Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Semiliar Dosis Vaksin Covid-19 dari G-7 Masih Tidak Cukup

Senin, 14 Juni 2021 | 07:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai janji pasokan satu miliar dosis vaksin Covid-19 dari kelompok negara G-7 masih tidak cukup untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Seperti dilaporkan RT, Minggu (13/6/2021), negara-negara G-7 telah berjanji untuk memasok setidaknya satu miliar dosis vaksin Covid-19 ke negara lain sebagai bagian dari upaya untuk “memvaksinasi dunia.”

“Untuk benar-benar mengakhiri pandemi Covid-19, tujuan kami harus memvaksinasi setidaknya 70% populasi Bumi pada saat G7 bertemu di Jerman tahun depan. Untuk melakukan target itu, kita membutuhkan 11 miliar. dosis,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Kami menyambut baik pengumuman murah hati yang dibuat tentang sumbangan vaksin, tetapi kami membutuhkan lebih banyak, dan sekarang,” tambahnya.

Pada hari terakhir pertemuan G-7 di Cornwall, Inggris pada Minggu, kelompok tersebut mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui agenda bersama untuk “mengakhiri pandemi” segera dimulai. G-7 akan mendorong upaya internasional yang intensif untuk memvaksinasi dunia dengan vaksin yang aman untuk sebanyak mungkin orang, secepat mungkin.

“Total komitmen G-7 sejak awal pandemi menyediakan total lebih dari dua miliar dosis vaksin, dengan komitmen sejak terakhir kali kita bertemu pada Februari 2021, termasuk di sini di Teluk Carbis, menyediakan satu miliar dosis selama tahun depan,” pernyataan G-7, menambahkan bahwa prioritasnya adalah untuk menyediakan "vaksin yang terjangkau untuk negara-negara termiskin" dengan bekerja sama dengan sektor swasta.

Setengah dari vaksin akan datang dari Amerika Serikat, sementara 100 juta dosis akan datang dari Inggris.

Anggota G-7 adalah Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, dan juga termasuk perwakilan dari Uni Eropa. Tahun ini, para pemimpin Australia, India, Korea Selatan, dan Afrika Selatan juga diundang sebagai tamu.

Meski target ekspor vaksin tinggi, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa jumlah tersebut tidak cukup untuk menghentikan pandemi.

Dikonfirmasi atas pernyataan direktur jenderal WHO, PM Inggris Boris Johnson mengatakan dia menolak anggapan bahwa Inggris dan negara-negara G-7 lainnya tidak melakukan cukup banyak. Johnson mencatat bahwa Inggris adalah "salah satu donor terbesar di dunia.

“Meskipun harus menghabiskan 407 miliar pound sterling untuk mendukung pekerjaan dan keluarga dan mata pencaharian di negara ini, kami menghabiskan 10 miliar pound sterling untuk mendukung yang termiskin dan paling membutuhkan. Saya pikir orang-orang mengerti bahwa kami masih menjadi penyumbang bantuan terbesar kedua di G-7 dan saya pikir orang bisa sangat bangga akan hal itu,” kata perdana menteri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

AS dan Inggris Sambut Janji Tiongkok untuk Akhiri Pendanaan Batu Bara

Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan untuk proyek-proyek batu bara di luar negeri.

DUNIA | 23 September 2021

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Aljazair menutup wilayah udara untuk semua pesawat Maroko, sipil dan militer.

DUNIA | 23 September 2021

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021

Boeing: Tiongkok Akan Beli 8.700 Pesawat Baru dalam 20 Tahun

Maskapai penerbangan Tiongkok kemungkinan akan membeli 8.700 pesawat senilai US$ 1,47 triliun selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 23 September 2021

Untuk Lansia, FDA Akan Izinkan Dosis Ketiga Vaksin Covid Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengesahkan dosis ketiga dari vaksin Pfizer-Biontech dalam waktu dekat.

DUNIA | 23 September 2021

Pakar Inggris: Covid-19 Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Covid-19 akan menyerupai flu biasa pada musim semi tahun depan ketika imunitas manusia sudah makin kuat karena vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

MEGAPOLITAN | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings