Pusat Studi ASEAN Diminta Kaji Sengketa Laut China Selatan
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Pusat Studi ASEAN Diminta Kaji Sengketa Laut China Selatan

Selasa, 17 Desember 2019 | 12:59 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / Dwi Argo Santosa

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pusat Studi ASEAN (PSA) di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia diminta pemerintah untuk melakukan kajian dan riset soal batas maritim dan kepemilikan pulau di kawasan Laut China Selatan. Hasil riset tersebut akan digunakan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan luar negeri RI.

Menurut Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jose Antonio Morato Tavares, saat ini sudah terbentuk 58  PSA di seluruh Indonesia. PSA menjadi lembaga yang melakukan riset, konsultasi, dan publikasi, untuk mempromosikan kerja sama ASEAN kepada para pemangku kepentingan secara luas.

"Kini PSA akan dikelompokkan dalam bidang-bidang seperti politik keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Selanjutnya PSA diharapkan dapat mengidentifikasi isu-isu spesifik terkait bidang-bidang tersebut," kata Jose Antonio Morato Tavares di sela-sela Konferensi Pusat Studi ASEAN di Yogyakarta, Senin (16/12/2019).

Menurutnya, dasar pembentukan pusat studi ini berangkat dari nota kesepahaman Kemlu dengan perguruan tinggi tentang kerja sama bidang pendidikan, pengkajian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Rencananya, masing-masing PSA dapat menyusun program kegiatan riset, konsultasi, dan publikasi untuk mempromosikan kerja sama ASEAN.

Pemerintah mengharapkan PSA melakukan riset soal posisi Indonesia dalam batas maritim dan kepemilikan pulau di kawasan Laut China Selatan meskipun sudah ada aturan-aturan internasional yang harus dituruti. “Menurut saya ada gap atau hal-hal yang belum diatur yang bisa diisi dan dilengkapi (melalui kajin dan riset),” ujarnya.

Dikatakan, PSA juga perlu melakukan kajian hukum internasional, meneliti dokumen yang perlu dilengkapi pada aturan internasional sebab belum banyak riset yang mengkaji masalah tersebut. “Selama ini belum ada penelitian. Jika ada, bisa kami bawa dalam negosiasi saat perundingan soal Laut China Selatan,” ujarnya.

PSA juga diharapkan mengkaji potensi pasar perdagangan bebas ASEAN terutama posisi Indonesia dalam mengambil peran yang lebih maksimal.

Sementara itu, Pakar Geodesi Hukum Laut dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada  I Made Andi Arsana mengatakan, sengketa batas maritim dan kepemilikan pulau di kawasan Laut China Selatan sampai saat ini belum selesai. Masih sekitar 200 pulau yang disengketakan.

Negara-negara seperti Vietnam, Malaysia, Brunai, atau Filipina saat ini, menurut I Made Andi Arsana, mengklaim memiliki pulau-pulau tersebut. Kepastian kepemilikan pulau tersebut ikut menentukan batas wilayah maritim RI. Meski tidak berkepentingan pada perebutan pulau-pulau tersebut, Indonesia perlu memperhatikan soal batas maritim wilayah kelautan RI di sekitar wilayah Laut China Selatan. “Indonesia berhak atas ruang lautnya, misalnya wilayah Natuna utara dan batas zona 200 mil laut dari pulau terluar bisa tumpang tindih dengan negara lain,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengadilan Malaysia Setujui Ekstradisi WN Korut ke AS

Seorang pria warga Korea Utara (Korut) kemungkinan akan menghadapi tuduhan pencucian uang di Amerika Serikat (AS) setelah pengadilan Malaysia menyetujui ekstrad

DUNIA | 14 Desember 2019

Mantan PM Jadi Presiden Aljzair, Ribuan Orang Tetap Unjuk Rasa

Ribuan pengunjuk rasa tetap berkumpul di jalan-jalan ibu kota Aljazair, Aljir, setelah mantan perdana menteri (PM) Abdelmadjid Tebboune (74) diumumkan sebagai pemenang pemilu presiden, Jumat (13/12).

DUNIA | 14 Desember 2019

Setelah Menang, Boris Johnson Janjikan Brexit Januari 2020

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menjanjikan negara itu akan meninggalkan Uni Eropa (UE) pada 31 Januari 2020.

DUNIA | 14 Desember 2019

Indonesia-India Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyepakati penguatan kemitraan strategis komprehensif.

DUNIA | 14 Desember 2019

Evo Morales Tiba di Argentina Setelah Dapat Suaka

Mantan presiden Bolivia yang diasingkan, Evo Morales, tiba di Buenos Aires, Argentina, Kamis (12/12/2019), dimana dia mendapatkan suaka politik.

DUNIA | 13 Desember 2019

Soal Pemakzulan, Trump Sebut Tak Lakukan Kejahatan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut dirinya tidak melakukan kejahatan yang pantas membuatnya dimakzulkan.

DUNIA | 13 Desember 2019

Indonesia Kirim Perwakilan ke Sidang Genosida Rohingya

Indonesia mengirimkan perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda, untuk memantau jalannya persidangan kasus genosida etnis Rohingya.

DUNIA | 13 Desember 2019

Gambia Kecam Aung San Suu Kyi di Sidang ICJ

Perwakilan Gambia mengecam Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam sidang kasus genosida etnis Myanmar, di International Court of Justice (ICJ).

DUNIA | 13 Desember 2019

11 WN Tiongkok Diselundupkan dalam Mebel dan Mesin Cuci

Sebanyak 11 warga Tiongkok diselundupkan di dalam perabotan rumah tangga, seperti mebel, lemari dan mesin cuci, tertangkap di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat

DUNIA | 13 Desember 2019

Komite Kehakiman Tunda Voting Pasal Dakwaan Pemakzulan Trump

Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat (AS) menunda pemungutan suara (voting) atas dua pasal dakwaan pemakzulan Presiden Donald Trump.

DUNIA | 13 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS