Logo BeritaSatu

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Selasa, 30 November 2021 | 23:17 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kigali, Beritasatu.com- Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel). Seperti dilaporkan AFP, Senin (29/11/2021), badak yang beratnya bisa mencapai dua ton itu diangkut dengan pesawat Boeing 747.

Puluhan badak langka itu menempuh jarak sekitar 3.400 km sebagai bagian dari program untuk konservasi kembali populasi spesies tersebut. Para konservasionis menyebut tindakan itu sebagai pemindahan tunggal spesies terbesar yang pernah dilakukan.

Hewan-hewan besar itu melakukan perjalanan sekitar 3.400 km dari Phinda Private Game Reserve Afrika Selatan sebagai bagian dari program untuk mengisi kembali populasi spesies, yang dihancurkan oleh perburuan sejak tahun 1970-an.

Setelah berlimpah di Afrika sub-Sahara, badak putih pertama menderita akibat perburuan oleh pemukim Eropa, dan kemudian epidemi perburuan yang sebagian besar memusnahkan binatang tersebut.

“Badak-badak tersebut memulai perjalanan 40 jam ke rumah baru di Taman Nasional Akagera di Rwanda timur setelah berbulan-bulan persiapan,” kata African Parks, satu badan amal yang dipimpin oleh Pangeran Harry dari Inggris yang terlibat dalam latihan tersebut.

“Kami harus menenangkan mereka untuk mengurangi stres mereka, yang juga berisiko, dan memantau mereka,” kata CEO African Parks, Peter Fearnhead.

Hewan-hewan itu diangkut dengan Boeing 747 sewaan dan ditempatkan di dua kandang berumput, setelah tiba di taman. masing-masing kandang seukuran stadion sepak bola.

“Nantinya, badak-badak itu akan diizinkan berkeliaran di taman yang luas itu,” kata pihak berwenang.

“Ini akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk tumbuh di lingkungan yang aman dari Afrika Selatan, tempat tiga ekor badak dibunuh per hari oleh pemburu liar,” kata manajer regional taman itu Jes Gruner.

Pemindahan satwa liar bukannya tanpa risiko. Pada tahun 2018, empat dari enam badak hitam yang direlokasi mati akhirnya beberapa bulan setelah tiba di Chad.

Badak putih selatan, salah satu dari dua subspesies badak putih, sekarang dianggap terancam punah dengan sekitar 20.000 ekor tersisa, menurut World Wildlife Fund (WWF). Badak putih diklasifikasikan sebagai hampir terancam oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Badak putih utara telah menghilang, dengan hanya dua betina yang masih hidup. Para ilmuwan berusaha untuk menyelamatkan spesies dari kepunahan dengan memanen telur dari yang lebih muda dari dua hewan, Fatu.

Ilmuwan menggunakan sperma dari dua jantan yang sudah mati untuk membuat embrio dalam program pemuliaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang merupakan kesempatan terakhir binatang itu untuk bertahan hidup.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden juga menjamin bahwa Amerika tidak akan pernah mengakui wilayah pencaplokan di Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

NEWS | 1 Oktober 2022

Resolusi PBB Bela Ukraina Langsung Diveto Rusia

Meskipun hanya Rusia yang menentang, tetapi dia adalah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan yang punya hak veto.

NEWS | 1 Oktober 2022

Zelensky Minta Jalur Prioritas Jadi Anggota NATO

Jika Ukraina menjadi anggota NATO, maka negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat bisa membelanya dalam perang melawan Rusia saat ini.

NEWS | 1 Oktober 2022

Poin-poin Pidato Putin Soal Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Dalam pidatonya Putin menegaskan bahwa pencaplokan itu sudah permanen dan tidak bisa dinegosiasikan.

NEWS | 1 Oktober 2022

PKB dan Gerindra Tunggu Hari Baik Umumkan Capres-Cawapres

PKB dan Gerindra tinggal menunggu hari baik untuk mengumumkan capres dan cawapres yang akan mereka usung di Pilpres 2024.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jumat Berkah, Sahabat Ganjar Salurkan Paket Sembako

Sahabat Ganjar, relawan Ganjar Pranowo, menggelar Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan di Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Soppeng.

NEWS | 1 Oktober 2022

Ketua MA Sebut Kasus Hakim Sudrajad Dimyati Momentum Perbaiki Kinerja Peradilan

Ketua Mahkamah Agung (MA), M Syarifuddin menyatakan kasus Sudrajad Dimyati yang dijerat KPK menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja peradilan.

NEWS | 30 September 2022

Alasan Bawaslu Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anies Baswedan

Anggota Bawaslu Puadi mengungkapkan alasan pihaknya menghentikan laporan dugaan pelanggaran kampanye Anies Baswedan terkait tabloid KBA Newspaper.

NEWS | 30 September 2022

KPK Ungkap Ada Pihak yang Bangun Opini agar Lukas Enembe Hindari Pemeriksaan

KPK mengungkapkan adanya pihak yang membangun opini agar Gubernur Papua, Lukas Enembe menghindari pemeriksaan sebagai tersangka. 

NEWS | 30 September 2022

Fadel Muhammad Akhirnya Laporkan La Nyalla ke Badan Kehormatan DPD

Wakil Ketua MPR dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fadel Muhammad akhirnya melaporkan Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalliti ke BK DPD.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

NEWS | 1 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings