Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Militer Sudan Bubarkan Pemerintah

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:13 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Angkatan Bersenjata Sudan telah membubarkan pemerintahan sipil, menangkap para pemimpin negara, dan memberlakukan keadaan darurat.

Jenderal Abdel Fattah Burhan yang memimpin penggulingan pemerintah berdalih bahwa tindakan itu dilakukan karena pertikaian politik dalam negeri yang tidak kunjung usai.

Dia sendiri sebelumnya memimpin majelis gabungan sipil dan militer yang bertugas melakukan transisi pemerintahan.

Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan istrinya beserta para anggota kabinet dikenakan tahanan rumah atau dan ditahan di lokasi rahasia.

Dalam pidato di televisi, Senin (25/10/2021), Abdel Fattah mengatakan "pemerintah yang independen dan representatif" baru akan muncul setelah pemilu pada 2023.

Dia juga membekukan sejumlah pasal dalam undang-undang dasar dan mencopot para gubernur negara bagian.

Perkembangan ini memicu masyarakat untuk turun ke jalan dan melakukan unjuk rasa di ibu kota, Khartoum.

Hubungan antara kubu sipil dan militer di Sudan mulai memanas sejak Omar al-Bashir yang lama memimpin negara itu digulingkan dua tahun lalu dan pemerintahan transisi dibentuk.

Sebelum adanya peristiwa yang terakhir ini, masyarakat internasional relatif mendukung perkembangan politik di Sudan, yang masih dilanda krisis ekonomi.

Para pengunjuk rasa beraksi hingga mendekati markas besar militer.

"Kami siap mengorbankan nyawa demi transisi yang demokratis di Sudan," kata salah seorang demonstran, Haitham Mohamed.

Perdana Menteri Hamdok dipaksa untuk mendukung kudeta ini tetapi dia menolak dan meminta warga terus melakukan aksi damai membela revolusi, menurut Kementerian Penerangan.

Jenderal Burhan mengatakan dia terpaksa bertindak karena adanya pertikaian antar politisi, ambisi politik di antara mereka, dan hasutan untuk melakukan kekerasan.

Penggulingan pemerintah dilakukan untuk "meluruskan arah revolusi", klaimnya.

Dia juga berdalih bahwa Sudan tetap mematuhi hukum internasional dan mendukung transisi ke pemerintahan sipil melalui pemilu yang dijadwalkan pada Juli 2023.

Namun, ribuan pengunjuk rasa tidak percaya padanya, sebagian berteriak: "Tolak pemerintahan militer!"

"Kami tidak akan meninggalkan jalanan sampai pemerintahan sipil dikembalikan dan proses transisi dilakukan," kata Sawsan Bashir, seorang pengunjuk rasa.

Sepanjang hari ini internet dimatikan dan tentara dikerahkan ke Khartoum, di mana bandara ditutup dan penerbangan internasional dihentikan.

PBB, Uni Eropa, Liga Arab, Amerika Serikat, dan Inggris telah mengecam perkembangan di Sudan saat ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP, CNN

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indonesia Pertimbangkan Aktifkan Kembali KBRI di Kabul

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali KBRI di Kabul.

DUNIA | 6 Desember 2021

Menlu AS Berkunjung ke Indonesia 13-14 Desember

Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan berkunjung ke Indonesia pada 13-14 Desember 2021.

DUNIA | 6 Desember 2021

Kasus Omicron Terdeteksi di Kapal Pesiar Norwegia

Dugaan kasus Covid-19 varian Omicron terdeteksi pada seorang anggota kru kapal pesiar Norwegia yang berlabuh di New Orleans.

DUNIA | 6 Desember 2021

Hadapi Gelombang Keempat Covid-19, Afsel Siapkan RS

Afsel mempersiapkan rumah sakit untuk penerimaan lebih banyak, karena varian Omicron telah mendorong negara itu ke dalam gelombang keempat kasus Covid-19.

DUNIA | 6 Desember 2021

Terkendala Diskriminasi Vaksin, Afrika Sulit Atasi Covid-19

Afrika memiliki sedikit peluang untuk mengatasi pandemi Covid-19 kecuali 70 persen populasinya divaksin pada akhir 2022.

DUNIA | 6 Desember 2021

Kasus Pertama di Thailand, Omicron Terdeteksi di 47 Negara

Kasus yang dikonfirmasi pada pria yang tiba pada 29 November, menjadikan Thailand negara ke-47 yang menemukan varian baru ini.

DUNIA | 6 Desember 2021

PM Kamboja: Junta Myanmar Berhak Hadiri Pertemuan ASEAN

PM Kamboja mengatakan, para pejabat junta Myanmar harus diundang ke pertemuan-pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

DUNIA | 6 Desember 2021

Aung San Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara

Pengadilan Myanmar pada Senin (6/12/2021) memenjarakan pemimpin sipil terguling Aung San Suu Kyi selama empat tahun.

DUNIA | 6 Desember 2021

Bertemu Menlu Tiongkok, Luhut Apresiasi Dukungan Vaksinasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan bertemu Menteri Luar Negeri Tiongkok di Kabupaten Anji, Provinsi Zhejiang.

DUNIA | 6 Desember 2021

CNN Sebut AS Bakal Boikot Olimpiade Beijing 2022

Pemerintahan Biden diperkirakan akan mengumumkan minggu ini bahwa pejabat pemerintah AS tidak akan menghadiri Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.

DUNIA | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings