Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Kamis, 23 September 2021 | 21:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India, pada Rabu (22/9/2021). Seperti dilaporkan Al Jazeera, tindakan ini sebagai bagian dari upaya anti-perburuan untuk memperingati Hari Badak Sedunia.

Badak bercula satu yang terancam punah dulunya tersebar luas di wilayah tersebut. Tetapi perburuan dan hilangnya habitat telah memangkas jumlah badak cula satu menjadi hanya beberapa ribu ekor. Sebagian besar satwa itu sekarang ditemukan di negara bagian Assam, India.

Perdagangan cula badak telah dilarang sejak 1977 oleh Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah.

Tetapi para konservasionis memperingatkan upaya perburuan terus berlanjut di tengah permintaan dari Tiongkok dan Vietnam. Di sana, cula badak dipromosikan sebagai bahan ajaib dalam pengobatan tradisional.

“Satu cula badak memiliki nilai tertinggi hanya jika utuh bagi badak yang masih hidup. Cula ini tidak ada nilainya,” kata Ketua Menteri Assam Himanta Biswa Sarma dalam upacara di kota Bokakhat, Rabu.

“Dengan tindakan hari ini, Assam ingin mengirim dua pesan – bahwa kami tidak percaya bahwa cula badak memiliki nilai obat dan kami hanya percaya untuk melestarikan badak yang masih hidup,” tambahnya.

Kota ini dekat dengan situs warisan UNESCO yang terdaftar di Taman Nasional Kaziranga, rumah bagi lebih dari 2.000 badak bercula satu – populasi terbesar di dunia.

Pada upacara tersebut, cula ditempatkan dengan hati-hati berlapis-lapis di beberapa tungku besar sebelum dinyalakan, mengirimkan gumpalan asap ke udara di atas api oranye yang ganas.

Bagian hewan yang mengandung keratin, protein yang sama seperti pada rambut dan kuku manusia, telah disimpan oleh pemerintah sejak tahun 1969.

Beberapa cula telah disita dari pemburu liar. Cula lainnya dikeluarkan dari badak yang mati karena sebab alami. Semua kematian badak di negara bagian tersebut dicatat oleh polisi setempat.

Sebelum upacara, para pejabat mengekstrak DNA dari setiap cula dan memberi setiap bagian hewan nomor ID unik untuk membuat basis data gen untuk studi ilmiah dan upaya konservasi.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Assam Parimal Suklabaidya menambahkan bahwa 94 cula juga disisihkan dan akan disimpan untuk tujuan warisan.

Pada Senin, International Rhino Foundation menyatakan dalam laporan tahunannya bahwa dua herbivora dibunuh oleh pemburu liar di Assam pada tahun 2020.

Namun badan global itu menambahkan kematian akibat perburuan badak telah menurun dalam beberapa tahun terakhir di tengah upaya konservasi di India dan negara tetangga Nepal.

Populasi makhluk bercula satu itu telah berkembang menjadi lebih dari 3.700 ekor setelah merosot menjadi hanya 100 ekor pada awal 1900-an.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Rancang Aturan yang Bisa Hukum Orang Tua Atas Kelakuan Buruk Anaknya

Orang tua di Tiongkok yang anak-anaknya menunjukkan "perilaku yang sangat buruk" atau melakukan kejahatan dapat menghadapi hukuman.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Kepergian Khalilzad terjadi setelah ia tidak dilibatkan dalam pembicaraan resmi pertama antara pemerintah Joe Biden dengan Taliban.

DUNIA | 19 Oktober 2021


Komisi Eropa Apresiasi Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim Dunia

Timmermans mengungkapkan, ada ambisi yang jelas dari Indonesia, yaitu menjadi salah satu pemimpin iklim di ASEAN.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

KESEHATAN | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings