Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Janjikan Serangan Udara untuk Dukung Pasukan Afganistan

Senin, 26 Juli 2021 | 08:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) akan melanjutkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afganistan yang memerangi Taliban. Seperti dilaporkan AFP, pernyataan itu dilontarkan seorang jenderal tinggi AS pada Minggu (25/7/2021), saat gerilyawan melanjutkan serangan di seluruh negeri.

Sejak awal Mei, kekerasan meningkat setelah gerilyawan melancarkan serangan besar-besaran hanya beberapa hari setelah pasukan asing pimpinan AS memulai penarikan terakhir mereka.

Serangan mematikan Taliban telah membuat mereka merebut sejumlah wilayah, penyeberangan perbatasan dan mengepung beberapa ibu kota provinsi.

“Amerika Serikat telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afganistan selama beberapa hari terakhir, dan kami siap untuk melanjutkan tingkat dukungan yang meningkat ini dalam beberapa minggu mendatang jika Taliban melanjutkan serangan mereka,” kata Jenderal Kenneth McKenzie, Kepala Komando Pusat Angkatan Darat AS, kepada wartawan di Kabul.

McKenzie mengakui bahwa ada hari-hari sulit di masa depan bagi pemerintah Afganistan. Tetapi Afganistan bersikeras bahwa Taliban tidak mendekati kemenangan.

"Taliban berusaha menciptakan perasaan tak terhindarkan tentang serangan mereka. Mereka salah. Kemenangan Taliban tidak bisa dihindari," katanya.

Pernyataan McKenzie datang ketika para pejabat Afganistan di provinsi selatan Kandahar menyatakan pertempuran di wilayah itu telah membuat sekitar 22.000 keluarga mengungsi dalam sebulan terakhir.

“Mereka semua telah pindah dari distrik kota yang bergejolak ke daerah yang lebih aman,” kata Dost Mohammad Daryab, kepala departemen pengungsi provinsi kepada AFP.

Pada hari Minggu, pertempuran berlanjut di pinggiran kota Kandahar.

“Kelalaian beberapa pasukan keamanan, terutama polisi, telah membuka jalan bagi Taliban untuk sedekat ini. Kami sekarang mencoba untuk menyiapkan pasukan keamanan kami,” kata Lalai Dastageeri, wakil gubernur provinsi Kandahar, kepada AFP.

Pemerintah setempat telah mendirikan empat kamp untuk para pengungsi yang diperkirakan berjumlah sekitar 154.000 orang.

Warga Kandahar Hafiz Mohammad Akbar mengatakan rumahnya telah diambil alih oleh Taliban setelah dia melarikan diri.

"Mereka memaksa kami pergi. Saya sekarang tinggal bersama 20 anggota keluarga saya di sebuah kompleks tanpa toilet," kata Akbar.

Warga menyatakan kekhawatiran pertempuran mungkin meningkat dalam beberapa hari ke depan.

“Jika mereka benar-benar ingin berperang, mereka harus pergi ke padang pasir dan berperang, bukan menghancurkan kota. Bahkan jika mereka menang, mereka tidak bisa memerintah kota hantu," kecam Khan Mohammad, yang pindah ke kamp bersama keluarganya.

Dengan 650.000 penduduk, Kandahar adalah kota terbesar kedua di Afganistan setelah Kabul.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021

Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

Setelah diprotes India, Inggris mengklarifikasi Covishield versi vaksin AstraZeneca buatan India adalah vaksin yang disetujui

DUNIA | 23 September 2021

Khawatir Lonjakan Kasus Saat Liburan, Korsel Minta Tes Covid-19 Diperbanyak

Korsel memperingatkan orang-orang yang kembali dari liburan untuk melakukan tes Covid-19, sebelum mereka kembali masuk kerja.

DUNIA | 23 September 2021

Tiongkok Temukan Kembali Kasus Flu Burung Varian H5N6 pada Manusia

Tiongkok mendapati lagi satu kasus flu burung varian H5N6 pada seorang warga di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong.

DUNIA | 23 September 2021

Facebook Diperintahkan Buka Catatan Akun Terkait Kekerasan Anti-Rohingya

Hakim memerintahkan Facebook untuk merilis catatan akun terkait kekerasan anti-Rohingya di Myanmar yang ditutup raksasa media sosial itu.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Kucurkan Dana untuk Sistem Kesehatan Afghanistan

PBB mengeluarkan dana darurat pada Rabu (22/9/2021) untuk membantu mencegah sistem perawatan kesehatan Afghanistan yang rusak agar tidak runtuh.

DUNIA | 23 September 2021

Indonesia Ajak G-20 Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Afghanistan

Menlu Retno menegaskan, semua bantuan internasional harus menyasar rakyat Afghanistan yang memerlukan.

DUNIA | 23 September 2021

Jepang Gandakan Bantuan Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 kepada sejumlah negara lain, kata Perdana Menteri Yoshihide Suga.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Penetrasi Baru 4%, Ini Tantangan Gelar Jaringan Fixed Broadband di Indonesia

Penetrasi Baru 4%, Ini Tantangan Gelar Jaringan Fixed Broadband di Indonesia

DIGITAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings