Logo BeritaSatu

Taliban Ancam Tembak Mati Aktivis Penolak Burkak

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Polisi agama Taliban telah mengancam akan menembak wanita aktivis jika mereka tidak mengenakan burkak. Seperti dilaporkan AFP, Jumat (21/1/2022), dua anggota staf mengatakan perempuan itu pekerja LSM di provinsi barat laut Afghanistan.

Perempuan Afghanistan semakin terjepit dari kehidupan publik dan sebagian besar dilarang dari pekerjaan pemerintah. Sementara sebagian besar sekolah menengah untuk anak perempuan ditutup.

Kepada AFP, dua pekerja LSM internasional di pedesaan provinsi Badghis mengatakan bahwa cabang lokal dari Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan bertemu dengan kelompok-kelompok bantuan pada Minggu.

"Mereka memberi tahu kami, jika staf wanita datang ke kantor tanpa mengenakan burkak, Taliban akan menembak mereka," kata seorang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Para perempuan juga harus didampingi untuk bekerja oleh wali laki-laki.

Sumber LSM kedua mengonfirmasi peringatan tersebut.

"Mereka juga mengatakan bahwa mereka akan datang ke setiap kantor tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memeriksa apakah peraturan dipatuhi," katanya kepada AFP.

Pemberitahuan kepada LSM yang dilihat AFP tidak menyebutkan ancaman penembakan, tetapi memerintahkan perempuan untuk menutupi.

Wanita Afghanistan yang sangat konservatif umumnya menutupi rambut mereka dengan syal. Sementara burkak yang wajib di bawah rezim pertama Taliban, dari tahun 1996 hingga 2001 - masih banyak dipakai, terutama di luar ibu kota Kabul.

Putus asa dalam pengakuan internasional untuk membuka aset beku, Taliban sebagian besar menahan diri dari mengeluarkan kebijakan nasional yang memicu kemarahan di luar negeri.

Pejabat provinsi, bagaimanapun, telah mengeluarkan berbagai pedoman dan dekrit berdasarkan interpretasi lokal hukum Islam dan adat Afghanistan.

Di Kabul, awal bulan ini, poster ditempelkan di kafe dan toko yang memerintahkan wanita Afghanistan untuk menutupi, diilustrasikan dengan gambar burkak.

Perempuan dilarang tampil dalam drama televisi dan harus didampingi oleh wali laki-laki dalam perjalanan antar kota.

Protes kecil dan tersebar telah pecah menuntut hak-hak perempuan, yang telah meningkat sedikit selama 20 tahun terakhir di negara Muslim patriarki.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Suhu Air Sungai 16 Derajat Celsius

Dubes RI untuk Swiss menyatakan, kondisi suhu air di Sungai Aare, mencapai 16 derajat celsius terkait pencarian Emmeril Kahn Mumtadz.

NEWS | 28 Mei 2022

Media Asing Ternama Soroti Kasus Hilangnya Anak Ridwan Kamil

Media asing ternama di dunia menyoroti kasus hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz saat berenang di Sungai Aare, Swiss.

NEWS | 28 Mei 2022

Gagalkan Upaya AS, Tiongkok dan Rusia Veto Sanksi ke Korut

Tiongkok dan Rusia menggunakan hak veto mereka untuk menggagalkan upaya AS agar PBB menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Korut.

NEWS | 28 Mei 2022

Rusia Pertimbangkan Kripto untuk Pembayaran Internasional

Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan mata uang kripto digunakan untuk pembayaran internasional. Diskusi telah berlangsung berbulan-bulan.

EKONOMI | 28 Mei 2022

Ungkap Pembalakan Liar, Kombes Kurniadi Raih Presisi Award

Penanganan perkara lingkungan seperti pembalakan liar atau illegal logging saat ini menjadi tantangan terbesar aparat penegak hukum.

NEWS | 28 Mei 2022

Pasien Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Tetap 19 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, pada Sabtu (28/5/2022) tidak bertambah atau berkurang tetap 19 orang.

NEWS | 28 Mei 2022

Bima Arya: Guru Bangsa Toleran Seperti Buya Syafii Maarif Sulit Ditemukan

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan guru bangsa yang tidak umbar kebencian seperti Buya Syafii Maarif sulit ditemukan.

NEWS | 28 Mei 2022

Relasi Bogor-Tanah Abang Dihapus, KRL Mania: Ribet!

Hari pertama pemberlakuan perubahan jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Bogor-Jakarta, Sabtu (28/5/2022) diwarnai kebingungan para penumpang.

NEWS | 28 Mei 2022

Rachmat Gobel: Buya Syafii Maarif Pejuang Pluralisme

Meninggalnya Buya Ahmad Syafii Maarif membuat Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel sangat kehilangan sosok negarawan pejuang pluralisme.

NEWS | 28 Mei 2022

Polisi Tembak Mati Pria Bersenjata di Toronto, Kanada

Polisi di kota terbesar Kanada Toronto pada menembak mati seorang pria bersenjata senapan.

NEWS | 28 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pencarian Anak Ridwan Kamil, Suhu Air Sungai 16 Derajat Celsius

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Suhu Air Sungai 16 Derajat Celsius

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings