Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biden Sedang di Gerbong Kereta Saat Peristiwa 11 September

Sabtu, 11 September 2021 | 03:28 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Senator Joe Biden sedang dalam perjalanan naik kereta api dari Delaware ke Washington DC dan bicara di telepon dengan istrinya ketika pesawat kedua menabrak gedung World Trade Center, 11 September 2001.

"Ya Tuhan, ya Tuhan."
"Jill, ada apa?"
"Pesawat satu lagi ... menara satu lagi."

Biden, saat itu menjabat Ketua Komite Hubungan Luar Negeri di Senat, berada di kereta pagi berangkat dari stasiun Wilmington untuk bekerja di gedung parlemen di Washington DC.

Dua pesawat menghantam menara kembar World Trade Center, dan segera menyadarkan semua warga Amerika bahwa itu bukan kecelakaan, tetapi serangan disengaja oleh teroris.

Sekarang menjabat presiden, Biden akan memimpin peringatan dua dekade peristiwa itu dengan mengunjungi tiga lokasi di mana empat pesawat yang dibajak jatuh -- Ground Zero di New York; Shanksville, Pennsylvania; dan Pentagon di Arlington, Virginia.

Dalam memoarnya berjudul: "Janji untuk Dipenuhi: Dalam Hidup dan Politik”, Biden menggambarkan bagaimana dia berupaya menguatkan dan mempersatukan bangsa Amerika yang terguncang pada hari naas itu.

Dia juga mengungkap telah mengirim pesan kepada presiden waktu itu, George W Bush -- yang memulai perang di Afghanistan setelah tragedi dan kemudian diakhiri Biden akhir Agustus lalu.

Saat turun dari kereta di Stasiun Union, Biden mengatakan dia melihat asap tebal mengepul ke langit di atas Gedung Capitol. Pesawat ketiga baru saja menabrak Pentagon, yang tidak jauh letaknya dari Washington DC.

Dia melanjutkan perjalanan ke Capitol, di mana sedang dilakukan evakuasi terhadap semua penghuni kantor DPR dan Senat.

Saat ditelepon putrinya yang meminta dia keluar dari Washington, Biden berkeras bahwa Capitol adalah tempat yang paling aman, bahkan meskipun banyak yang mengatakan ada pesawat lain mengarah ke sana dan semua pimpinan Kongres sudah diangkut helikopter ke bunker.

"Brengsek, saya ingin masuk," ujarnya kepada seorang polisi di tangga masuk Capitol. Petugas tetap melarangnya masuk.

Seperti tertulis di memoarnya, Biden mengatakan penting bagi dia untuk menunjukkan ke bangsa ini bahwa aktivitas masih tetap berlangsung normal.

Linda Douglass, saat itu jurnalis ABC News, mengatakan dia melihat Biden dan senator John Warner dari Virginia membahas masalah senioritas di antara mereka, karena Biden ingin masa sidang Kongres tetap dibuka.

"Dia sungguh-sungguh merasa ini hal penting bagi pemerintahan untuk kembali bekerja," kata Douglass.

Setelah itu Biden setuju untuk wawancara dengan ABC News dan mengikuti Douglass beberapa blok ke lokasi di mana sudah disiapkan kamera.

Menurut Douglass, ketika Biden diwawancara, Presiden Bush masih di pesawat Air Force One, Wakil Presiden Dick Cheney diamankan di sebuah bunker dan para petinggi Kongres juga diungsikan ke tempat aman.

"Sangat penting bagi bangsa ini untuk mendengar pernyataan dari seorang tokoh senior di pemerintahan," kata Douglass.

Dalam wawancara, Biden mengatakan Amerika akan memburu siapa pun yang bertanggung jawab dalam serangan tersebut sembari mendesak warga untuk tetap tenang dan kompak.

"Terorisme menang ketika mereka bisa mengubah kemerdekaan sipil kita atau membungkam lembaga-lembaga kita," kata Biden.

"Kita harus tunjukkan bahwa tidak satu pun dari itu terjadi."

Lalu, dia menambahkan: "Bangsa ini terlalu besar, terlalu kuat, terlalu erat persatuannya dan terlalu kokoh dalam soal nilai-nilai untuk bisa diruntuhkan begitu saja. Dan itu tidak akan pernah terjadi."

Anggota DPR Bob Brady dari Philadelphia, teman lama Biden, sedang bersama dia pada hari itu.

Brady mengatakan dia memberi tumpangan pada Biden dan saudaranya Jim untuk pulang ketika Presiden Bush menelepon dari Air Force One untuk berterima kasih pada Biden atas komentarnya di televisi.

"Penting untuk menunjukkan ke rakyat Amerika bahwa semuanya sudah aman sekarang dan kita senasib dalam hal ini. Baik dari Partai Demokrat maupun Partai Republik, kami akan total mendukung presiden. Itu pesan yang disampaikan Joe, dan untuk itulah Presiden menelepon dia," kata Brady.

Brady mengenang bahwa Biden saat itu mendesak Bush untuk kembali ke ibu kota.

"Mr. President, pulanglah ke Washington,” kata Biden.

Dalam wawancara dengan CNN, Brady memberi pendapatnya.

“Anda pasti tidak ingin rakyat melihat pemimpinnya menuju bunker. Keluarkan dia dari sana, kembalikan ke Gedung Putih. Dan bagusnya, dia melakukan itu," kata Brady.

Biden juga menulis pembicaraannya dengan Bush, bahwa presiden memberi tahu kalau dia menuju ke sebuah lokasi rahasia di Midwest karena intelijen melarangnya kembali ke Washington DC.

"Waktu itu saya mengisahkan sebuah cerita tentang pemimpin perlawanan Prancis, Charles de Gaulle, menjelang akhir Perang Dunia II. Ketika Prancis dibebaskan, ada perayaan di Champs-Elysées, Paris oleh para tokoh penting, jenderal, dan perwira, dipimpin oleh de Gaulle sendiri. Saat mereka berbaris menuju Hôtel de Ville, suara tembakan terdengar dari atas dan semua tiarap kecuali de Gaulle. Dia terus berjalan tegak ke depan," tulis Biden.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNN

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komisi Eropa Apresiasi Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim Dunia

Timmermans mengungkapkan, ada ambisi yang jelas dari Indonesia, yaitu menjadi salah satu pemimpin iklim di ASEAN.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Saat Korsel Gelar Pameran Senjata, Korut Uji Coba Rudal Balistik

Satu rudal balistik diluncurkan sekitar pukul 10.17 waktu setempat dari sekitar Sinpo, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

DUNIA | 19 Oktober 2021

CDC AS Tempatkan Singapura di Kategori Level Tertinggi Risiko Covid-19

Negara-kota ultramodern Singapura telah naik dari Level 3 (risiko tinggi) untuk Covid-19, ke Level 4, kategori risiko tertinggi badan tersebut.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Pfizer Ajukan Otorisasi Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Kanada

Vaksin Pfizer-BioNTech yang sama ini disetujui di Kanada untuk usia 12 tahun ke atas.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Uni Eropa Evaluasi Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Vaksin tersebut didapati mampu menghasilkan respons imun yang kuat pada usia 5-11 tahun dalam uji klinis yang melibatkan 2.268 partisipan.

DUNIA | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
APPBI Komitmen Jaga Kapasitas Maksimal Pengunjung Mal

APPBI Komitmen Jaga Kapasitas Maksimal Pengunjung Mal

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings