Logo BeritaSatu

Pemimpin Junta Myanmar Salahkan Oposisi Atas Aksi Kekerasan

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Naypyidaw, Beritasatu.com- Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing menyalahkan oposisi atas aksi kekerasan yang terjadi. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (18/10/2021), Ming berdalih oposisi telah menyebabkan kekerasan saat militer ingin memulihkan ketertiban dan membawa perdamaian.

Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing menyampaikan tuduhan itu saat pidato di televisi pemerintah pada Senin (18/10), setelah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengumumkan pada akhir pekan ini, bahwa mereka akan mengundang perwakilan "non-politik" dari Myanmar dalam penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menarik kemarahan di ibu kota, Naypyidaw.

Para pemimpin 10 anggota ASEAN akan bertemu pada 26 Oktober.

Sebelumnya, pemerintah bayangan, yang dibentuk oleh para penentang para jenderal, menyambut baik keputusan untuk mengecualikan Min Aung Hlaing.

Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) menyatakan meski harus dilihat sebagai perwakilan sah negara, pihaknya bersedia menerima alternatif yang benar-benar netral.

"ASEAN mengecualikan Min Aung Hlaing adalah langkah penting, tetapi kami meminta mereka mengakui kami sebagai perwakilan yang tepat," kata juru bicaranya, Sasa.

Militer mengakhiri transisi bertahap Myanmar menuju demokrasi ketika merebut kekuasaan tepat ketika parlemen akan bersidang menyusul pemilihan pada November 2020 yang mengembalikan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi ke tampuk kekuasaan dengan telak. NUG mencakup beberapa perwakilan NLD yang termasuk di antara mereka yang dipindahkan.

Kudeta itu memicu protes massa di tengah meluasnya penentangan terhadap kekuasaan militer dan tindakan keras oleh para jenderal.

Sebagai bagian dari langkah-langkah yang disepakati berdasarkan rencana aksi lima poin dengan ASEAN pada bulan April, militer seharusnya mengakhiri kekerasan dan mengizinkan utusan khusus ASEAN untuk mengunjungi negara itu untuk bertemu dengan semua pihak, termasuk Aung San Suu Kyi, yang telah ditahan sejak 1 Februari

Setelah pertemuan khusus yang diadakan pada Jumat, ASEAN menyatakan ada “kemajuan yang tidak memadai” pada kesepakatan untuk menjamin Min Aung Hlaing diundang ke KTT bulan ini.

Seorang juru bicara pemerintah militer Myanmar menyalahkan “intervensi asing” atas keputusan yang dikatakan bertentangan dengan tujuan ASEAN, Piagam ASEAN dan prinsip-prinsipnya.

Kelompok tersebut, yang beroperasi berdasarkan prinsip konsensus dan tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing, mengakui Myanmar sebagai anggota pada 1997 di bawah pemerintahan militer sebelumnya

Pasukan keamanan militer telah membunuh sekitar 1.178 orang dan menangkap lebih dari 9.000 sejak kudeta, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), satu kelompok hak asasi manusia yang telah melacak situasi tersebut.

Militer telah menyebut lawan-lawannya "teroris", tetapi pada Senin (18/10) mengumumkan di televisi pemerintah bahwa mereka akan membebaskan lebih dari 5.636 orang yang ditangkap karena ikut dalam protes.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPAI Minta Negara Hadir pada Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Negara harus bertanggung jawab terhadap jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pasukan Keamanan Iran Bentrok dengan Mahasiswa di Teheran

Pasukan keamanan Iran bentrok dengan mahasiswa universitas terkemuka di Teheran pada Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Kelompok HAM: Israel Tahan 798 Warga Palestina Tanpa Diadili

Israel menahan 798 warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan, jumlah tertinggi sejak 2008, ungkap sebuah kelompok HAM.

NEWS | 3 Oktober 2022

Mahfud MD Gelar Rakor Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Menurut Mahfud MD, pemerintah serius untuk menindaklanjuti, merehabilitasi, dan menyelesaikan masalah yang timbul akibat tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kelompok HAM: Israel Tahan 798 Warga Palestina Tanpa Diadili

Kelompok HAM: Israel Tahan 798 Warga Palestina Tanpa Diadili

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings