Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Senin, 20 September 2021 | 09:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua dengan penyakit penyerta. Seperti dilaporkan CNA, Minggu (19/9/2021), kelompok warga itu akan menerima vaksin penguat setelah 80% populasi orang dewasa di Malaysia menerima dua dosis mereka.

“Dosis ketiga ini akan diberikan dalam upaya untuk meningkatkan perlindungan bagi mereka yang rentan terhadap risiko infeksi Covid-19” setelah lebih dari 80 persen orang dewasa di seluruh negeri telah divaksinasi sepenuhnya,” kata Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob pada Minggu (19/9).

Prioritas pertama akan diberikan kepada kelompok berisiko tinggi seperti garda terdepan perawatan kesehatan, pasien dengan gangguan kekebalan, lansia dengan penyakit penyerta dan individu yang tinggal atau bekerja di fasilitas perawatan jangka panjang.

Ismail Sabri mengatakan dosis ketiga ini dapat meningkatkan tingkat kekebalan individu yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19, karena kekebalan dapat menurun setelah jangka waktu tertentu setelah dosis kedua.

Ismail menambahkan bahwa panel ahli kesehatan dan medis sekarang sedang mengembangkan pedoman tentang penerapan vaksin penguat dan rincian lebih lanjut tentang implementasi program akan diumumkan kemudian oleh Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin.

Hingga Sabtu, 78,2% populasi orang dewasa di Malaysia telah menerima dua dosis vaksin Covid-19, sementara 93,1% telah menerima setidaknya satu dosis, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Imunisasi Covid-19 Malaysia.

Pemerintah federal sebelumnya mengatakan bahwa mereka menargetkan 100% populasi orang dewasa untuk divaksinasi penuh pada akhir Oktober.

Berbicara selama konferensi pers pada Minggu sore, Khairy menguraikan bahwa penerapan vasin penguat kemungkinan akan dimulai dari Oktober 2021.

Khairy menambahkan, pemerintah saat ini memprioritaskan kelompok rentan untuk dosis ketiga karena mayoritas dari mereka yang telah dirawat di fasilitas perawatan intensif untuk Covid-19.

"Kami belum memutuskan apakah dosis ketiga akan diberikan kepada semua orang. Pemerintah masih berdiskusi dengan para ahli, kami mendapatkan informasi dari penyedia vaksinasasi dalam satu atau dua minggu, saya akan membuat pengumuman," kata Khairy.

Saat konferensi pers, Khairy menyoroti bahwa negara tersebut telah mencapai titik di mana ia memiliki lebih banyak persediaan vaksin daripada orang-orang yang maju untuk mendapatkan vaksinasi sendiri.

Namun, Khairy menekankan bahwa pemerintah sekarang perlu melakukan sosialisasi dan fokus secara khusus pada beberapa komunitas yang tingkat vaksinasi Covid-19 masih rendah. Dia mengidentifikasi daerah-daerah di Kedah, termasuk Sik dan Baling sebagai contoh.

“Semua pusat vaksinasi kebanyakan kosong sekarang sehingga kami harus menjangkau mereka yang masih keras kepala dan tidak ingin divaksinasi,” kata Khairy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Serangan Siber Ganggu Aktivitas SPBU di Iran

Serangan siber yang signifikan menghantam sistem distribusi bensin daring Iran.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Cukup 2% Harta Elon Musk, Kelaparan Dunia Bisa Diatasi

Dua persen kekayaan bos Tesla Elon Musk sudah dapat mengatasi kelaparan dunia.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Putri Mako Resmi Menikah dan Kehilangan Gelar Bangsawan

Putri Mako dari Jepang telah menikahi kekasih kuliahnya Kei Komuro sehingga otomatis kehilangan gelar bangsawan kerajaan.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Jutaan Siswa Venezuela Kembali ke Sekolah

Venezuela membuka kembali sekolah umum dan universitas yang melayani lebih dari 11 juta siswa

DUNIA | 27 Oktober 2021

Gubernur Bank Sentral Saudi: Aset Kripto Terlalu Dekat Kejahatan

Bank sentral Arab Saudi (SAMA) seharusnya tidak terlibat dengan aset kripto karena banyak aset berurusan dengan penjahat.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Di Kancah Persaingan AS dan Tiongkok, Indonesia Punya Keuntungan Komparatif

Sebagai negara strategis, Indonesia justru dipercaya oleh AS dan Tiongkok karena memiliki peran penting dan keuntungan komparatif.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Di KTT G20, Indonesia Bisa Masukkan Budaya Musyawarah Mufakat

Jika bisa menyuntikkan tradisi budaya seperti "musyawarah mufakat" di KTT G20, Indonesia bahkan bisa mengubah dunia.

DUNIA | 27 Oktober 2021

2035, Singapura Akan Impor 30% Energi dari Sumber Rendah Karbon

Singapura akan mengimpor sekitar 30% kebutuhan listriknya dari sumber rendah karbon, seperti pembangkit energi terbarukan, pada tahun 2035.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Facebook dan YouTube Hapus Konten Presiden Brasil Soal Vaksin Covid

Facebook dan YouTube menghapus video Presiden Brasil Jair Bolsonaro atas klaim vaksin Covid-19.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Gunakan Santunan Covid Rp 818 Juta, Pria AS Belanja Kartu Pokemon

Seorang pria di Georgia, Amerika Serikat (AS) membelanjakan dana santunan Covid senilai US$57.789 (Rp 818 juta) untuk kartu Pokemon.

DUNIA | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Kepala BKPM Sebut Infrastruktur Luar Jawa Diminati Investor Asing

Kepala BKPM Sebut Infrastruktur Luar Jawa Diminati Investor Asing

EKONOMI | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings