Jokowi: Dua Pasien Positif Corona Meninggal Dunia
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Jokowi: Dua Pasien Positif Corona Meninggal Dunia

Jumat, 13 Maret 2020 | 15:42 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / Dwi Argo Santosa

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ada dua pasien positif corona meninggal dunia. “Per 12 Maret 2020, ada 34 kasus positif di Indonesia, dua d iantaranya meninggal dunia,” kata Jokowi seusai meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (13/3/2020).

Menurut Jokowi, pandemi corona wajib diwaspadai oleh pemerintah di negara mana pun karena dalam waktu sepekan jumlah negara yang terinfeksi melonjak tajam.

“Seminggu lalu ada 88 negara yang terkena pandemi corona. Pada hari ini, ada 117 negara yang sudah terkena pandemi. Dalam satu minggu jumlahnya melompat tajam. Artinya, virus ini tidak mengenal batas negara,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan, satu pasien positif corona, yaitu pasien Kasus 25 meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020) dini hari, sekitar 02.00 wib. Hal itu diungkapkan Achmad Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pasien ini meninggal di RSPI Sulianti Saroso dan ketika masuk  ke rumah sakit itu dalam kondisi sakit berat karena ada faktor penyakit yang mendahuluinya seperti diabetes, hipertensi, hipertiroid dan paru obstruksi menahun.

Kabar pasien meninggal lainnya datang Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Moewardi, Surakarta, Jawa Tengah. "Ada satu pasien dalam pengawasan (covid-19) yang meninggal dunia di RSUD Moewardi. Sampel sudah dikirim Selasa kemarin ke Litbangkes, tapi sampai saat ini belum ada hasil apa pun. Kami masih menunggu," kata Kepala Dinas kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2020) malam.

Menurut Yulianto, diagnosa sementara, pasien dalam pengawasan ini meninggal karena gagal napas akibat pneumonia. Yulianto menuturkan, dengan adanya kasus ini, di Jawa Tengah sudah ada dua pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia. Kasus pertama, pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia di RSUP dr Kariadi, Semarang, 23 Februari lalu. "Namun, pasien pertama dulu itu dinyatakan negatif corona," tegas Yulianto.

 



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mei Puncak Wabah Korona di Indonesia

Hitungan berdasarkan pengalaman negara lain 60-80 hari sejak infeksi pertama.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Menkes: Pemerintah Tetap Fokus Tangani DBD

Pemerintah kirim tim medis ke daerah-daerah terdampak.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Pandemi Corona, Salat, Buka Puasa, dan Tarawih Tetap Ada di Istiqlal

Keputusan dapat berubah bila situasi penyebaran corona di Indonesia memburuk.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Cegah Penularan Corona, Menag Imbau Masjid Gulung Karpet

Karpet bisa jadi media penularan seperti yang terjadi di Brunei dan Malaysia.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Sudah Negatif Corona, Pasien 01 dan 03 Diperbolehkan Pulang

Hasil tes dua kali yang dilakukan menyatakan pasien 0-1 dan 03 negatif corona.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Antisipasi Corona, Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun untuk Sektor Kesehatan

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di sektor kesehatan.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Penyebab Kematian Dua Suspect Corona di RSPI Belum Diketahui

Kedua suspect perempuan itu masing-masing berumur 57 tahun dan 37 tahun.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Pemerintah Gerak Cepat Agar Idul Fitri Tak Terkendala Corona

Penelusuran (tracing) kontak pasien positif corona secepatnya.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Bertambah, Enam Balita di Bogor Meninggal Terserang DBD

Berdasarkan data Dinas Kota Bogor hingga Kamis (12/3/2020), sudah ada 130 kasus DBD sejak awal Januari hingga Maret 2020.

KESEHATAN | 13 Maret 2020

Tambahan 189 Korban di Italia, Virus Corona Tewaskan 4.970 Orang

Sampai Kamis (12/2/2020), sudah ada 134.520 kasus corona diseluruh dunia.

KESEHATAN | 13 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS