Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Italia Terapkan Denda Antimonopoli atas Amazon

Rabu, 24 November 2021 | 11:32 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Roma, Beritasatu.com - Pengawas kompetisi perusahaan-perusahaan di Italia memberlakukan denda dengan total lebih dari 200 juta euro (US$ 225 juta) atas Amazon dan Apple pada Selasa (23/11/2021). Tindakan terbaru ini diterapkan bagi raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) di Eropa atas praktik bisnis mereka.

Pengawas memerintahkan Apple untuk membayar 134,5 juta euro dan perusahaan e-commerce Amazon membayar denda 68,7 juta euro. Perusahaan dituduh melanggar undang-undang Uni Eropa (UE) melalui pembatasan yang menerapkan sanksi bagi penjual produk Apple dan Beats.

Perusahaan teknologi besar AS telah menghadapi banyak tantangan antimonopoli di Eropa, menjadi pendekatan yang diawasi dengan ketat oleh regulator AS. Pihaknya telah berjanji untuk mengintensifkan pengawasan terhadap industri teknologi.

Baik Amazon maupun Apple mengatakan perusahaan bermaksud untuk mengajukan banding atas sanksi tersebut.

Pengawas Italia mengatakan, kesepakatan yang diterapkan pada 2018 antara kedua perusahaan AS tersebut telah melarang reseller resmi maupun tidak resmi produk Apple dan Beats untuk menggunakan Amazon.it.

Jalur ritel tersebut memungkinkan penjualan produk tersebut hanya untuk Amazon dan pihak-pihak tertentu dengan cara yang diskriminatif.

Kesepakatan tersebut bertujuan untuk membatasi jumlah pengecer dan membatasi penjualan lintas batas, katanya. Namun, aturan itu menjadi kabar buruk bagi konsumen karena setidaknya 70% barang elektronik yang dibeli di Italia didapat dari Amazon.

"Kami sangat tidak setuju dengan keputusan itu .... dan kami bermaksud untuk mengajukan banding," kata Amazon dalam sebuah pernyataan, Selasa (23/11). Pihaknya menambahkan bahwa denda itu tidak proporsional dan tidak dapat dibenarkan.

Pihaknya mengatakan keputusan tersebut tidak masuk akal. Pengawas menyebut Amazon diuntungkan dengan mengecualikan penjual, karena model bisnisnya bergantung pada kesuksesan para penjual.

Dalam pernyataan terpisah, Apple mengatakan pihaknya percaya tidak melakukan kesalahan apa pun. "Kesepakatan itu adalah bagian dari upaya untuk memastikan hanya produk asli yang dijual melalui mitra pengecer," jelasnya.

Pengawas mengatakan, penyelidikannya telah mengilhami otoritas antimonopoli Jerman dan Spanyol untuk meluncurkan prosedur yang serupa.

Denda dan Pajak

Tindakan keras terhadap perusahaan Teknologi Besar (Big Tech) dapat menyebabkan pecahnya platform terbesar. Komisi Eropa memimpin dengan litigasi antitrust dan anggota parlemen AS mengincar langkah untuk membuat penegakan antitrust lebih mudah.

Denda dari pihak berwenang Italia datang hanya dua minggu setelah pengadilan UE menolak banding Google terhadap denda antimonopoli bernilai 2,4 miliar euro.

Raksasa Google, Apple, Facebook, Amazon, dan Microsoft telah dituduh menghambat persaingan, tidak membayar pajak yang cukup, mencuri konten media, dan mengancam demokrasi dengan menyebarkan berita palsu.

Kritikus Big Tech ingin Apple dan Google melonggarkan cengkeraman pasar aplikasi daring mereka. Kelompok ini juga menginginkan lebih banyak kompetisi di pasar periklanan digital yang didominasi oleh Google dan Facebook, serta akses yang lebih baik ke platform e-commerce Amazon oleh penjual pihak ketiga.

Dalam hal perpajakan, pemerintah Italia, Prancis, Jerman, dan Spanyol meraih kemenangan besar pada Juni 2021. Saat itu, negara-negara G-7 terkaya menyetujui tarif pajak perusahaan global minimum untuk perusahaan-perusahaan terbesar di dunia, termasuk raksasa teknologi asal AS.

Hampir 140 negara sejak itu mendukung pajak 15%.

Reformasi tersebut berusaha mengakhiri praktik perusahaan besar seperti Apple dan Google, yang berlindung di negara-negara yang menerapkan pajak rendah.

Komisi Eropa juga telah mengumumkan rencana denda besar hingga 10% dari penjualan pada perusahaan teknologi yang melanggar aturan persaingan, yang bahkan dapat menyebabkan perusahaan dibubarkan.

Asosiasi konsumen Italia Codacons dengan cepat menyambut baik denda terhadap Apple dan Amazon. "Setiap pembatasan akses ke operator di platform e-commerce merupakan kerugian bagi konsumen," tukasnya. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hikmahanto Usulkan Indonesia Negosiasi Ulang FIR dengan Singapura

Hikmahanto Juwana mengusulkan pemerintah Indonesia menegosiasikan ulang perjanjian FIR dengan Singapura.

DUNIA | 28 Januari 2022

Imlek di Filipina, Warga Tetap Bisa Makan Tikoy dan Kirim Angpao Elektronik

Warga Filipina keturunan Tionghoa tetap bisa merayakan Imlek dengan aman dari rumah, seperti makan tikoy dan mengirim angpao secara elektronik.

DUNIA | 28 Januari 2022

Kasus Covid-19 Berkurang, Yunani Izinkan Lagi Musik di Bar dan Restoran

Yunani akan mengizinkan lagi musik di restoran dan bar serta memperpanjang jam operasionalnya setelah mencabut beberapa pembatasan.

DUNIA | 28 Januari 2022

Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

Indonesia dimasukkan dalam daftar negara hijau atau aman (green list country) oleh pemerintah Qatar.

DUNIA | 28 Januari 2022

AS Tekan Tiongkok untuk Beri Kelonggaran Aturan Covid-19 bagi Diplomat

AS mengatakan pada Kamis (27/1/2022), pihaknya meminta Tiongkok untuk melonggarkan aturan karantina Covid-19 bagi para diplomat.

DUNIA | 28 Januari 2022

Ternyata Subvarian BA.2 Pertama Kali Diidentifikasi di Negara Tetangga Indonesia

Banyak yang belum tahu kalau turunan Omicron ini telah diidentifikasi sejak November 2021, dari negara tetangga Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022

Deteksi 10 Kasus, Finlandia Belum Temukan Asal Masuknya Subvarian BA.2

Otoritas kesehatan di Finlandia Barat Daya telah mendeteksi 10 kasus subvarian Omicron, BA.2.

DUNIA | 28 Januari 2022

2 Orang Tewas Akibat Longsoran Salju di Turki

Dua orang tewas akibat longsoran salju di kota Erzurum, Turki bagian timur, kata Otoritas Bencana dan Darurat (AFAD) negara itu.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pria di Jepang Tembak dan Sandera Pekerja Medis

Seorang pria Jepang dilaporkan, menyerang dua pekerja medis yang melakukan kunjungan ke sebuah rumah di Fujimino, barat Tokyo.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pemerintah Perlu Maksimalkan Pengaruh Indonesia Secara Internasional

Kaum muda menilai pemerintah Indonesia perlu memaksimalkan kepemimpinan di kancah perpolitikan internasional, untuk memperkuat diplomasi Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Bitcoin Cs Masih Terjebak Fase Bearish, Bagaimana Proyeksi ke Depan?

Bitcoin Cs Masih Terjebak Fase Bearish, Bagaimana Proyeksi ke Depan?

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings