Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemimpin Myanmar Tidak Akan Berpidato di Majelis Umum PBB

Minggu, 26 September 2021 | 07:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Tidak ada pemimpin Myanmar yang akan berpidato di Majelis Umum tahunan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada minggu depan. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Sabtu (25/9/2021), situasi itu terjadi setelah saling klaim wakil Myanmar di PBB usai kudeta militer menggulingkan pemerintah terpilih.

“Tidak ada perwakilan dari Myanmar yang dijadwalkan untuk berpidato di Majelis Umum tahunan tingkat tinggi PBB minggu depan,” kata seorang juru bicara PBB Stephane Dujarric, di tengah klaim saingan untuk kursi PBB negara itu di New York setelah kudeta Myanmar.

“Pada titik ini, Myanmar tidak berbicara,” kata Dujarric pada Jumat (24/9).

Duta Besar Myanmar saat ini untuk PBB Kyaw Moe Tun yang ditunjuk oleh pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi pada awalnya dijadwalkan berpidato di Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang pada Senin (27/9), hari terakhir pertemuan tersebut.

Para diplomat mengatakan Tiongkok, Rusia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepahaman, di mana Moskwa dan Beijing tidak akan keberatan dengan Kyaw Moe Tun yang tetap di kursi PBB Myanmar untuk saat ini selama dia tidak berbicara pada pertemuan tingkat tinggi itu.

"Saya menarik diri dari daftar pembicara, dan tidak akan berbicara pada debat umum ini," kata Kyaw Moe Tun kepada kantor berita Reuters.

Kyaw Moe Tun mengetahui adanya kesepahaman antara beberapa anggota komite kredensial PBB, yang meliputi Rusia, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

Pemerintah militer Myanmar telah mengajukan veteran militer Aung Thurein untuk menjadi utusan PBB, sementara Kyaw Moe Tun telah meminta untuk memperbarui akreditasi PBB-nya, meskipun menjadi target komplotan untuk membunuh atau melukai dia karena penentangannya terhadap kudeta Februari.

Masalah akreditasi PBB ditangani oleh komite sembilan anggota, yang anggotanya termasuk AS, Tiongkok, dan Rusia. Secara tradisional, komite bertemu pada bulan Oktober atau November.

Sampai keputusan dibuat oleh komite kredensial, Kyaw Moe Tun akan tetap di kursi, menurut aturan Majelis Umum. Aturan yang sama juga berlaku untuk perwakilan Afghanistan.

Berita ketidakhadiran Kyaw Moe Tun pada hari Senin datang ketika kekerasan terkait dengan kudeta 1 Februari terus menggusur ribuan warga sipil di rumah.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak pemerintah Aung San Suu Kyi digulingkan oleh militer pada Februari, memicu pemberontakan nasional yang coba dihancurkan oleh militer. Serangan terhadap militer telah meningkat setelah anggota parlemen yang digulingkan oleh para jenderal menyerukan "perang defensif rakyat" awal bulan ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di KTT G20, Indonesia Bisa Masukkan Budaya Musyawarah Mufakat

Jika bisa menyuntikkan tradisi budaya seperti "musyawarah mufakat" di KTT G20, Indonesia bahkan bisa mengubah dunia.

DUNIA | 27 Oktober 2021

2035, Singapura Akan Impor 30% Energi dari Sumber Rendah Karbon

Singapura akan mengimpor sekitar 30% kebutuhan listriknya dari sumber rendah karbon, seperti pembangkit energi terbarukan, pada tahun 2035.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Facebook dan YouTube Hapus Konten Presiden Brasil Soal Vaksin Covid

Facebook dan YouTube menghapus video Presiden Brasil Jair Bolsonaro atas klaim vaksin Covid-19.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Gunakan Santunan Covid Rp 818 Juta, Pria AS Belanja Kartu Pokemon

Seorang pria di Georgia, Amerika Serikat (AS) membelanjakan dana santunan Covid senilai US$57.789 (Rp 818 juta) untuk kartu Pokemon.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Mantan Presiden Korsel Roh Tae-woo Wafat

Mantan presiden Korea Selatan Roh Tae-woo wafat pada usia 88 tahun, Selasa (26/10/2021).

DUNIA | 27 Oktober 2021

PM Sudan Ditahan di Kediaman Ketua Dewan Militer

Hamdok dan sejumlah menteri pemerintahan sipil ditangkap oleh militer Sudan pada Senin (25/10/2021) di tengah situasi genting di negara tersebut.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Beri Kesaksian di Pengadilan, Suu Kyi Bantah Dakwaan Penghasutan

ung San Suu Kyi membantah dakwaan penghasutan yang mengkhawatirkan publik, dalam kesaksian pengadilan pertamanya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Harapkan 3 Hal Ini Jadi Fokus Hubungan ASEAN dengan AS

Ketiga hal tersebut adalah stabilitas kawasan, pemulihan pascapandemi dan kesehatan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Dorong Kemitraan Saling Menghormati ASEAN dan Tiongkok

Jokowi mendorong ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RTT) terus menjalankan kemitraan yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Konflik dengan Taiwan Disebut Upaya Tiongkok Alihkan Perhatian Domestik

Tiongkok meningkatkan ketegangan dengan Taiwan untuk mengalihkan perhatian domestik dari perlambatan ekonomi dan kekurangan pasokan listrik.

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Cukup 2% Harta Elon Musk, Kelaparan Dunia Bisa Diatasi

Cukup 2% Harta Elon Musk, Kelaparan Dunia Bisa Diatasi

DUNIA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings