Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sejak Kudeta Myanmar, Banyak Dokter Tolak Bekerja di RS Pemerintah

Minggu, 13 Juni 2021 | 10:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Mandalay, Beritasatu.com- Keruntuhan layanan kesehatan Myanmar telah menimbulkan dampak signifikan. Sejak kudeta pada Februari lalu, banyak dokter menolak untuk bekerja di rumah sakit pemerintah.

Seperti dilaporkan nytimes, Sabtu (12/6/2021), pelayanan kesehatan berakhir ketika dokter di Rumah Sakit Umum Mandalay keluar dari pekerjaan untuk memprotes kudeta.

Tentara segera menduduki rumah sakit dan lainnya di seluruh Myanmar. Mereka menggunakan rumah sakit sebagai basis untuk tindakan keras terhadap siapa pun yang menentang kekuasaan mereka. Banyak pekerja medis dan calon pasien menjauh karena takut ditangkap atau mengalami risiko yang lebih buruk.

U Hla Min, seorang petani padi Myanmar, sedang mendapatkan terapi radiasi reguler untuk kanker ketika militer merebut kekuasaan pada 1 Februari. Bahkan ketika kesehatannya memburuk, dia mendukung keputusan para dokter untuk berhenti bekerja di fasilitas yang dikelola negara. Para dokter membantu pemogokan umum yang hampir menghentikan perekonomian.

“Saya tahu saya sekarat. Tetapi saya tidak akan pernah menyalahkan para dokter, karena orang-orang muda sekarat di jalan setelah ditembak oleh polisi dan tentara. Dibandingkan dengan mereka, kematianku bukanlah apa-apa,” katanya dalam satu wawancara pada akhir April.

Sejak kudeta, lebih dari 860 orang diyakini telah dibunuh oleh pasukan keamanan, yang telah menembak mati pengunjuk rasa, pengamat dan bahkan anak-anak. Tetapi para ahli kesehatan mengatakan kerusakan sistem perawatan kesehatan masyarakat Myanmar mengambil korban yang lebih besar.

Menurut para dokter, ratusan nyawa hilang setiap minggu karena operasi darurat tidak dilakukan. Program pencegahan penyakit telah dihentikan, termasuk kampanye vaksinasi anak. Banyak dokter yang menolak bekerja untuk rezim sedang merawat pasien di rumah sakit swasta atau klinik bawah tanah, tetapi fasilitas tersebut tidak dapat memberikan perawatan khusus yang dapat dilakukan oleh rumah sakit umum besar seperti Mandalay General.

“Saya tahu ada ratusan orang yang meninggal setiap minggunya. Tentu saja, saya merasa kasihan dan sangat sedih untuk itu, tetapi yang paling penting bagi negara kita adalah menjatuhkan militer. Jika tidak, generasi masa depan kita dan negara kita akan mati,” kata Kyaw Moe, salah satu ahli bedah umum Mandalay, yang sekarang menangani pasien di klinik swasta.

Krisis kesehatan yang oleh seorang pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) disebut sebagai “darurat kesehatan,” datang pada saat yang berpotensi kritis dalam pandemi Covid-19 untuk Myanmar.

Ada laporan wabah yang signifikan di kota-kota dekat perbatasan dengan India, di mana varian baru telah mengamuk, tetapi pengujian dan vaksinasi di Myanmar hampir berhenti.

Para ahli khawatir virus itu dapat menyebar tanpa terdeteksi dan membanjiri rumah sakit dan klinik yang kekurangan staf dalam beberapa bulan mendatang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pertemuan G20, Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Dukungan untuk Afrika melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani dalam meningkatkan produksi pertanian dapat menciptakan ketahanan pangan global.

DUNIA | 17 September 2021

PBB: KTT IKlim Glasgow Berisiko Gagal

Pertemuan kritis tentang perubahan iklim akhir tahun ini di Glasgow, Skotlandia berisiko gagal.

DUNIA | 17 September 2021

INS Akan Perkuat Jejaring Masyarakat Indonesia -Norwegia

Duta Besar RI Oslo, Todung Mulya Lubis meresmikan Indonesia - Norway Society (INS) di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia para Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Al Qaeda Berkumpul Lagi di Afghanistan setelah Kemenangan Taliban

Kelompok teroris Al Qaeda mungkin berkumpul kembali di Afghanistan yang dikuasai Taliban.

DUNIA | 17 September 2021

Fasilitasi Perdagangan 4 Negara, Asosiasi Benelux-Indonesia Diluncurkan

Benelux-Indonesia atau Benelux-Indonesia Association (BIA) resmi diluncurkan di KBRI Brussel, Belgia pada Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Pandemi Covid Halangi 77 Juta Anak Bersekolah di 6 Negara

Sekolah untuk hampir 77 juta siswa di enam negara terus ditutup hampir sepenuhnya selama 18 bulan setelah pandemi Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Iran Akhirnya Validasi Vaksin Covid Johnson & Johnson

Otoritas kesehatan Iran akhirnya memvalidasi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson buatan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 17 September 2021

Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

Chile akan mengizinkan pelancong asing yang telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19 untuk memasuki negara itu mulai 1 Oktober.

DUNIA | 17 September 2021

Perselisihan Internal Taliban Telah Meningkat

Gesekan atau perselisihan internal antara pragmatis dan ideolog dalam kepemimpinan Taliban telah meningkat.

DUNIA | 17 September 2021

Laos Perpanjang Karantina Nasional hingga 30 September

Pemerintah Laos telah memperpanjang karantina nasional saat ini selama 15 hari lagi untuk menahan penyebaran Covid-19 hingga 30 September.

DUNIA | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings