Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Panel Kesehatan AS Dukung Pil Anticovid Merck

Rabu, 1 Desember 2021 | 23:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Satu panel ahli kesehatan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (1/12/2021), telah memilih untuk merekomendasikan Molnupiravir, pil antivirus Merck dalam pengobatan Covid-19.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, para ilmuwan independen yang ditunjuk oleh Food and Drug Administration (FDA) memberikan suara dengan komposisi 13 mendukung dan 10 menentang otorisasi.

Kemenangan tipis itu mencerminkan beberapa kekhawatiran atas penurunan hasil kemanjuran pengobatan Molnupiravir baru-baru ini, serta kekhawatiran tentang potensi efek samping.

“Saya melihat ini sebagai keputusan yang sangat sulit dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban,” kata Ketua Panel, Lindsey Baden dari Harvard Medical School, yang memilih mendukung pengobatan.

Baden mengatakan FDA harus hati-hati menyesuaikan penggunaan obat untuk pasien yang paling diuntungkan. Jika FDA mengizinkan, Molnupiravir akan menjadi pengobatan pertama di rumah untuk virus dalam dua tahun setelah pandemi.

Otorisasi kemungkinan akan terbatas pada pasien yang berisiko tinggi mengembangkan penyakit parah, meskipun populasi yang tepat akan ditentukan oleh badan tersebut.

Molnupiravir, yang sudah disahkan di Inggris, telah terbukti mengurangi tingkat rawat inap dan kematian di antara orang-orang yang berisiko tinggi mengalami Covid-19 parah ketika diminum dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.

FDA diharapkan memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) untuk perawatan, yang berarti jutaan dosis akan segera tersedia di apotek.

Pekan lalu, Merck, yang dikenal sebagai MSD di luar Amerika Serikat dan Kanada, merilis hasil lengkap dari uji klinis terhadap 1.400 orang.

Molnupiravir diketahui aman dalam uji klinisnya, dengan efek samping yang tidak serius seperti diare dan pusing yang terjadi kira-kira sama antara kelompok plasebo dan kelompok obat.

Penelitian menunjukkan pil mengurangi risiko rawat inap dan kematian sebesar 30%, hasil yang signifikan meskipun lebih sederhana daripada angka yang diiklankan sebelumnya sebesar 50%, yang didasarkan pada analisis dari setengah jumlah pasien.

Merck belum secara khusus menguji obatnya terhadap varian baru. Namun Merck menyatakan obat itu harus memiliki beberapa potensi berdasarkan keefektifannya terhadap jenis virus corona lainnya. Ketidakpastian itu membuat frustrasi banyak panelis ketika mereka bergulat dengan pertanyaan apakah akan mendukung perawatan Molnupiravir untuk jutaan orang Amerika.

“Tanpa ada data yang mengatakan itu bekerja dengan varian baru, saya benar-benar berpikir kita harus berhati-hati untuk mengatakan bahwa ini adalah jalan yang harus ditempuh,” kata David Hardy dari Fakultas Kedokteran dan Sains Universitas Charles Drew, yang akhirnya memilih untuk mendukung penelitian obat tersebut.

Dokumen pengarahan yang diunggah oleh FDA menjelang pertemuan menggambarkan keseimbangan manfaat-risiko yang diminta oleh para ahli untuk dinilai.

Pemungutan suara pada Selasa (30/11) secara khusus mendukung obat untuk orang dewasa dengan Covid-19 ringan hingga sedang yang menghadapi risiko terbesar, termasuk orang tua dan orang-orang yang memiliki kondisi seperti obesitas dan asma.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Otoritas Tiongkok Desak Pemantauan Emisi Gas Rumah Kaca

Otoritas Tiongkok akan mendesak sektor dan kawasan industri utama untuk mengambil tindakan mengukur emisi gas rumah kaca.

DUNIA | 21 Januari 2022

Rating Dukungan Publik untuk Joe Biden Tinggal 43%

Rating persetujuan publik Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden turun ke level terendah kepresidenannya minggu ini.

DUNIA | 21 Januari 2022

Taliban Gerebek Apartemen di Kabul, Aktivis Perempuan Ditangkap

Taliban menggerebek satu apartemen di Kabul, Afghanistan dan menangkap seorang aktivis hak-hak perempuan dan tiga saudara perempuannya.

DUNIA | 21 Januari 2022

Satu Tahun Presiden Biden, Begini Nilai Rapornya

Popularitas Biden mulai merosot sejak penarikan mundur pasukan Amerika dari Afghanistan.

DUNIA | 21 Januari 2022

Prancis Akan Longgarkan Pembatasan Covid Mulai 2 Februari

Prancis akan memulai pencabutan pembatasan Covid-19 secara bertahap mulai 2 Februari di tengah tanda-tanda yang menggembirakan.

DUNIA | 21 Januari 2022

ISIS Serang Penjara di Suriah, Ekstremis Dibebaskan

Kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menyerang penjara Ghwayran di Suriah dan membebaskan sejumlah ekstremis.

DUNIA | 21 Januari 2022

Serangan Siber di Palang Merah Internasional Umbar Data 515.000 Orang

Serangan siber di Palang Merah Internasional (ICRC) telah mengekspos data 515.000 orang yang rentan.

DUNIA | 21 Januari 2022

Tiongkok dan Rusia Blokir Sanksi PBB untuk Korea Utara

Tiongkok dan Rusia memblokir usulan Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan sanksi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada lima warga Korea Utara.

DUNIA | 21 Januari 2022

PM Inggris Akhiri Aturan Ketat Pembatasan Covid

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Kamis (20/1/2022), mengumumkan berakhirnya langkah-langkah aturan ketat pembatasan Covid-19

DUNIA | 21 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Ibu Kota Baru, Aset Pemerintah di Jakarta Tetap Dikelola Negara

Ibu Kota Baru, Aset Pemerintah di Jakarta Tetap Dikelola Negara

POLITIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings