Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Amazon Didenda 746 Juta Euro di Luksemburg atas Isu Keamanan Data

Jumat, 30 Juli 2021 | 22:38 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

New York, Beritasatu.com - Amazon didenda 746 juta euro atau US$ 880 juta oleh otoritas Luksemburg dengan tuduhan peritel daring raksasa tersebut telah melanggar aturan perlindungan data Uni Eropa (UE), kata perwakilan Amazon pada Jumat (30/7/2021).

Denda itu dikeluarkan pada 16 Juli oleh Komisi Nasional Perlindungan Data (CNPD) Luksemburg, menyusul klaimnya bahwa pemrosesan data pribadi Amazon tidak sesuai dengan Peraturan Perlindungan Data Umum UE, jelas Amazon dalam pengajuan sekuritas.

"Kami percaya keputusan CNPD tidak berdasar dan berniat membela diri dengan penuh semangat dalam masalah ini," tambah perusahaan itu, Jumat (30/7/2021).

Dokumen Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) tidak memberikan rincian, tetapi Amazon digugat oleh kelompok konsumen Eropa yang mengklaim data pribadi dikumpulkan untuk penargetan iklan tanpa izin.

Itu adalah kasus terbaru dari perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS) tersebut, yang terkena pelanggaran undang-undang perlindungan data umum UE yang dikenal sebagai GDPR.

Amazon tahun lalu didenda 35 juta euro oleh otoritas Prancis karena gagal mengikuti undang-undang tentang cookie browser yang melacak pengguna. Google terkena denda 100 juta euro untuk pelanggaran serupa.

Laba Naik, Saham Merosot

Hanya satu hari sebelumnya, Amazon mengumumkan laba kuartal kedua perusahaan melonjak 48% dari tahun lalu menjadi US$ 7,8 miliar. Tetapi saham raksasa teknologi dan e-commerce itu jatuh pada angka pendapatan yang mengecewakan.

Total pendapatan meningkat 27% menjadi US$ 113,1 miliar, di bawah sebagian besar perkiraan Wall Street. Dengan demikian memicu penurunan sekitar 7% dalam perdagangan setelah jam kerja.

CFO Amazon Brian Olsavsky mengatakan pada panggilan pendapatan bahwa alasan hilangnya ekspektasi pendapatan tampaknya adalah vaksinasi, yang memberi orang kepercayaan diri untuk kembali beraksi di dunia nyata.

"Tidak hanya berbelanja luring, tetapi juga menjalani hidup dan pergi keluar. Ini menghilangkan waktu belanja. Ini fenomena yang bagus dan hebat," kata Olsavsky, Kamis (30/7/2021).

Andy Jassy, yang mengambil alih sebagai CEO awal bulan ini dari Jeff Bezos, mengatakan Amazon tetap fokus pada pengiriman barang dan jasa untuk konsumen selama pandemi.

"Selama 18 bulan terakhir, bisnis konsumen kami telah diminta untuk mengirimkan jumlah barang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Termasuk APD, makanan, dan produk lain yang membantu masyarakat di seluruh dunia mengatasi situasi sulit pandemi ini," Jassy menjelaskan.

Ia menambahkan, divisi komputasi cloud Amazon AWS telah membantu begitu banyak bisnis dan pemerintah mempertahankan kelangsungan bisnis. Hal ini dipicu oleh bertambahnya perusahaan yang mengajukan rencana untuk mengubah bisnis mereka dan beralih ke komputasi cloud.

Hasil laporan keuangan Amazon membatasi serangkaian pendapatan dari perusahaan teknologi besar, yang menyoroti lonjakan laba dan pendapatan. Pasalnya, gaya hidup digital dan tren kerja dari rumah masih berlanjut, bahkan dengan berakhirnya sebagian besar penguncian pandemi.

Saingan teknologi Facebook, Apple, Microsoft, dan perusahaan induk Google, Alphabet, semuanya melaporkan pendapatan dan laba yang lebih tinggi. Bahkan ketika mereka menghadapi pengawasan ketat dari regulator antimonopoli atas dominasi mereka yang semakin besar di sektor-sektor ekonomi utama.

Amazon telah menghadapi kritik atas kebijakan tempat kerjanya, tetapi berpendapat bahwa mereka membayar upah di atas rata-rata dan menginvestasikan miliaran dolar untuk keselamatan karyawan.

Semakin banyak konsumen beralih ke Amazon selama pandemi untuk pengiriman barang dan jasa, termasuk bahan makanan. Divisi komputasi awan perusahaan juga tumbuh untuk membantu bisnis dan konsumen tetap terhubung.

Amazon juga telah memperluas operasi streaming televisi dan kecerdasan buatan (AI).

Bezos mengundurkan diri awal bulan ini dari operasional harian di Amazon, sekitar 27 tahun setelah ia mendirikan perusahaan tersebut. Ia memilih untuk mencurahkan lebih banyak waktu bagi proyek lain, termasuk perusahaan Blue Origin yang sempat meluncurkannya ke luar angkasa di awal bulan ini.

Dimulai sebagai penjual buku daring, Amazon telah berkembang menjadi salah satu perusahaan yang bernilai paling tinggi di dunia. Perusahaan beroperasi di puluhan negara dan valuasi pasar sekitar US$ 1,8 triliun dan memiliki 1,3 juta karyawan.

Pendapatan Amazon untuk kuartal tersebut mencapai kisaran US$ 2 miliar di bawah perkiraan rata-rata analis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pertemuan G20, Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Dukungan untuk Afrika melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani dalam meningkatkan produksi pertanian dapat menciptakan ketahanan pangan global.

DUNIA | 17 September 2021

PBB: KTT IKlim Glasgow Berisiko Gagal

Pertemuan kritis tentang perubahan iklim akhir tahun ini di Glasgow, Skotlandia berisiko gagal.

DUNIA | 17 September 2021

INS Akan Perkuat Jejaring Masyarakat Indonesia -Norwegia

Duta Besar RI Oslo, Todung Mulya Lubis meresmikan Indonesia - Norway Society (INS) di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia para Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Al Qaeda Berkumpul Lagi di Afghanistan setelah Kemenangan Taliban

Kelompok teroris Al Qaeda mungkin berkumpul kembali di Afghanistan yang dikuasai Taliban.

DUNIA | 17 September 2021

Fasilitasi Perdagangan 4 Negara, Asosiasi Benelux-Indonesia Diluncurkan

Benelux-Indonesia atau Benelux-Indonesia Association (BIA) resmi diluncurkan di KBRI Brussel, Belgia pada Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Pandemi Covid Halangi 77 Juta Anak Bersekolah di 6 Negara

Sekolah untuk hampir 77 juta siswa di enam negara terus ditutup hampir sepenuhnya selama 18 bulan setelah pandemi Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Iran Akhirnya Validasi Vaksin Covid Johnson & Johnson

Otoritas kesehatan Iran akhirnya memvalidasi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson buatan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 17 September 2021

Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

Chile akan mengizinkan pelancong asing yang telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19 untuk memasuki negara itu mulai 1 Oktober.

DUNIA | 17 September 2021

Perselisihan Internal Taliban Telah Meningkat

Gesekan atau perselisihan internal antara pragmatis dan ideolog dalam kepemimpinan Taliban telah meningkat.

DUNIA | 17 September 2021

Laos Perpanjang Karantina Nasional hingga 30 September

Pemerintah Laos telah memperpanjang karantina nasional saat ini selama 15 hari lagi untuk menahan penyebaran Covid-19 hingga 30 September.

DUNIA | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Nadiem Ajak BEM Berkolaborasi Sukseskan Merdeka Belajar

Nadiem Ajak BEM Berkolaborasi Sukseskan Merdeka Belajar

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings