Logo BeritaSatu

AS Tolak Rencana untuk Perkuat WHO

Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brussels, Beritasatu.com- Amerika Serikat, donor utama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menolak proposal untuk membuat badan itu lebih independen. Seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (22/1/2022), penolakan AS menimbulkan keraguan tentang dukungan jangka panjang pemerintahan Biden untuk badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) itu.

Menurut empat pejabat yang terlibat dalam pembicaraan proposal dibuat oleh kelompok kerja WHO untuk pembiayaan berkelanjutan. Menurut dokumen WHO yang diterbitkan daring dan tertanggal 4 Januari, proposal akan meningkatkan kontribusi tahunan setiap negara anggota.

Rencana tersebut merupakan bagian dari proses reformasi yang lebih luas yang dipicu oleh pandemi Covid-19, yang menyoroti keterbatasan kekuatan WHO untuk campur tangan di awal krisis.

“Tetapi pemerintah AS menentang reformasi tersebut karena khawatir tentang kemampuan WHO untuk menghadapi ancaman di masa depan, termasuk dari Tiongkok,” kata pejabat AS kepada Reuters.

Alih-alih mendorong terciptanya dana terpisah, yang dikendalikan langsung oleh donor, yang akan membiayai pencegahan dan pengendalian keadaan darurat kesehatan.

Empat pejabat Eropa yang terlibat dalam pembicaraan itu, yang menolak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media, membenarkan pihak oposisi AS. Pemerintah AS tidak segera berkomentar.

“Proposal yang diterbitkan menyerukan kontribusi wajib negara-negara anggota untuk meningkat secara bertahap mulai tahun 2024 sehingga mereka akan mencapai setengah dari anggaran inti badan tersebut senilai US$ 2 miliar (Rp 28,6 triliun) pada tahun 2028, dibandingkan dengan kurang dari 20 persen sekarang,” bunyi dokumen itu.

Anggaran inti WHO ditujukan untuk memerangi pandemi Covid-19 dan memperkuat sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia. WHO juga mengumpulkan tambahan US$ 1 miliar (Rp 14,3 triliun) atau lebih per tahun untuk mengatasi tantangan global tertentu seperti penyakit tropis dan influenza.

Pendukung mengatakan bahwa ketergantungan WHO saat ini pada pendanaan sukarela dari negara-negara anggota dan dari badan amal seperti Yayasan Bill dan Melinda Gates memaksa WHO untuk fokus pada prioritas yang ditetapkan oleh penyandang dana. Kondisi itu membuat WHO kurang dapat mengkritik anggota ketika ada yang salah.

Satu panel independen tentang pandemi yang ditunjuk untuk memberi nasihat tentang reformasi WHO telah menyerukan peningkatan yang jauh lebih besar dalam biaya wajib, menjadi 75 persen dari anggaran inti, menganggap sistem saat ini "risiko besar terhadap integritas dan independensi" WHO.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Demo Buruh Besok, Polisi: Sudah Terima Surat Pemberitahuan

Polisi sudah menerima surat pemberitahuan terkait elemen buruh yang akan menyampaikan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR pada Sabtu (21/5/2022) besok.

NEWS | 20 Mei 2022

Polisi Sudah Terima Surat Pemberitahuan Demo Pendukung UAS

Polisi sudah menerima surat pemberitahuan demo yang akan dilakukan oleh kelompok Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) yang merupakan massa pendukung UAS

NEWS | 20 Mei 2022

Uni Eropa Dukung Indonesia Terapkan Penerbangan Ramah Lingkungan

Uni Eropa (UE) mendukung Indonesia dalam menerapkan penerbangan yang semakin ramah lingkungan dengan prosedur Navigasi Berbasis Kinerja.

NEWS | 20 Mei 2022

Hari Kebangkitan Nasional Beri Semangat Baru bagi KBPP Polri

Ketua Umum Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP) Evita Nursanty menilai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) memberikan semangat baru untuk organisasinya.

NEWS | 20 Mei 2022

Tebet Eco Park, Tempat Nyaman untuk Berinteraksi dan Bermain

Tebet Eco Park merupakan ruang terbuka hijau yang nyaman dan luas di tengah di Jakarta untuk berinteraksi dan bermain

NEWS | 20 Mei 2022

Kasus Covid-19 Terkendali, Tracing Masih Tetap Diperlukan

Proses tracing atau pelacakan masyarakat yang kemungkinan terdeteksi Covid-19 harus tetap berjalan.

NEWS | 20 Mei 2022

6 Tahun Jadi Tersangka, Eks Dirjen Hortikultura Kementan Ditahan KPK

KPK menahan mantan Dirjen Hortikultura Kementan, Hasanuddin Ibrahim yang telah berstatus tersangka selama enam tahun atas kasus dugaan korupsi pupuk hayati.

NEWS | 20 Mei 2022

Terawan Ajak Rekan Sejawat Bangun Kesehatan Masyarakat

Terawan mengajak rekan sejawatnya untuk bergabung dalam Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) agar bisa berkontribusi membangun kesehatan masyarakat

NEWS | 20 Mei 2022

Kemendagri Dorong Digitalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong implementasi elektronifikasi dan digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah.

NEWS | 20 Mei 2022

Datangi KPPU, MAKI Berikan Data Dugaan Monopoli Migor

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman mendatangi kantor KPPU guna memberikan data tambahan dugaan monopoli minyak goreng (migor)

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hari Kebangkitan Nasional Beri Semangat Baru bagi KBPP Polri

Hari Kebangkitan Nasional Beri Semangat Baru bagi KBPP Polri

NEWS | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings