Baznas Tingkatkan Kontribusi Unit Pengumpul Zakat di Era New Normal
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Baznas Tingkatkan Kontribusi Unit Pengumpul Zakat di Era New Normal

Rabu, 21 Oktober 2020 | 22:51 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meningkatkan kontribusi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada institusi pemerintah, perusahaan milik negara maupun swasta di tengah kondisi negara yang saat ini sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) UPZ 2020 yang digelar secara daring dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Baznas TV, pada Rabu (21/10/2020).

Mengangkat tema “Penguatan Peran Pengelolaan UPZ Baznas dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Era New Normal” Rakernas UPZ 2020 salah satunya berfokus pada bagaimana mengoptimalkan peran UPZ dalam mengelola zakat untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi pandemi.

Sebanyak 115 peserta yang berasal dari 78 UPZ seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam agenda kegiatan rakernas tahunan ini. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, anggota Baznas, Emmy Hamidiyah, Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Tarmizi Tohor.

Dalam sambutannya, Bambang Sudibyo memberikan apresiasi atas pencapaian pengumpulan dan penyaluran oleh UPZ yang mampu melakukan serapan hingga 99 persen, dimana dana yang telah ditunaikan Muzaki hampir seluruhnya telah disalurkan kepada para mustahik diantaranya mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

"Ini sebuah hal bagus sekali, karena kita sedang pandemi, Baznas sangat memprioritaskan penanganan Zakat, Infak, dan Sedekah serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya memang untuk mereka yang terdampak pandemi. Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran UPZ Baznas yang mengikuti rakernas," ujar Bambang, Rabu (21/10/2020).

Bambang menambahkan agenda rakernas juga membahas penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2021, agar tercapai efektifitas dan efisiensi UPZ sebagai Mitra Baznas dalam mendorong penguatan pengelolaan zakat.

“Rakernas ini diharapkan menjadi media untuk konsolidasi, koordinasi dan untuk perencanaan operasi UPZ untuk tahun 2021. Semoga rakernas berjalan dengan efektif bisa membahas perencanaan tahun 2021, sehingga nanti pelaksanaan kerja UPZ 2021 bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, apresiasi juga diberikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, atas terselenggaranya Rakernas UPZ 2020.

Menurutnya, Rakernas UPZ memiliki arti penting untuk memonitor dan mengevaluasi capaian kinerja layanan pengelolaan zakat di kementerian, lembaga, BUMN, dan perusahaan swasta nasional. Badan UPZ secara lebih luas harus berperan dalam peningkatan literasi zakat dan memperkokoh pondasi gerakan zakat di Tanah Air.

“Penguatan program UPZ Baznas di seluruh kluster menjadi sebuah keniscayaan dalam rangka pengembangan sistem pengelolaan zakat nasional, dan peningkatan peran zakat sebagai penyangga ketahanan sosial ekonomi umat di tengah pandemi. Semua UPZ yang terdata harus diupayakan sebagai menjadi UPZ aktif. Kemenag mengapresiasi berbagai langkah dan upaya yang dilakukan Baznas selama ini,” kata Kamaruddin.

“Baznas sekarang dan kedepan perlu memberi perhatian pada enam area sesuai dengan tugas dan fungsi kelembagaan Baznas. Sosialisasi zakat, akselerasi pengumpulan, penataan UPZ, mobilisasi potensi zakat, konsolidasi database pengelolaan ZIS berbasis data digital, pengembangan standar tata kelola UPZ,” tutupnya.

Potensi penghimpunan UPZ di Indonesia sangat besar karena masih banyak institusi pemerintah dan perusahaan swasta yang belum terbentuk UPZ di dalamnya.

Saat ini UPZ juga menjadi salah satu sektor pengumpul zakat yang makin dipercaya masyarakat dengan jumlah penghimpunan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sejak Januari hingga September 2020 ini, UPZ Baznas berhasil menghimpun sekitar Rp123 Miliar atau telah melebihi realisasi penghimpunan sepanjang tahun 2019 yang berhasil mengumpulkan sebesar Rp116 Miliar.

Untuk penyaluran hingga September 2020 UPZ Baznas seluruh Indonesia telah menyalurkan kurang lebih sebesar 85 Miliar dengan penerima manfaat berjumlah 67.082 orang. Hingga saat ini, jumlah UPZ sudah mencapai 181 instansi yang berada di kementerian, lembaga, BUMN, maupun swasta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Franky Welirang: Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan Harus Jadi Prioritas

Franky menekankan pentingnya integrasi dalam sistem pangan mulai produksi pangan, pengolahan pangan, hingga akses masyarakat dalam pangan.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Mitra Sindo Sukses Dukung Penghijauan di JGC

Penanaman seribu pohon produktif dilaksanakan di sepanjang bantaran danau Jakarta Garden City (JGC).

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Himpunan Pengusaha Nahdliyin Dorong Pemutihan Kredit UMKM

Pemerintah diminta memberikan pemutihan kredit bagi pelaku UMKM terkait pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Transaksi PBK Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Industri perdagangan berjangka komoditi cukup tahan terhadap guncangan ekonomi.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Taspen Raih Peringkat idAAA Outlook Stabil dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Credit Rating Agency menetapkan peringkat idAAA Outlook Stabil kepada PT Taspen (Persero).

EKONOMI | 21 Oktober 2020

MPSI Prihatin Tarif Cukai Naik hingga 19%

Kenaikan tarif cukai yang tinggi di masa pandemi ini akan memberikan dampak negatif bagi penghidupan puluhan ribu pelinting sigaret kretek tangan.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Akhir Tahun, Indihome Kejar Target 8,5 Juta Pelanggan

Saat ini, Indihome tercatat memiliki sebanyak 7,8 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

BEI: Investor Pasar Modal Bisa Lampaui 3,5 Juta di Akhir 2020

Penambahan jumlah investor pasar modal berkontribusi ke pertumbuhan Indonesia.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

AEI Optimistis Kapitalisasi Bursa Tembus Rp 10.000 T Sebelum 2025

IHSG yang sempat menyentuh level terendah di 3.937 pada Maret 2020, sekarang sudah kembali ke level psikologisnya 5.000.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Luhut: RS Australia dan Singapura Akan Masuk ke RI

Menurut Luhut, Presiden Jokowi sudah setuju dengan rencana membuka rumah sakit internasional di Indonesia

EKONOMI | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS