Kemperin Kembangkan Industri Desain Produk Kreatif
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kemperin Kembangkan Industri Desain Produk Kreatif

Rabu, 5 Agustus 2020 | 19:49 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus mendorong pengembangan daya saing industri kreatif dan industri desain produk karena berpotensi dapat memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian
nasional. Apalagi, saat ini, berbagai produk dan desain produk nasional di sektor industri kreatif kian
diminati di pasar global.

Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk
industri masih cukup besar. Pada tahun 2019, nilainya mencapai US$ 45,38 miliar dan akan menembus
hingga US$ 65,41 miliar pada tahun 2026.

“Tingkat pertumbuhan produk industri tersebut, diproyeksi sebesar 5,3 persen pada periode 2021-2026.
Hal ini menunjukkan besarnya peluang di sektor desain produk industri yang dapat terus dioptimalkan di
tengah tantangan kondisi global, termasuk dampak dari pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal
Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ikma) Kemperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Gati menyatakan, pemerintah terus berupaya memberikan ruang yang lebih lebar bagi para pelaku
industri kreatif dan desainer nasional agar semakin aktif menciptakan karya-karya terbaiknya, terutama
yang berpotensi diminati oleh pasar internasional. “Ada dua hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu
industri membutuhkan pembinaan dan apresiasi. Sehingga prioritas kami adalah pembinaan kepada
industri,” jelasnya.

Salah satu pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kepada industri akan pentingnya
suatu desain adalah Design Laboratory Bali Creative Industry Center (Design Lab BCIC).
Melalui laboratorium tersebut, Kemenperin membimbing agar produk-produk yang dihasilkan sentra industri bisa berorientasi pasar, terutama melalui ideation research value dan creation research design.

“Upaya tersebut kami lakukan dengan memberikan pendampingan desainer bagi pelaku industri kecil
menengah (IKM) yang ada di sentra. Tahu lalu, kami telah mendampingi adalah sentra IKM batik dan
sentra IKM perhiasan dari Kulonprogo, DIY,” paparnya.

Dengan pendampingan oleh desainer, lanjut Gati, pelaku IKM akan menemukan ide-ide baru yang dapat
diimplementasikan ke dalam desain produk mereka. Setelah itu, IKM akan diberikan fasilitasi untuk pembuatan prototype desain hasil rancangannya.

Gati menambahkan, pihaknya senantiasa melibatkan akademisi dan praktisi bisnis untuk memberikan
pendampingan dalam hal meningkatkan efisiensi proses bisnis IKM. Mereka akan mendapatkan materi
mengenai business opportunity, manajemen strategi, pemasaran, operasi, keuangan dan SDM.

“Keseluruhan proses tersebut diharapkan akan menghasilkan produk sentra kerajinan dan fesyen yang berkualitas dan berorientasi pasar atau sesuai dengan prinsip good design, reasonable price,” imbuhnya.

Hal kedua yang dilakukan Kemperin adalah memberikan apresiasi melalui penyelenggaraan Indonesia
Good Design Selection (IGDS) Tahun 2020. IGDS adalah penghargaan tertinggi untuk desain produk
industri terbaik yang diberikan oelh pemerintah kepada desainer produk industri dan/atau perusahaan
industri, yang tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-17 kalinya dengan tema “Indonesia’s Good
Product” - Produk Keren Indonesia.

IGDS memiliki dua tujuan utama, yaitu mendorong partisipasi desainer dan perusahaan industri untuk
mengembangkan dan meningkatkan kualitas desain produk industri. Selain itu, mengembangkan produk terbaik melalui peningkatan kualitas desain, kebaruan dan inovasi, serta berkarakter Indonesia.

Telah banyak karya yang lahir dan menjadi kebanggaan nasional dari program terseut. Misalnya, Magno-
Design dengan produk Radio Magno Penerima Penghargaan IGDS tahun 2005, Kriya Nusantara dengan
produk Radio Cawang pada tahun 2010 dan Pala Nusantara dengan produk Jam Tangan Pala Nusantara
pada tahun 2017 yang juga telah dikenal luas oleh masyarakat.

Apresiasi tersebut juga ditujukan untuk mendorong hasil karya desain anak bangsa ke jenjang yang lebih
tinggi menuju pasar internasional. “Para pemenang Penghargaan IGDS tahun 2019 kami ikutsertakan
pada kontestasi desain tingkat Asia yaitu Golden Pin Design Award 2020 di Taiwan yang merupakan hasil
kerja sama Ditjen Ikma dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI). Para peserta program ini
mendapat keistimewaan untuk langsung menembus seleksi tahap kedua,” ungkap Gati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

LPS: Masyarakat Masih Nyaman Simpan Dana di Bank

Cakupan LPS, hingga saat ini relatif stabil pada 99,91% dari total jumlah rekening sebanyak 317 juta yang dijamin atau senilai Rp 3.338 triliun.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


Kemkop dan UKM Gelar Pelatihan Terpadu Untuk Percepat PEN

Kemkop dan UKM lakukan pelatihan pelaku UMKM.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Rata-rata Suku Bunga Kredit Sudah Turun ke Single Digit

Pada Desember 2018 suku bunga agregat dari 10 jenis kredit ada di 10,83%, lalu Juni 2019 menurun ke 10,75%, dan sekarang ada di 9,99%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Wamendag: Waktunya RI Ekspor Produk Berbasis Teknologi

Selama ini banyak perjanjian perdagangan yang memberikan preferensi tarif bagi produk teknologi Indonesia

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Data Konsumen Bocor, KreditPlus Lakukan Investigasi

Ada sekitar 819.976 data nasabah KreditPlus yang bocor dan diperjualbelikan di internet.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Triwulan II 2020, Tiga Sektor Ini Alami Penurunan di Atas 80%

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan banyak sektor mengalami kontraksi pada triwulan II 2020, tapi tiga sektor diantaranya turun signifikan lebih dari 80%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.550

Kurs rupiah berada di level Rp 14.550 per dolar AS atau terapresiasi 75 poin (0,51 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.625.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Menko Airlangga: Ekonomi RI Sudah Memasuki Masa Recovery

Sebagai langkah pencegahan krisis, pemerintah mengejar setidaknya bisa mencapai pertumbuhan positif minimal 0% pada kuartal III dan IV.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Dampak Covid-19 Terasa di Hampir Semua Sektor, dari Otomotif hingga Pariwisata

Hampir semua sektor usaha mengalami koreksi akibat pembatasan aktivitas yang dilakukan pemerintah dan melemahnya permintaan

EKONOMI | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS