Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Prancis dan Jerman Desak Warganya Tinggalkan Etiopia

Rabu, 24 November 2021 | 09:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Prancis dan Jerman menjadi negara-negara terbaru yang mendesak warga negaranya segera meninggalkan Etiopia. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (23/11/2021), perang satu tahun yang intensif antara pasukan federal dan pasukan dari wilayah Tigray utara tampaknya memasuki fase baru yang dramatis.

Pada Selasa, Prancis menyarankan warganya untuk meninggalkan Etiopia "tanpa penundaan". Jerman juga meminta warganya untuk meninggalkan negara itu dengan penerbangan komersial pertama yang tersedia, mengikuti nasihat serupa oleh Amerika Serikat dan Inggris dalam beberapa pekan terakhir, dengan alasan situasi keamanan yang kian memburuk.

Pada Senin (22/11), Perdana Menteri Etiopia Abiy Ahmed mengatakan dia akan menuju ke garis depan untuk memimpin pasukan melawan pasukan Tigray karena harapan untuk solusi damai dalam perang selama setahun memudar.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan sedang "merelokasi sementara" keluarga staf internasional dari Etiopia. PBB menambahkan bahwa personelnya akan tetap berada di negara itu.

"Kami akan terus memantau situasi seiring perkembangannya, dengan mengingat keselamatan staf kami dan kebutuhan untuk terus berdiri dan memberikan serta melanjutkan operasi dan mendukung semua orang yang membutuhkan bantuan kami," kata juru bicara Stephane Dujarric, Selasa.

Langkah itu dilakukan ketika pasukan Tigray mengklaim dalam beberapa pekan terakhir bergerak lebih dekat ke ibu kota, Addis Ababa.

Sebagian besar Etiopia utara berada di bawah pemadaman komunikasi dan akses bagi wartawan dibatasi, membuat klaim medan perang sulit untuk dikuatkan.

Tetapi para pejabat di Addis Ababa bersikeras pada Selasa (23/11) bahwa pasukan keamanan, termasuk kelompok pemuda, bekerja untuk memastikan perdamaian dan stabilitas ibu kota. Pajabat mengatakan kepada komunitas diplomatik untuk tidak khawatir. Pemerintah, yang telah menyatakan keadaan darurat enam bulan, sebelumnya juga menuduh saingan mereka melebih-lebihkan perolehan teritorial mereka.

“Propaganda dan pembicaraan teror yang disebarluaskan oleh media Barat sepenuhnya bertentangan dengan keadaan damai kota di lapangan, sehingga komunitas diplomatik tidak perlu merasa khawatir atau takut,” kata Kenea Yadeta, kepala Biro Perdamaian dan Keamanan Addis Ababa.

Samuel Getachew, seorang jurnalis independen di Addis Ababa, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ibu kota adalah “kota yang sunyi di malam hari” di tengah keadaan darurat yang sedang berlangsung.

“Ada banyak orang yang melarikan diri dari Addis Ababa, termasuk warga negara Prancis dan Turki,” katanya, seraya mencatat bahwa pengumuman Abiy bahwa dia menuju ke garis depan telah mengejutkan banyak orang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hikmahanto Usulkan Indonesia Negosiasi Ulang FIR dengan Singapura

Hikmahanto Juwana mengusulkan pemerintah Indonesia menegosiasikan ulang perjanjian FIR dengan Singapura.

DUNIA | 28 Januari 2022

Imlek di Filipina, Warga Tetap Bisa Makan Tikoy dan Kirim Angpao Elektronik

Warga Filipina keturunan Tionghoa tetap bisa merayakan Imlek dengan aman dari rumah, seperti makan tikoy dan mengirim angpao secara elektronik.

DUNIA | 28 Januari 2022

Kasus Covid-19 Berkurang, Yunani Izinkan Lagi Musik di Bar dan Restoran

Yunani akan mengizinkan lagi musik di restoran dan bar serta memperpanjang jam operasionalnya setelah mencabut beberapa pembatasan.

DUNIA | 28 Januari 2022

Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

Indonesia dimasukkan dalam daftar negara hijau atau aman (green list country) oleh pemerintah Qatar.

DUNIA | 28 Januari 2022

AS Tekan Tiongkok untuk Beri Kelonggaran Aturan Covid-19 bagi Diplomat

AS mengatakan pada Kamis (27/1/2022), pihaknya meminta Tiongkok untuk melonggarkan aturan karantina Covid-19 bagi para diplomat.

DUNIA | 28 Januari 2022

Ternyata Subvarian BA.2 Pertama Kali Diidentifikasi di Negara Tetangga Indonesia

Banyak yang belum tahu kalau turunan Omicron ini telah diidentifikasi sejak November 2021, dari negara tetangga Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022

Deteksi 10 Kasus, Finlandia Belum Temukan Asal Masuknya Subvarian BA.2

Otoritas kesehatan di Finlandia Barat Daya telah mendeteksi 10 kasus subvarian Omicron, BA.2.

DUNIA | 28 Januari 2022

2 Orang Tewas Akibat Longsoran Salju di Turki

Dua orang tewas akibat longsoran salju di kota Erzurum, Turki bagian timur, kata Otoritas Bencana dan Darurat (AFAD) negara itu.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pria di Jepang Tembak dan Sandera Pekerja Medis

Seorang pria Jepang dilaporkan, menyerang dua pekerja medis yang melakukan kunjungan ke sebuah rumah di Fujimino, barat Tokyo.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pemerintah Perlu Maksimalkan Pengaruh Indonesia Secara Internasional

Kaum muda menilai pemerintah Indonesia perlu memaksimalkan kepemimpinan di kancah perpolitikan internasional, untuk memperkuat diplomasi Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Waspada Penipuan Investasi Kripto, Perhatikan Hal Ini

Waspada Penipuan Investasi Kripto, Perhatikan Hal Ini

EKONOMI | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings