Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kanada Bebaskan Eksekutif Huawei yang Ditahan

Sabtu, 25 September 2021 | 12:59 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Ottawa, Beritasatu.com- Kanada membebaskan Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou yang sempat ditahan selama tiga tahun, Jumat (24/9/2021). Seperti dilaporkan RT, Meng telah menandatangani perjanjian penangguhan penuntutan (DPA) di Amerika Serikat (AS),

Perjanjian ini membuka jalan bagi Meng untuk meninggalkan Kanada, di mana ia telah menghabiskan hampir tiga tahun dalam tahanan.

Seorang hakim Kanada memerintahkan Meng dibebaskan dari tahanan dan mengosongkan persyaratan jaminan pada Jumat sore. Eksekutif Tiongkok itu “menangis” saat dia memeluk pengacaranya.

"Hidup saya telah terbalik. Itu adalah waktu yang mengganggu bagi saya," kata Meng kepada wartawan.

Meng menambahkan bahwa dia tidak akan pernah melupakan semua harapan baik yang dia terima dari seluruh dunia. CFO Huawei mengajukan pembelaan sebelumnya pada Jumat saat tampil virtual di sesi pengadilan New York.

Meng menghadapi beberapa tuduhan, termasuk penipuan bank dan penipuan kawat, serta konspirasi untuk melakukan penipuan bank dan kawat.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Meng, putri pendiri Huawei Ren Zhengfei, mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut. DPA akan berlangsung selama empat tahun, sejak penangkapan pertamanya di Kanada pada 1 Desember 2018, hingga 1 Desember 2022.

“Perjanjian Penuntutan yang Ditangguhkan ini akan mengarah pada akhir dari proses ekstradisi yang sedang berlangsung di Kanada, yang jika tidak dapat berlanjut selama berbulan-bulan, jika tidak bertahun-tahun,” kata Penjabat Asisten Jaksa Agung Mark J. Lesko dalam satu pernyataan.

Menurut Pengacara Nicole Boeckmann, pengakuan Meng menegaskan bahwa, saat bertindak sebagai Chief Financial Officer untuk Huawei, Meng membuat beberapa pernyataan keliru yang material kepada seorang eksekutif senior satu lembaga keuangan mengenai operasi bisnis Huawei di Iran dalam upaya untuk menjaga hubungan perbankan Huawei dengan lembaga keuangan tersebut.

“Dalam menandatangani perjanjian penuntutan yang ditangguhkan, Meng telah mengambil tanggung jawab atas peran utamanya dalam melakukan skema untuk menipu lembaga keuangan global,” tambah Boeckmann.

Departemen Kehakiman menyatakakn DPA hanya berkaitan dengan Meng secara pribadi, dengan kasus AS terhadap raksasa teknologi Tiongkok Huawei masih dalam pengerjaan.

“Tim penuntut kami terus mempersiapkan persidangan terhadap Huawei, dan kami berharap dapat membuktikan kasus kami terhadap perusahaan di pengadilan,” ucap Asisten Jaksa Agung Kenneth A. Polite Jr tentang masalah tersebut.

Kasus Meng telah menjadi salah satu dari beberapa masalah utama yang mengganggu hubungan AS-Tiongkok selama beberapa tahun terakhir, dan juga telah meninggalkan penyok besar dalam hubungan Beijing dengan Kanada.

Tiongkok telah berulang kali mengkritik “penahanan yang tidak masuk akal” terhadap eksekutif tersebut. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menuduh Kanada sebagai alat bagi Amerika Serikat untuk digunakan untuk mengeksploitasi, menekan pembangkang, dan mencari keuntungan pribadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Rancang Aturan yang Bisa Hukum Orang Tua Atas Kelakuan Buruk Anaknya

Orang tua di Tiongkok yang anak-anaknya menunjukkan "perilaku yang sangat buruk" atau melakukan kejahatan dapat menghadapi hukuman.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Kepergian Khalilzad terjadi setelah ia tidak dilibatkan dalam pembicaraan resmi pertama antara pemerintah Joe Biden dengan Taliban.

DUNIA | 19 Oktober 2021


Komisi Eropa Apresiasi Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim Dunia

Timmermans mengungkapkan, ada ambisi yang jelas dari Indonesia, yaitu menjadi salah satu pemimpin iklim di ASEAN.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

KESEHATAN | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings