Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Junta Myanmar Tuduh Tentara Etnis Lakukan Pengeboman

Minggu, 13 Juni 2021 | 15:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Junta Myanmar pada Sabtu (12/6/2021) menuduh beberapa dari dua lusin kelompok etnis bersenjata di negara itu melakukan pengeboman. Seperti dilaporkan Reuters, kelompok tersebut memberikan pelatihan kepada lawan-lawannya untuk melakukan gelombang pengeboman yang menargetkan gedung-gedung publik termasuk sekolah.

Serangan bom telah menjadi kejadian sehari-hari ketika tentara berjuang untuk memaksakan otoritas setelah merebut kekuasaan dari pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari.

Pada konferensi pers, juru bicara junta Zaw Min Tun mengidentifikasi tiga kelompok etnis bersenjata yang katanya telah memberikan pelatihan kepada "teroris" - Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA), Persatuan Nasional Karen (KNU) dan Partai Progresif Nasional Karenni (KNPP) - yang memiliki sayap bersenjata.

Reuters tidak segera dapat menghubungi salah satu dari mereka untuk memberikan komentar.

Zaw Min Tun mengatakan informasi pihak berwenang bahwa Organisasi Bersenjata Etnis (EAO) memberikan pelatihan berasal dari orang-orang yang telah ditangkap dan peralatan yang ditangkap.

"Pelajaran eksplosif yang mereka berikan digunakan untuk menghancurkan gedung-gedung publik," katanya.

Beberapa kelompok etnis bersenjata, yang telah berjuang selama beberapa dekade untuk otonomi yang lebih besar, telah mengalami gencatan senjata yang goyah.

Tapi konflik telah mereda sejak kudeta dengan beberapa kelompok secara terbuka mendukung pengunjuk rasa anti-junta. Sementara itu, kelompok bersenjata baru bermunculan di beberapa bagian negara itu untuk menentang kekuasaan militer.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bom Rakitan di Pot Bunga Meledak di Jalalabad, Afghanistan

Menurut laporan media lokal, bom rakitan disembunyikan di pot bunga di salah satu jalan dan meledak di jam-jam sibuk di pagi hari.

DUNIA | 25 September 2021

Bebas dari Penjara, Eksekutif Huawei Tinggalkan Kanada Naik Pesawat Carter

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah.

DUNIA | 25 September 2021

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak.

DUNIA | 25 September 2021

Taliban Serukan Tumpas ISIS di Afghanistan

Seorang pejabat senior Taliban berjanji akan menumpas kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Khorasan yang beroperasi di Afghanistan.

DUNIA | 25 September 2021

Redam Pemberontak Sipil, Militer Myanmar Rekrut Milisi Brutal

Militer Myanmar merekrut milisi terkenal kejam untuk memerangi perlawanan sipil.

DUNIA | 25 September 2021

AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas

Aparat keamanan Amerika Serikat (AS) membubarkan kamp pengungsi darurat di kolong jembatan Texas, Amerika Serikat (AS) yang berbatasan dengan Meksiko.

DUNIA | 25 September 2021

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Dalam hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, Turkmenistan belum melaporkan satu pun kasus infeksi. Aktivis setempat mengatakan klaim itu bohong.

DUNIA | 25 September 2021

Indonesia Beberkan Strategi Mewujudkan Transformasi Sistem Pangan

Indonesia membagikan strategi untuk mewujudkan transformasi sistem pangan di markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 25 September 2021

Kanada Bebaskan Eksekutif Huawei yang Ditahan

Kanada membebaskan Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou yang sempat ditahan selama tiga tahun,

DUNIA | 25 September 2021

7 Negara Janji Hentikan Bangun PLTU Batu Bara

Tujuh negara telah menandatangani janji untuk menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara baru.

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 25 September 2021

Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 25 September 2021

BERITA GRAFIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings