Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Setelah 18 Bulan, Sekolah Bangladesh Akhirnya Dibuka Kembali

Selasa, 14 September 2021 | 12:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Dhaka, Beritasatu.com- Otoritas Bangladesh membuka kembali sekolah-sekolah setelah 18 bulan penutupan akibat pandemi Covid-19. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (13/9/2021), sekolah dibuka kembali karena situasi virus di Bangladesh mulai mereda dan lebih banyak orang divaksinasi.

Dalam satu laporan pekan lalu, UNICEF memperingatkan bahwa penutupan sekolah yang berkepanjangan selama krisis Covid menekankan “ketidaksetaraan yang mengkhawatirkan” bagi lebih dari 430 juta anak di Asia Selatan.

“Penutupan sekolah di Asia Selatan telah memaksa ratusan juta anak-anak dan guru mereka untuk beralih ke pembelajaran jarak jauh di wilayah dengan konektivitas rendah dan keterjangkauan perangkat. Akibatnya, anak-anak mengalami kemunduran besar dalam perjalanan belajar mereka,” ujar direktur regional UNICEF, George Laryea-Adjei.

Di depan gerbang lengkung Sekolah Udayan ibu kota Dhaka pada Minggu, Adnan Hasan mendapati dirinya mengenakan seragam sekolah. Sambil mengenakan kemeja putih bersih dan celana biru, dia berdiri dalam antrean.

Semua anak kelas lima, termasuk Hasan mengenakan masker. Mereka menunggu ketika ratusan ribu anak di Bangladesh kembali ke ruang kelas mereka setelah 543 hari, salah satu penutupan virus corona terlama di dunia.

Pada Minggu, Menteri Pendidikan Dipu Moni memperingatkan terhadap lemahnya penegakan langkah-langkah keamanan di sekolah-sekolah.

“Siswa kelas satu hingga empat, dan kelas enam hingga sembilan, akan menghadiri kelas seminggu sekali untuk periode awal tiga minggu,” katanya.

Syeda Akhter, kepala Sekolah Menengah Negeri Narinda Dhaka, mengatakan mereka telah secara ketat mengikuti pedoman dan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kami mengukur suhu setiap siswa di pintu masuk sekolah. Kami juga memastikan bahwa mereka mencuci atau membersihkan tangan mereka. Di kelas, siswa diinstruksikan untuk duduk terpisah tiga kaki untuk menjaga jarak sosial,” tambah Akhter.

Menurut asosiasi operator telekomunikasi Bangladesh, hanya 41% dari 169 juta penduduknya yang memiliki telepon pintar, dengan siswa di distrik pedesaan semakin menderita karena kurangnya internet berkecepatan tinggi.

Satu studi yang dilakukan oleh LSM Bangladesh BRAC menemukan bahwa sekitar 56% siswa negara itu tidak terhubung dengan kelas daring atau rekaman selama pandemi Covid-19.

“Untuk siswa kurang mampu ini, tidak ada pilihan selain menghadiri kelas langsung untuk mendapatkan pelajaran. Jadi saya yakin pemerintah telah membuat keputusan yang sangat baik dengan membuka kembali sekolah-sekolah tersebut,” kata Syed Md Golam Faruk, seorang pendidik kepada Al Jazeera.

Bangladesh pada Minggu (12/9) mencatat 51 kematian akibat Covid-19, menjadikan total jumlah kematian menjadi 26.931 kasus. Dengan 1.871 infeksi baru yang tercatat, jumlah total infeksi lebih dari 1,5 juta kasus.

Untuk membuka kembali sekolah, menurut pemerintah, hampir 97% guru dan staf di negara itu divaksinasi. Pihak sekolah juga melakukan sejumlah tindakan pencegahan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Saat Korsel Gelar Pameran Senjata, Korut Uji Coba Rudal Balistik

Satu rudal balistik diluncurkan sekitar pukul 10.17 waktu setempat dari sekitar Sinpo, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

DUNIA | 19 Oktober 2021

CDC AS Tempatkan Singapura di Kategori Level Tertinggi Risiko Covid-19

Negara-kota ultramodern Singapura telah naik dari Level 3 (risiko tinggi) untuk Covid-19, ke Level 4, kategori risiko tertinggi badan tersebut.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Pfizer Ajukan Otorisasi Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Kanada

Vaksin Pfizer-BioNTech yang sama ini disetujui di Kanada untuk usia 12 tahun ke atas.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Uni Eropa Evaluasi Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Vaksin tersebut didapati mampu menghasilkan respons imun yang kuat pada usia 5-11 tahun dalam uji klinis yang melibatkan 2.268 partisipan.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Singapura Memperluas Skema Kedatangan Tanpa Karantina bagi Pendatang dengan Vaksin

Pendatang yang divaksinasi penuh dari delapan negara akan dapat memasuki Singapura tanpa karantina mulai Selasa (19/10/2021).

DUNIA | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings