Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Hapus Label Teroris pada Pemberontak Kolombia FARC

Kamis, 2 Desember 2021 | 16:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) secara resmi telah menghapus Pasukan Revolusioner Kolombia (FARC) dari daftar organisasi teroris asing. Seperti dilaporkan RT, Selasa (30/11/2021), penghapusan itu tepat setelah peringatan tahun kelima kesepakatan damai antara kelompok pemberontak dan pemerintah Kolombia.

Dalam satu pernyataan, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menegaskan bahwa Departemen Luar Negeri mencabut penunjukan Pasukan Revolusioner Kolombia (FARC) sebagai Organisasi Teroris Asing (FT) setelah lebih dari 20 tahun.

FARC ditunjuk sebagai organisasi teroris asing pada tahun 1997, selama pemerintahan Presiden Bill Clinton, di tengah konflik kekerasan antara kelompok dan pemerintah negara yang berlangsung beberapa dekade.

Pada 24 November 2016, pemerintah Kolombia dan FARC mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri bentrokan. Dua tahun kemudian, FARC bekerja dengan PBB untuk menyerahkan dan menonaktifkan senjatanya sebelum berubah menjadi partai politik.

Meskipun menghapus sebutan organisasi teroris, pemerintahan Biden mengatakan keputusannya tidak mengubah sikap [pemerintah AS] sehubungan dengan tuduhan atau potensi tuduhan di Amerika Serikat terhadap mantan pemimpin FARC.”

Blinken menambahkan bahwa langkah itu dirancang untuk memfasilitasi kemampuan Amerika Serikat untuk lebih mendukung implementasi kesepakatan perdamaian 2016.

Saat mencabut label teroris yang telah melekat pada FARC sejak 1990-an, AS akan menunjuk kelompok sempalan yang masih terlibat dalam perilaku pembangkang sebagai organisasi teroris asing.

FARC-EP dan Segunda Marquetalia, yang terdiri dari mantan milisi FARC, dituduh terus berperang melawan pemerintah Kolombia dan mendukung perdagangan narkoba. Kedua kelompok itu diduga memiliki anggota lebih dari 5.000 mantan pemberontak FARC yang menolak untuk menandatangani kesepakatan damai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Inggris Tarik Staf Kedutaan dari Ukraina

Inggris mulai menarik staf kedutaan besarnya di Kiev, Ukraina terkait kemungkinan agresi Rusia yang sudah menempatkan pasukannya di perbatasan.

DUNIA | 25 Januari 2022

Taliban Tuntut Pencairan Dana Rp 143 Triliun yang Dibekukan

Taliban menuntut pencairan aset senilai US$10 miliar atau sekitar Rp 143 triliun yang dibekukan oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

DUNIA | 25 Januari 2022

Hujan Salju Lebat, Bandara Istanbul Ditutup

Hujan salju lebat di Turki memaksa Bandara Istanbul ditutup pada Senin (24/1/2022).

DUNIA | 25 Januari 2022

RI–Singapura Dorong Lima Konsensus ASEAN untuk Myanmar

Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan Five-Point Consensus.

DUNIA | 25 Januari 2022

Maskapai Emirates Hukum Karyawan yang Kegemukan

Maskapai penerbangan papan atas, Emirates menghukum karyawan yang kegemukan atau kelebihan berat badan.

DUNIA | 25 Januari 2022

Kamp Pengungsi Suriah Dilanda Cuaca Dingin Ekstrem

Kondisi musim dingin yang ekstrem hingga minus 7 derajat Celsius di Suriah utara telah menyebabkan penderitaan massal bagi 2,8 juta orang.

DUNIA | 25 Januari 2022

Indonesia-Singapura Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dan Pengembangan SDM

Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong menyepakati kerja sama pemulihan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM)

DUNIA | 25 Januari 2022

Survei: Trump Unggul Jauh Sebagai Capres Partai Republik

Jika Trump kembali berhadapan dengan Joe Biden, dia akan mengalahkan petahana 46% melawan 40%.

DUNIA | 25 Januari 2022

Masih Pandemi Covid, Pakistan Tetap Lanjutkan Program Antipolio

Pihak berwenang Pakistan pada Senin (24/1/2022) melanjutkan kampanye anti-polio nasional bahkan ketika infeksi virus corona melonjak.

DUNIA | 25 Januari 2022

RI Ambil Alih Pengaturan Ruang Udara Natuna dari Singapura

Indonesia-Singapura sepakati penyesuaian layanan ruang udara Natuna.

DUNIA | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Perkuat Layanan B2B, Good Doctor Berikan Layanan Medis Kritis dengan Cepat

Perkuat Layanan B2B, Good Doctor Berikan Layanan Medis Kritis dengan Cepat

DIGITAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings