Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PM Inggris Sebut COP26 Jadi Titik Balik Dunia

Selasa, 21 September 2021 | 21:23 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Senin (20/9/2021) Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) COP26 adalah "titik balik" bagi dunia.

"Saya pikir COP26 Glasgow adalah titik balik bagi dunia. Dan inilah saatnya kita harus tumbuh dewasa dan mengambil tanggung jawab kita," kata Johnson kepada wartawan di markas besar PBB di New York setelah penutupan Meja Bundar Pemimpin Informal tentang Aksi Iklim.

Seperti dilaporkan Xinhua, Johnson menyerukan negara-negara kaya untuk menghormati janji mereka untuk menyediakan setiap tahun US$ 100 miliar (Rp 1.430 triliun) untuk aksi iklim di negara-negara berkembang.

Johnson mengatakan dunia berkembang yang menanggung beban bencana perubahan iklim dalam bentuk badai dan kebakaran dan banjir dan kerusakan ekonomi jangka panjang yang nyata yang mereka hadapi.

"Ini adalah negara maju yang lebih dari 200 tahun telah menempatkan karbon di atmosfer yang menyebabkan percepatan perubahan iklim ini dan, katakanlah, terserah pada kita untuk membantu mereka," tambahnya.

Sebelumnya, Johnson mengatakan kepada meja bundar bahwa "sejarah akan menilai" negara-negara terkaya di dunia jika mereka gagal memenuhi janji mereka untuk memberikan US$ 100 miliar dalam bantuan iklim tahunan menjelang COP26.

"Kita tidak bisa membiarkan aksi iklim menjadi korban lain dari virus corona. Mari kita menjadi pemimpin yang mengamankan kesehatan planet ini untuk anak-anak, cucu, dan generasi kita yang akan datang," kata Johnson di acara tersebut.

Perdana menteri juga meyakinkan negaranya akan memimpin dengan memberi contoh, menjaga lingkungan dalam agenda global dan berfungsi sebagai landasan peluncuran untuk revolusi industri hijau global.

Namun, Johnson memperingatkan bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat membalikkan keadaan. Analogi itu akan sama dengan menyelamatkan kapal bocor dengan satu ember.

Meja bundar mengikuti laporan terbaru dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim, menandakan "kode merah untuk kemanusiaan," dan datang kurang dari enam minggu sebelum Konferensi Perubahan Iklim COP26 di Glasgow.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Italia Dilanda wabah H5N1, 13.000 Ekor Kalkun Dimusnahkan

Sejumlah 13.000 kalkun akan dimusnahkan di peternakan Italia setelah wabah kedua flu burung H5N1 yang sangat menular.

DUNIA | 23 Oktober 2021

2030, Jepang Targetkan 38% Energi Terbarukan

Jepang telah menetapkan target ambisius untuk energi terbarukan dalam bauran listrik negara pada tahun 2030.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Rezim Suriah Bashar al Assad Curi Jutaan Dolar Bantuan Asing

Pemerintah Suriah di bawah rezim Bashar Assad mencuri jutaan dolar bantuan asing dari bantuan tahun 2020.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Tiongkok Nyatakan Tidak Ada Kompromi Soal Taiwan setelah Komentar Biden

Tiongkok pada Jumat (22/10/2021) menyatakan "tidak ada ruang" untuk kompromi atau konsesi atas masalah Taiwan.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Bioskop Mumbai Dibuka Kembali setelah 18 Bulan

Bioskop di ibu kota hiburan India Mumbai dibuka kembali pada Jumat (22/10/2021) setelah lebih dari 18 bulan ditutup karena pandemi Covid-19.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Moldova Nyatakan Status Darurat Akibat Krisis Gas

Parlemen Moldova telah menyetujui keadaan darurat yang diminta pemerintah hingga 20 November.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Taliban Jamin Tak Ada Teroris di Afghanistan yang Ganggu Pakistan

Taliban menjamin tidak ada kelompok teroris di Afghanistan yang mengganggu Pakistan.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Banjir di Sudan Selatan Ancam Mata Pencarian 700.000 Orang

Banjir di Sudan Selatan mengancam mata pencarian 700.000 orang.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Sekjen PBB Peringatkan Dunia Menuju Bencana Iklim

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia tentang tiket satu arah menuju bencana iklim

DUNIA | 23 Oktober 2021

Arab Saudi Ajak Dunia Hentikan Libia Jadi Surga Teroris

Arab Saudi mendukung semua upaya yang bertujuan untuk mencapai stabilitas keamanan di Libia agar tidak menjadi surge teroris.

DUNIA | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
RTH Kembali Dibuka, Taman Menteng Ramai Pengunjung

RTH Kembali Dibuka, Taman Menteng Ramai Pengunjung

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings