Pengamat IPB: Pandemi, Bagaimanapun Perekonomian Harus Berjalan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pengamat IPB: Pandemi, Bagaimanapun Perekonomian Harus Berjalan

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 20:08 WIB
Oleh : Vento Saudale / EHD

Bogor, Beritasatu.com - Pengamat perekonomian IPB menyebut dibutuhkan sistem birokrasi yang berbeda dari sebelum pandemi Covid-19. Pasalnya, di satu sisi pemerintah harus menekan laju penularan Covid-19 sedangkan pada sisi lainnya ekonomi harus berjalan.

Pengamat ekonomi yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Nunung Nuryantono menilai, saat ini kasus - kasus terkonfirmasi positif makin bertambah, tetapi beban ekonomi juga tetap berjalan dan ini tidak bisa mandek.

“Jadi mau tidak mau, harus mulai membuka diri dari segi perekonomian terutama di wilayah metropolitan," kata Nunung, sebagaimana dalam siaran persnya, Sabtu (1/8/2020).

Adaptasi birokrasi yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini, menurut Nunung yaitu dengan memformulasikan berbagai program kebijakan pemerintah untuk disalurkan dalam bentuk bantuan sosial masyarakat, UMKM, tenaga kesehatan.

"Hal - hal seperti ini, kan tidak bisa menggunakan birokrasi sebelum pandemi. Jadi memang perlu dilakukan mekanisme khusus yang diperuntukkan saat krisis ekonomi dan kesehatan terjadi, tentunya kolaborasi dan sinergi antara pusat, provinsi, kota, dan kabupaten harus terukur agar kedepannya tidak lebih berat lagi," paparnya.

Kemudian mengenai stimulus yang ramai diberitakan tidak tepat sasaran, Nunung menegaskan yang terpenting dalam hal ini adalah basis data yang kuat. Dengan kata lain, pemerintah harus memiliki pendataan perihal masyarakat yang layak mendapatkan bantuan sosial.

"Basis data kuncinya, disamping program - program stimulus. Apakah sudah terdata seluruh penerima stimulus, atau para pengusaha mikro dan makro yang penerima program pemulihan ekonomi?," Paparnya.

Namun, dirinya yakin dan optimis ke depan berbagai kondisi yang tidak menentu dalam Pandemi korona tersebut, menjadi sebuah momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki. "Ini momentum, kita memperbaiki mekanisme delivery kebijakan, policy, penataan hubungan Pemda dan Pusat," pungkasnya.

Penanganan Covid-19 saat ini tidak bisa lagi dipisahkan dengan upaya pemulihan perekonomian di Indonesia, apabila tidak ada penanganan khusus baik dari pemerintah dan stakeholder terkait maka akan berdampak buruk terhadap ketahanan negara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kempupera Lanjutkan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Bangka Belitung

Kempupera lanjutkan bangun irigasi di Bangka Belitung.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Tahun 2020 Kempupera Bangun 5 Bendungan Baru untuk Dukung Ketahanan Pangan

5 bendungan dibangun tahun 2020 ini untuk ketahanan pangan.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Topping Off, Transpark Cibubur Akan Serah Terima Unit Tower A Akhir 2020

Nilai investasi pembangunan proyek Transpark Cibubur lebih dari Rp 2 triliun dengan target penyelesaian proyek pada kuartal I-2020.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Akuntan Milenial Didorong Punya Visi di Era Pandemi

Dipelukan sikap integritas, komitmen, semangat tinggi dan optimisme akuntan milenial dalam menyikapi keadaan yang tak terduga.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Aston Bellevue Bidik Okupansi 40%

Tahun 2020, Aston Bellevue membidik tingkat hunian (okupansi) 40%.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

BNI New York Sudah Terbitkan Sertifikat Deposito US$ 400 Juta

Sampai dengan Juli 2020 ini, BNI KCLN New York sudah menerbitkan CD sebanyak US$ 400 juta.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Salip Saudi Aramco, Apple Jadi Perusahaan Terbuka Terbesar di Dunia

Pada penutupan perdagangan Jumat (31/7/2020), Apple Inc menjadi perusahaan terbuka paling berharga di dunia, menyalip raksasa migas Saudi Aramco.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Rungkun Awi Cisarua Jadi Titik Ekonomi Baru Masyarakat

Kawasan hutan bambu, bekas pembuangan sampah kini sudah mulai menjadi titik ekonomi baru.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Tinjau Grand Smesco Hills, Menkop dan UKM Fokus Pelatihan Bisnis

Grand Smesco Hills dijadikan tempat pelatihan model bisnis.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Progres Sistem Penyediaan Air Minum Bandar Lampung Rp 1,1 Triliun 98%

SPAM Kota Bandar Lampung menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pasokan air melalui sistem perpipaan.

EKONOMI | 1 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS