Wakil Menteri BUMN I Kunjungi Pilot Project Food Estate Sukamandi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Wakil Menteri BUMN I Kunjungi Pilot Project Food Estate Sukamandi

Jumat, 24 Juli 2020 | 13:46 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin meninjau Pilot Project Food Estate 1.000 hektar yang dikembangkan oleh BUMN Klaster Pangan di Sukamandi, Subang Jawa Barat, Kamis (23/7).

Pengembangan Food Estate yang melibatkan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Pupuk Kujang tersebut bertujuan untuk memacu pertumbuhan produksi beras nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kunjungan tersebut Budi Gunadi berkesempatan melakukan tanam padi, mencoba teknologi Future Farming 4.0 milik RNI serta meninjau Breeding Center, Gen Bank (Bank Benih), dan Pabrik Integrated Rice Seed Prosessing Plant (IRSPP) milik Sang Hyang Seri.

Selain itu juga dilakukan kunjungan ke Pabrik Pakan Ikan dan Udang milik Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Turut hadir dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Imam Paryanto, Direktur Utama RNI Eko Taufik Wibowo, Direktur Utama Sang Hyang Seri, Karyawan Gunarso, Direktur Utama Pertani Maryono, Direktur Utama Perindo Fatah Setiawan Topobroto, dan Direktur Utama Pupuk Kujang Rita Widayati.

Menurut Karyawan Gunarso dalam siaran persnya, Jumat (24/7/2020), pengembangan Food Estate Sukamandi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui program Corporate Farming yang terintegrasi dari hulu (produksi) hingga hilir (pemasaran).

Diharapkan dengan adanya pendampingan serta dukungan BUMN Klaster Pangan di dalam program ini, tingkat produktivitas di lahan tersebut dapat mencapai target peningkatan 70% dari yang semula 5 ton per hektar menjadi 8,5 ton per hektar, sehingga dari luas 1.000 hektar dapat diperoleh 8.500 ton gabah kering panen (GKP).

Lebih lanjut, Karyawan mengatakan, dalam skema bisnis Corporate Farming tersebut BUMN yang terlibat menjalankan peran sesuai dengan core bisnisnya masing-masing. Sang Hyang Seri berperan sebagai penyedia lahan, benih, serta inisiator kerja sama dengan petani.

“Di sisi produksi, Sang Hyang Seri bekerja sama dengan Pupuk Kujang yang berperan dalam analisa tanah, penyediaan pupuk organik, obat pertanian, serta prasarana penunjang pertanian lainnya,” ujar Karyawan.

Sementara itu di sisi manufaktur, Pertani mengambil peran sebagai penyedia fasilitas pengolahan modern dari mulai drying, cleaning, hingga packaging.

Pertani juga berperan sebagai off taker yang akan menjamin penyerapan gabah yang dihasilkan petani. Adapun, distribusi dan pemasaran produk pertanian dilakukan oleh RNI. Selain itu, RNI juga memberikan dukungan analisis serta pemetaan lahan melalui teknologi Future Farming 4.0.

“Kolaborasi antara BUMN Klaster Pangan ini akan mengarah pada pengembangan sistem pengelolaan pertanian modern yang mengedepankan efektifitas, efisiensi serta penggunaan material organik atau ramah lingkungan,” ungkap Karyawan.

Menurut Karyawan, strategi pengembangan Food Estate Sukamandi ini meliputi upaya intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi pertanian. Sang Hyang Seri sendiri sudah menerapkan diversifikasi melalui pemanfaatan lahan di sekitar sawah untuk budidaya tanaman kebun seperti cabai.

“Diharapkan pola Corporate Farming yang diterapkan di Sukamandi dapat menjadi contoh bagi sistem pengelolaan pertanian di kawasan lain, sehingga tujuan Pemerintah mencetak lebih banyak lumbung pangan dapat tercapai,” kata Karyawan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

RNI Cetak Laba Rp 68 M

EKONOMI | 24 hari yang lalu


BERITA LAINNYA

Milenial Harus Siap Jadi Pengusaha Sukses

Untuk merintis usaha bahkan menjadi entrepreneur atau wirausahawan, sukses tidak mungkin bisa diraih dengan instan.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Pengiriman Paket SiCepat Naik Jadi 650.000 Per Hari

Kinerja SiCepat di tahun 2020 meningkat 110 persen dengan pertumbuhan (month to month/MoM) rata-rata 4 kali lipat di setiap bulannya.

EKONOMI | 24 Juli 2020

PP Properti Rampungkan Pembangunan Olive Tower GDL

Proyek apartemen berkonsep resort dengan bentuk bangunan melengkung tanpa sudut setinggi 42 lantai ini, menambah deretan gedung pencakar langit di Surabaya.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.585

Kurs rupiah berada di level Rp 14.585 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.580.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Sesi I, IHSG Menyusut 0,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,91 persen ke kisaran 5.098,3 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (24/7/2020).

EKONOMI | 24 Juli 2020

Pandemi Covid-19 Menguji Kemampuan dan Kapabilitas CEO

Iconomics apresiasi peran CEO dalam melewati masa pandemi melalui ajang Best CEO- Employees’ Choice Award 2020.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Bizcom Indonesia Fasilitasi Peluang Investasi di Masa Pandemi

Bizcom Indonesia kembali menyelenggarakan Investor Gathering ke-37 dengan mengangkat tema Strategy and Opportunity during Pandemic.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.500

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (24/7/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.500.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Rawan Aksi Ambil Untung, IHSG Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,35 persen ke kisaran 5.127,09 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/7/2020).

EKONOMI | 24 Juli 2020

IHSG Diprediksi Melemah Dipengaruhi Sentimen Tensi AS-Tiongkok

Valbury Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG bergerak mixed hingga terkoreksi hari ini, seiring dengan ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

EKONOMI | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS