Kemnaker Dinilai Boroskan Anggaran, KPK Diminta Turun Tangan

Acara Kemnaker Menyapa

Kemnaker Dinilai Boroskan Anggaran, KPK Diminta Turun Tangan

Rabu, 11 September 2019 | 20:12 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dinilai memboroskan anggaran dalam menyelenggarakan acara “Kemnaker Menyapa” di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (10/9/2019).

Pasalnya, dalam menyelenggarakan acara itu sebanyak lebih kurang 200 pejabat dan staf Kemnaker ikut dalam acara itu. Padahal yang menjadi pembicara dalam acara itu, cuma empat orang pejabat dari Kemnaker. Pantauan media ini, sebagian besar staf dari Kemnaker hadir di Yogyakarta hanya untuk jalan-jalan.

“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker atau Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri mengenai penyelenggaraan acara itu. Atau mungkin Menterinya tidak tahu acara itu ? Kemnaker sudah sering mengadakan acara di daerah yang mengikutsertakan staf sampai ratusan orang. Ini pemborosan uang negara”, kata Center for Budjet Analysis, Ucok Kadafy kepada TVP, Rabu (11/9/2019).

Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno, ketika dimintai pendapatnya tidak menjawab. Pejabat eselon III Biro Humas Kemnaker, Muhammad Subhan membenarkan acara tersebut melibatkan banyak staf Kemnaker. “Dari setiap unit di Kemnaker diutus lima orang. Dari Biro Humas Kemnaker sendiri sebanyak 13 orang,” kata Subhan.

Kepala Bagian Pemberitaan Biro Humas Kemnaker, Edi, ketika dikonfirmasi menjawab kurang tahu, karena ia sendiri tidak ikut. Namun, menurut dia yang ikut ke sana lebih dari 100 orang.

Pantuan di akun Facebook staf Kemnaker yang ikut ke acara itu di Yogyakarta tampak sebagian besar mereka mengadakan acara senang-senang ke Kaliurang. “Gile acara senang-senang dengan dibungkus acara “Kemnaker Menyapa”. Itu patut diduga menghabiskan banyak keuangan negara”, kata Ucok.

Ucok juga meminta Presiden Joko Widodo agar memanggil dan menegur Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri mengenai acara itu. “Cukup sudah mengadakan acara dengan sistem “bedol” desa begitu”, tegas Ucok.

Menurut Ucok, acara seperti itu seharusnya hanya diikuti beberapa orang saja. “Toh bukan mereka yang bekerja di sana, tetap pakai Event Organizer (EO) atau pihak Kampus UI Sunan Kalijaga. Kelihatan sekali manfaatkan kesempatan untuk jalan-jalan”, kata Ucok.

Biro Humas memang sering mengadakan acara di luar Pulau Jawa dengan mengikutsertakan banyak staf PNS. Bahkan setiap tahun Biro Humas Kemnaker mengadakan acara wisata di tempat-tempat wisata jauh dari Jakarta bahkan di luar Pulau Jawa, seperti di Lombok, Bali, dan sebagainya.

Menurut Ucok, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemnaker seharusnya mencegah semua kegiatan yang menghabiskan keuangan negara. “Saya pun menduga Irjennya disogok sehingga diam saja. Memang pengawasan internal sulit diharapkan”, kata Ucok.

Dari 200 orang yang hadir dalam acara itu selama dua malam di Yogyakarta kalau dihitung rata-rata biaya hotel saja per orang Rp 500.000 per orang per malam dikali dua malam maka dana yang dikeluarkan untuk hotel saja sebanyak Rp 400 juta. Belum termasuk makan dan biaya jalan-jalan mereka.

Soes Hindharno dalam siaran pernya, mengatakan, “Kemnaker Menyapa” digelar untuk meningkatkan sosialisasi dan pelayanan informasi kegiatan, program kerja, kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan kepada civitas akademika dengan tujuan untuk mewujudkan kesadaran mahasiswa akan arti pentingnya pemahaman bidang ketenagakerjaan.

“Diharapkan kegiatan Kemnaker Menyapa ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman civitas akademika dan kebijakan pemerintah khususnya di bidang ketenagakerjaan, ” kata Soes.

Soes dalam siaran persnya mengatakan, kegiatan sosialisasi ketenagakerjaan dengan lembaga non pemerintah ini dihadiri Staf Ahli Hubungan Kerja Sama Internasional, Suhartono; Pengantar Kerja Utama, Heri Sudarmanto; Direktur Persyaratan Kerja, Siti Junaedah; Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Sukiyo; dan 400 peserta yang berasal dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan civitas akademika UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kabut Asap, Operasional Bandara di Kalimantan dan Sumatera Masih Normal

Kemhub terus berupaya memastikan operasional penerbangan di bandara yang terdampak berjalan normal.

EKONOMI | 11 September 2019

Garuda Indonesia Luncurkan Aplikasi Tauberes

Tauberes merupakan platform digital untuk pengiriman barang.

EKONOMI | 11 September 2019

Presiden Minta Ekosistem Investasi Diperbaiki Secepatnya

Presiden Jokowi mengakui daya pikat Indonesia sebagai tujuan investasi masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga.

EKONOMI | 11 September 2019

Presiden Instruksikan Reformasi Ekosistem Investasi

Presiden menginstruksikan seluruh jajaran menteri mereformasi secara menyeluruh ekosistem investasi, dari regulasi, proses perizinan, dan pemberian insentif.

EKONOMI | 11 September 2019

Rupiah Ditutup Melemah 7 Poin Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.047- Rp 14.066 per dolar AS.

EKONOMI | 11 September 2019

IHSG Ditutup Melonjak 45 Poin, Ini Daftar Top 10 Market Cap

Indeks LQ-45 naik 9,6 poin (0,97 persen) ke level 1.002,5.

EKONOMI | 11 September 2019

Lion Parcel dan Line Clear Kerja Sama Logistik Lintas Batas

Kemitraan Lion Parcel dengan Line Clear Express membuka peluang potensi pengiriman produk UKM.

EKONOMI | 11 September 2019

Siang Ini, Rupiah Menguat di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

Dolar Hong Kong menguat 0,002 (0,14 persen) mencapai 7,83 per dolar AS.

EKONOMI | 11 September 2019

Bursa Asia Siang Ini di Teritori Positif

Kospi di Korea Selatan naik 12,88 (0,62 persen) mencapai 2.044.

EKONOMI | 11 September 2019

AAJI Gelar Seminar Digital & Risk Management

Pelaku industri asuransi jiwa harus segera menyiapkan strategi untuk menjawab perkembangan dunia digital.

EKONOMI | 11 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS