Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Afsel Belum Izinkan Vaksin Sputnik V, Disebut Rentan HIV pada Kaum Pria

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:15 WIB
Oleh : LES

Johannesburg, Beritasatu.com - Regulator obat Afrika Selatan (Afsel) SAHPRA pada Senin (18/10/2021) mengatakan, tidak akan mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia untuk saat ini karena khawatir dengan keamanannya bagi orang-orang yang berisiko HIV. Sejumlah studi menunjukkan, pemberian vaksin yang menggunakan vektor adenovirus tipe 5 (Ad5), seperti Sputnik V, dapat menyebabkan kerentanan HIV yang lebih tinggi pada kaum pria.

Afsel merupakan salah satu negara dengan kasus HIV terbanyak di dunia.

Vaksin vektor Ad5 menggunakan virus yang dimodifikasi sebagai perantara (vektor) untuk membawa informasi genetik yang dapat membantu tubuh membangun imunitas melawan penyakit di masa depan.

SAHPRA mengatakan, telah meminta data yang memperlihatkan Sputnik V aman pada kondisi prevalensi HIV yang tinggi, namun pihaknya tidak menerima cukup data tentang keamanannya.

"SAHPRA memutuskan bahwa ... permohonan (penggunaan darurat) untuk Sputnik V ... untuk saat ini ditolak. SAHPRA khawatir bahwa penggunaan vaksin Sputnik V dalam ... kondisi prevalensi dan tingkat kejadian HIV yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko tertular HIV pada kaum pria yang sudah disuntik vaksin," kata regulator itu dalam pernyataan.

Gamaleya Institute, pengembang Sputnik V, mengklaim, kekhawatiran soal keamanan vaksin vektor Ad5 pada populasi yang berisiko infeksi HIV sama sekali tidak berdasar, dan menambahkan bahwa SAHPRA bakal menerima semua informasi yang diperlukan.

Lebih dari 250 uji klinis dan 75 publikasi internasional memastikan keamanan vaksin dan obat-obatan berdasarkan pada vektor adenovirus manusia, lanjut Gamaleya,

SAHPRA mengaku telah berkonsultasi dengan pakar ilmiah lokal maupun asing untuk mengambil keputusan mereka.

Mereka mengatakan data keamanan yang relevan masih dapat diajukan sebab "tinjauan bergulir" vaksin itu masih akan terbuka.

Afrika Selatan memiliki kontrak bilateral dengan Pfizer dan Johnson & Johnson, dan telah menyuntikkan lebih dari 20 juta dosis vaksin.

Sekitar 14 juta orang telah mendapatkan dosis pertama atau setara dengan 35 persen dari populasi orang dewasa di negara tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lira Anjlok, Presiden Turki Ganti Menkeu

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah mengganti menteri keuangan negara itu setelah berminggu-minggu gejolak ekonomi.

DUNIA | 2 Desember 2021

Sekjen PBB: Jangan Kucilkan Negara Lain Gara-gara Omicron

Varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan saat ini sudah minimal 25 negara yang melaporkan kasus itu.

DUNIA | 2 Desember 2021

Lebanon Luncurkan Bantuan Tunai Meskipun Krisis Moneter

Lebanon membuka pendaftaran untuk dua program bantuan tunai guna membantu 700.000 keluarga rentan mengatasi penarikan subsidi penting.

DUNIA | 2 Desember 2021

UE Mulai Pertimbangkan Wajib Vaksinasi Covid-19

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah mendesak negara-negara di Uni Eropa (UE) untuk "memikirkan" vaksinasi Covid-19 wajib bagi warganya.

DUNIA | 2 Desember 2021

Varian Omicron, Kuba Kembangkan Lagi Vaksin Domestik

Kuba menyatakan para peneliti sedang mengembangkan lagi vaksin Covid-19 Soberana buatan domestik untuk memastikan perlindungan terhadap varian baru Omicron.

DUNIA | 2 Desember 2021

Saat Iklim Memanas, Hujan Gantikan Salju di Kutub Utara

Hujan akan menggantikan salju sebagai curah hujan paling umum di Kutub Utara saat krisis iklim memanaskan lapisan es utara planet Bumi.

DUNIA | 2 Desember 2021

Omicron Mendominasi Kasus Covid di Afsel

Omicron yang sangat bermutasi dengan cepat menjadi varian dominan dari virus corona di Afrika Selatan kurang dari empat minggu setelah pertama kali terdeteksi di sana.

DUNIA | 2 Desember 2021

Taliban Eksekusi Mati Anggota Pasukan Keamanan Afghanistan

Taliban mengeksekusi mati puluhan anggota pasukan keamanan Afghanistan meskipun mereka telah  menyerah. 

DUNIA | 2 Desember 2021

AS Hapus Label Teroris pada Pemberontak Kolombia FARC

Amerika Serikat (AS) secara resmi telah menghapus Pasukan Revolusioner Kolombia (FARC) dari daftar organisasi teroris asing.

DUNIA | 2 Desember 2021

Perubahan Iklim, 11 Negara Alami Instabilitas Ekstrem

Sejumlah 11 negara dapat mengalami instabilitas ekstrem akibat perubahan iklim.

DUNIA | 2 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Penembakan di Exit Tol Bintaro, Paparazi di Bekasi Tiarap

Penembakan di Exit Tol Bintaro, Paparazi di Bekasi Tiarap

MEGAPOLITAN | 39 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings