RNI Jalin Kerja Sama dengan KAI, Sediakan Fasilitas Rapid Test di Stasiun
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

RNI Jalin Kerja Sama dengan KAI, Sediakan Fasilitas Rapid Test di Stasiun

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:26 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melalui Anak Perusahaannya, PT Rajawali Nusindo, melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) untuk penyediaan fasilitas rapid test di 12 Stasiun.

Penandatangan kerja sama dilakukan oleh Direktur Keuangan PT Rajawali Nusindo Gigis Saptono dengan Direktur Niaga PT KAI (Persero) Maqin Uddin Norhadi disaksikan Direktur Keuangan PT RNI (Persero) Pramusti Indrascaryo dan Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo, di Stasun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2020).

Direktur Keuangan Rajawali Nusindo, Gigis Saptono, mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah penerapan New Normal. Dalam skala yang lebih spesifik, penyediaan fasilitas rapid test ini bertujuan untuk memberikan pelayanan tes cepat yang murah dan mudah bagi masyarakat pengguna kereta api jarak jauh.

Gigis menambahkan, melalui kerja sama ini Rajawali Nusindo akan menempatkan fasilitas rapid test di 12 Stasiun milik KAI, yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi dan Malang.

Penyediaan fasilitas dilakukan secara bertahap, diawali di Stasiun Senen dan Gambir mulai tanggal 27 Juli. Kemudian dilanjutkan di Stasiun Gubeng dan Pasar Turi Surabaya pada 29 Juli. Ditargetkan pada tanggal 30 Juli, fasilitas Rapid Test ini sudah tersedia di 12 stasiun.

Lebih lanjut Gigis mengatakan, jam operasional fasilitas rapid test setiap harinya dimulai pada pukul 07.00 sampai dengan pukul 19.00. Hasil tes dapat diketahui dalam waktu10-15 menit setelah sampel darah diambil, setelah itu penumpang akan mendapatkan surat keterangan hasil tes.

Untuk memberikan pelayanan terbaik namun tetap tejangkau, biaya yang ditetapkan untuk sekali tes sebesar Rp 85.000. Dalam pelaksanaannya, Rajawali Nusindo juga menyediakan tenaga medis untuk mendampingi dan memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.

Gigis mengatakan, fasilitas ini ditujuan untuk penumpang yang memiliki kode booking tiket Kereta Api Jarak Jauh. Diharapkan, dengan adanya layanan ini masyarakat yang hendak bepergian jarak jauh menggunakan kereta api dapat lebih mudah mengakses layanan rapid test Covid-19. Mengingat hasil tes Covid-19 menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi penumpang kereta api jarak jauh selama masa new normal atau kenormalan baru.

Gigis juga berharap, kerja sama ini menjadi awal dari terlaksananya kerja sama lain dalam skala yang lebih luas antara RNI maupun Rajawali Nusindo dengan KAI, misalnya kerja sama di bidang distribusi produk-produk hilir BUMN pangan seperti gula, beras, minyak goreng, ikan olahan, telur maupun daging.

Mengingat, saat ini RNI berperan sebagai ketua BUMN Klaster Pangan yang aktif mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan.

Sebagai informasi, Rajawali Nusindo merupakan anak usaha RNI yang memiliki jaringan operasional sebanyak 43 cabang yang tersebar dari Aceh sampai Papua, didukung oleh 525 tenaga penjual dan pemasaran yang kompeten serta memiliki 36.353 pelanggan perusahaan dan bekerja sama dengan 41 mitra kerja di dalam maupun diluar negeri. Pada tahun 2020, PT Rajawali Nusindo telah mencanangkan target pendapatan penjualan sebesar Rp 4,3 triliun.

Pendapatan penjualan ditargetkan meningkat sebesar 5,67% dan beban usaha ditargetkan turun sebesar 15,83% dari tahun 2019. Kenaikan pendapatan penjualan dan penurunan beban usaha dapat mendorong peningkatan perolehan laba setelah pajak perusahaan yang dalam tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp 113 miliar atau naik 21,5% dari tahun 2019.

Rajawali Nusindo bergerak di bidang perdagangan dan distribusi consumer, farmasi, alat kesehatan dan industrial products. Pada tahun 2004, Nusindo spin-off dari induknya, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menjadi entitas sendiri, dan hingga 2019 yang lalu berhasil membukukan omset sekitar Rp 4 triliun.

Memiliki 43 cabang yang tersebar dari Aceh hingga Jayapura di 34 Propinsi. Fokus bisnis Rajawali Nusindo terdiri dari pilar healtcare, consumer dan trading Agro Industri. Dimana memiliki total jumlah ribuan pelanggan 36.374 mulai dari Rumah Sakit, Apotek, klinik, Dinas Kesehatan, Toko Obat, Toko Listrik, Toko Bangunan, Kios dan Toko Kelontong, Grosir dan Mini Market.

Produk dan ribuan produk yang didistribusikan baik berasal dari RNI group dan Non RNI group termasuk kerjasama dengan supplier dari luar negeri.

Saluran distribusi yang telah dibentuk oleh Rajawali Nusindo dari Aceh hingga Jayapura merupakan modal kerja utama untuk mengembangkan usaha sebagai perusahaan distribusi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ekspansi Armada Dorong Kinerja Pelita Samudera, Raih Pendapatan US$ 35,5 Juta

Perseroan meraih kontrak jangka panjang di semeser I-2020 senilai US$ 19,8 juta.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Balai Kemperin Aplikasikan Teknologi 4.0 pada Proses Produksi AMDK

Upaya penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor mamin diproyeksi akan meningkatkan produktivitas hingga 15%.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Bursa Eropa Terseret Saham Perjalanan dan Pariwisata

Indeks Stoxx600 turun 0,31 persen, DAX Jerman datar, FTSE Inggris turun 0,31 persen, CAC Prancis turun 0,34 persen, FTSE MIB Italia turun 0,28 persen.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Teknologi

Futures Dow Jones Industrial Average naik 0,15 persen, S&P 500 naik 0,15 persen dan Nasdaq 100 naik 0,18 persen.

EKONOMI | 28 Juli 2020

OJK Ajak Perusahaan Keuangan Asing Bantu Pulihkan Ekonomi Indonesia

Covid-19 telah menekan signifikan pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan supply and demand shocks di berbagai sektor.

EKONOMI | 28 Juli 2020

LocknLock Kembali Hadirkan Super Brand Day Bersama Shopee

LocknLock dan Shopee menghadirkan rangkaian produk wadah penyimpanan kedap udara dan air dengan penawaran terbaik dalam LocknLock Super Brand Day.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Summarecon Serpong Catat Prestasi Jual 101 Ruko dalam Sehari

Summarecon Serpong menjual total sebanyak 101 unit ruko senilai Rp 250 miliar dalam empat tahap sekaligus pada peluncuran online perdana tahun ini.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Kemkop dan UKM: Pemerintah Terus Perkuat Lokal

Semua masyarakat harus perkuat produk lokal.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Penyerapan Baju Hazmat Tidak Optimal, Nasib Puluhan Ribu Buruh Memprihatinkan

Di awal-awal pengerjaan baju hazmat banyak pekerjaan dan lancar. Namun anehnya, belum sampai memenuhi target, pihaknya mendengar ada kabar penghentian pembelian

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Luhut Ingatkan Pentingnya Kolaborasi

Luhut menegaskan, dalam situasipandemi Covid-19 tidak boleh ada pihak yang merasa paling hebat.

EKONOMI | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS