Pelaku Industri Apresiasi Terobosan Menperin Hadapi Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Pelaku Industri Apresiasi Terobosan Menperin Hadapi Pandemi Covid-19

Senin, 1 Juni 2020 | 18:18 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaku usaha menyambut baik sejumlah kebijakan strategis yang telah dijalankan oleh Kementerian Perindustrian (Kemperin) dalam mendukung aktivitas sektor industri sebagai upaya memacu pertumbuhan ekonomi nasional di tengah masa pandemi Covid-19. Bahkan, sebagai pembina industri, Kemenperin juga mengusulkan berbagai stimulus untuk kembali menggairahkan iklim usaha di Tanah Air.

Apresiasi tersebut, salah satunya datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Wakil Ketua Umum Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyampaikan, saat ini sektor industri otomotif di dalam negeri membutuhkan dukungan dari regulator, khususnya Kemperin.

“Wabah Covid-19 telah mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dan berdampak pada operasional serta produktivitas industri otomotif. Walaupun demikian, kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kemenperin yang aktif membantu industri otomotif bisa bertahan dalam menghadapi masa sulit sekarang ini,” papar Jongkie di Jakarta, Minggu (31/5/2020) sebagaimana dalam siaran persnya, Senin (1/6/2020).

Menurutnya, salah satu kebijakan Kemperin yang disambut positif, yaitu penerbitan Izin Operasional Mobiitas dan Kegiatan Industri (Iomki) yang dapat menjamin industri untuk tetap produktif sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar.

“Iomki memiliki peran penting dalam upaya mengairahkan sektor industri di dalam negeri tetap produktif, tetapi dengan mengikuti protokol kesehatan,” tambahnya.

Jongkie menambahkan, industri otomotif siap menjalankan kebijakan strategis yang diarahkan oleh pemerintah dalam upaya pemulihan sektor industri dan ekonomi nasional, terutama dalam tatanan new normal nanti.

“Kami berharap industri akan segera pulih. Untuk itu, kami bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemperin yang terus memonitor situasi dan kondisi di lapangan untuk menyiapkan langkah-langkah perbaikan, termasuk di sektor industri otomotif,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi, Dorodjatun Sanusi, mengatakan, dengan adanya dukungan dari Kemperin dan kementerian/lembaga terkait lainnya, sektor industri farmasi dapat terus beroperasi dan berproduksi. Bahkan, kinerjanya mampu positif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Pada triwulan I tahun 2020, industri kimia, farmasi dan obat tradisional mampu tumbuh paling gemilang sebesar 5,59%.

Selain itu, Dorodjatun menekankan mengenai distribusi produk, khususnya ke daerah-daerah yang menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat terus didukung oleh pemerintah sehingga dapat berjalan dengan lancar.

“Pemberian Iomi yang dilakukan Kemperin merupakan langkah positif dan mampu membantu operasional sektor industri farmasi di tengah wabah Covid-19 sehingga kami dapat beroperasi untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan dalam rangka penanganan Covid-19. Operasional di sektor farmasi juga tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang sudah diputuskan oleh pemerintah,” paparnya.

Menteri Perindustrian (Memperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong operasional sektor industri nasional di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Namun demikian, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah setiap kegiatan industri harus dijalankan dengan berpedoman pada protokol kesehatan.

Hingga saat ini, terdapat sekitar 17.000 Iomki yang telah dikeluarkan kepada perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). “Sesuai Surat Edaran Menperin Nomor 8 Tahun 2020, perusahaan yang memiliki IOMKI wajib melaporkan implementasi protokol kesehatan seminggu sekali, dan ada sanksi untuk pelanggaran aturan ini,” jelas Agus.

Selanjutnya, Kemperin juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan industri yang masih beroperasi. Untuk memantau penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di perusahaan industri, Menperin juga telah meninjau beberapa sektor industri, di antaranya PT Kahoindah Citra Garment dan PT Panasonic Manufacturing Indonesia di Jakarta, serta PT Daehan Global Brebes di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan dari pemerintah provinsi yang meminta Kemenperin untuk mencabut Iomki dari perusahaan industri. Namun demikian, kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pembinaan agar perusahaan industri dapat terus mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mahasiswa Desak Gubernur NTT Tak Beri Izin Pabrik Semen dan Tambang di Matim

Mahasis Manggarai di Kupang tolak Pabrik Semen di Matim.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Sandiaga Dorong Pembukaan Lapangan Kerja Saat New Normal

Menurut Sandiaga, pemerintah harus memberikan bantuan pinjaman untuk pemulihan ekonomi rakyat.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Kemkop dan UKM Apresiasi Langkah OJK Tinjau Ulang Indikasi Penyimpangan oleh Koperasi

Kemkop dan UKM apresiasi Tim Satgas Waspada Investasi OJK tinjau ulang koperasi bermasalah.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Bisa Online, Ini Syarat-syarat Dokumen Terbang Lewat Bandara Soetta

Surat keterangan bebas gejala seperti influenza dari dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR test/rapid test.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Bursa Asia Menguat Ditopang PMI Tiongkok dan "Gertak Sambal" AS

Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Senin (1/6/2020). Data dari Tiongkok menunjukkan sektor industri manufaktur bertumbuh sepanjang Mei.

EKONOMI | 1 Juni 2020

89 PSN Baru Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Usulan 89 proyek strategis nasional nilainya berpotensi mencapai Rp 1.422 triliun.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Rencana Buka 8 Juni, Ini Aturan New Normal di Grand Indonesia

Jumlah kursi dikurangi agar pengunjung berjarak satu sama lain.

MEGAPOLITAN | 1 Juni 2020

Pemprov NTT Belum Punya Data Total Jumlah Pekerja Migran Dipulangkan

Secara bertahap mendapatkan data jumlah pekerja migran NTT yang dipulangkan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Ketua Kadin Sebut New Normal Percepat Otomatisasi Pabrik

Percepatan otomatisasi ini tentunya mendatangkan masalah baru pada dunia tenaga kerja Indonesia.

EKONOMI | 1 Juni 2020

Memulai New Normal, Dunia Usaha Butuh Modal Kerja

Tetapi, lanjut Rosan, perbankan kelihatannya masih ada keraguan untuk membantu dunia usaha.

EKONOMI | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS