Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2030, Setengah Penjualan Mobil di AS Ditarget dari Kendaraan Tanpa Emisi

Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:16 WIB
Oleh : Grace El Dora / LES

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Bidenpada Kamis (5/8/2021) mengatakan, akan menetapkan target setengah dari semua mobil yang dijual di AS pada 2030 merupakan kendaraan tanpa emisi. Demikian juru bicara Gedung Putih mengumumkan.

Rencana Biden mengikuti pelonggaran dramatis banyak peraturan lingkungan dan perlindungan iklim di bawah pemerintahan pendahulunya Donald Trump.

"Presiden akan menandatangani Perintah Eksekutif (EO) yang menetapkan target baru ambisius untuk membuat setengah dari semua kendaraan baru yang dijual pada 2030 merupakan kendaraan tanpa emisi. Termasuk kendaraan baterai listrik, kendaraan listrik hibrida plug-in, atau kendaraan bahan bakar sel listrik," kata pernyataan Gedung Putih, Kamis.

Perintah tersebut, ditandatangani Kamis, akan memposisikan Amerika untuk menjadi penggerak maju masa depan kendaraan listrik.

"Mengalahkan Tiongkok dan mengatasi krisis iklim," tambahnya.

Tiga produsen mobil besar Amerika, Ford, General Motors, dan Stellantis, menyatakan berbagi aspirasi mereka untuk mencapai penjualan 40%-50% kendaraan listrik. Termasuk kendaraan baterai listrik, bahan bakar sel, dan hibrida plug-in dalam kendaraan hibrida pada 2030.

Dalam pernyataan lain, manufaktur BMW, Honda, Volkswagon, dan Volvo yang kendaraan listriknya kerap dianggap lebih maju daripada pesaing AS mereka, memuji inisiatif tersebut.

Salah satu serikat pekerja terbesar di Amerika, United Auto Workers (UAW), mendukung langkah tersebut.

"Anggota UAW, saat ini dan masa depan, siap untuk membangun mobil dan truk listrik ini dan baterai yang ada di dalamnya," ujar presiden serikat pekerja Ray Curry dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui Gedung Putih.

"Anggota kami adalah senjata rahasia Amerika dalam memenangkan perlombaan global ini," imbuhnya.

Meskipun angka 50% tidak akan melebihi apa yang sudah dipertimbangkan oleh banyak manufaktur Amerika, itu adalah target curam bagi Amerika Serikat secara keseluruhan.

Negara ini adalah rumah bagi Tesla, pemimpin dunia dalam mobil listrik. Tetapi lambat untuk mengadopsi kendaraan semacam itu, terutama dibandingkan dengan Tiongkok atau Eropa.

Sementara sekitar 10% dari penjualan mobil Eropa adalah kendaraan listrik, jumlahnya kurang dari 2% di AS, menurut Badan Energi Internasional (IEA) pada 2020.

Biden juga bermaksud untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar dan peraturan emisi, yang telah digulirkan kembali secara dramatis di bawah pendahulunya Trump.

Emisi mobil adalah penyumbang tunggal terbesar AS untuk perubahan iklim.

Peraturan emisi saat ini, yang berlaku mulai Maret 2020, mengharuskan produsen untuk meningkatkan 1,5% efisiensi energi kendaraan mereka antara 2021 dan 2026, dibandingkan dengan 5% yang diminta oleh pemerintahan Barack Obama.

Pemerintahan Biden tidak segera mengungkap tujuan terukur baru.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA LAINNYA

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021

Perubahan Iklim Akan Perburuk Krisis di Afghanistan

Bagi jutaan rakyat Afghanistan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia hanya memperbesar perselisihan dan krisis.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Pandemi, Penjualan di Bhinneka.com Didominasi Peralatan Dapur dan Alat Tulis

Pandemi, Penjualan di Bhinneka.com Didominasi Peralatan Dapur dan Alat Tulis

EKONOMI | 15 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings