujarnya kepada pimpinan sidang Munaslub. Dalam Munaslub tersebut Ben Sukma ditetapkan sebagai Ketua DEPETA ASITA (71) periode 2020-2024.

Untuk diketahui, Munaslub ini menjadi jawaban dan titik terang atas kisruh yang terjadi selama satu tahun belakangan ini dikarenakan pendirian akta baru ASITA 2016 dan menghilangkan nama-nama pendiri ASITA dan diubah menjadi Asnawi Bahar dan tatkala itu Nunung Rusmiati sebagai sekretaris jenderalnya.

ASITA didirikan pada 07 Januari 1971 dan dibuatkan akta pendirian No 17 tanggal 15 Maret 1975 di hadapan notaris Raden Soeratman dan selanjutnya telah didaftarkan dan diregister di PN Jakpus pada 11 Februari 1982.

Nunung Rusmiati yang saat ini menjadi Ketua Umum ASITA periode 2019-2024 hingga saat ini ditengarai belum mampu juga mempertanggungjawabkan LPJ DPP 2015-2019 yang berujung pada proses hukum baik pidana dan perdata.

Alhasil Majelis Penyelamat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) yang melupakan gerakan moral untuk menyelamatkan organisasi ASITA melaporkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asita periode 2019-2024 Nunung Rusmiati ke pihak Polda Metro Jaya, pada 16 Maret 2020 dengan Nomor : LP/ 1762 / III / YAN.25/2020/SPKT PMJ.

Tidak sampai di situ, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DKI Jakarta dan DPD ASITA Bali juga resmi mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 1 Oktober 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Hasto: Indonesia Mampu Wujudkan Negara Berdikari dengan Politik Industri

Dalam konteks kekinian, politik industri berdikari penting dengan penguasan iptek. Tanpa itu Indonesia tidak akan bisa melakukan sebuah loncatan besar.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

BNI Syariah Ajak Generasi Muda Tingkatkan Rasa Kepedulian

Tren berdonasi masyarakat Indonesia semakin meningkat selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Luncurkan PermataNet, PermataBank Perkuat Ekosistem Digital

PermataNet diklaim sebagai standar baru pengalaman internet banking di Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Profesi Public Relations Hadapi Tantangan Berat di Masa Pandemi

Public Relations merupakan jantung organisasi yang berperan menstimulasi publik dengan informasi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

BI Perpanjang Diskon untuk UMKM Pengguna QRIS

Sampai saat ini sudah mencapai 5 juta lebih merchant UMKM yang tercatat QRIS.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Telkom-Everynet BV Perluas Jaringan Internet of Things

PT Telkom Indonesia dan Everynet BV, mengumumkan kerja sama perluasan infrastruktur jaringan IoT guna mewujudkan visi Making Indonesia 4.0.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Upah Minimum 2021 Tak Naik, KSPSI Minta Pemerintah Tinjau Ulang

Andi Gani mengaku kecewa di saat kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, keputusan ini akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Triwulan III 2020, Pendapatan Blue Bird Naik 51%

Kenaikan pendapatan Blue Bird diiringi dengan cost management yang lebih baik.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Menkeu: Dunia Usaha Dalam Situasi Sangat Tertekan

Menkeu menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki daya beli masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial, salah satunya adalah Bantuan Subsidi Upah/Gaji

EKONOMI | 27 Oktober 2020

OCBC NISP Ajak Masyarakat Ambil Peran Wujudkan RI Lebih Maju

Berawal dari bank lokal di Bandung, Bank OCBC NISP bersama masyarakat bertransformasi menjadi 10 bank terbesar di Indonesia dari segi aset.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS