Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Bagikan 80 Juta Dosis Vaksin, 75% Melalui Covax

Jumat, 4 Juni 2021 | 20:49 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menguraikan rencananya untuk 80 juta dosis vaksin virus corona pertama yang akan didistribusikan oleh pemerintah AS secara global sebelum Juli. Sebanyak 75% dosis akan disalurkan melalui program vaksinasi global virus corona, Covax.

Dalam sebuah lembar fakta, perwakilan Gedung Putih mengatakan bahwa untuk dosis yang dibagikan melalui Covax, pemerintah AS akan memprioritaskan negara-negara di Amerika Latin dan Karibia, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika. Tujuannya mencegah gelombang infeksi baru.

"Kami membagikan dosis ini bukan untuk mengamankan bantuan atau mencari pengakuan. Kami membagikan vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa dan memimpin dunia dalam mengakhiri pandemi, dengan kekuatan teladan kita dan dengan nilai-nilai kita," kata Biden dalam sebuah pernyataan, Jumat (4/6/2021).

Awal tahun ini, Biden berjanji untuk mengekspor 60 juta dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara di seluruh dunia. Ia lalu menaikkannya menjadi 80 juta dosis.

Komitmen itu muncul di tengah tekanan dari pemerintah lain untuk menggunakan surplus vaksin besar milik AS, karena kemajuan signifikan dalam meluncurkan vaksinasi di dalam negeri. Sejumlah pihak mendesak adanya bantuan ke negara-negara yang berjuang melawan gelombang infeksi.

"Proses untuk mengekspor 25 juta dosis pertama sedang berlangsung. Kami akan memenuhi komitmen presiden sebesar 80 juta dosis pada akhir Juni," koordinator tanggap Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients mengatakan kepada AFP.

Ia mengatakan, tahap pertama berasal dari pasokan dosis federal. Bantuan akan terdiri dari kombinasi tiga vaksin dengan otorisasi penggunaan darurat AS saat ini, yakni vaksin Johnson & Johnson, Moderna, dan Pfizer/ BioNTech.

Vaksin yang dibuat oleh AstraZeneca belum mendapatkan otorisasi AS, tetapi sedang digunakan di tempat lain.

Covax adalah skema internasional yang didirikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aliansi vaksin Gavi. Program tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan vaksin yang cukup untuk 30% populasi di 92 negara termiskin yang berpartisipasi, di antaranya 20% di India, dengan negara pendonor menanggung biayanya.

Gavi dengan cepat menyambut langkah Biden. "Pengumuman ini memungkinkan kami untuk segera memberikan lebih banyak dosis ke negara-negara, di tengah iklim pasokan global yang terbatas," Kepala Eksekutif Gavi Seth Berkley mengatakan, dengan ajakan untuk bergerak mengakhiri fase akut pandemi.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menimbang untuk mengatakan dirinya "sangat menghargai" langkah pemerintah AS.

Fleksibilitas

Menurut rencana pemerintah AS, dari 25 juta dosis pertamanya, sekitar tujuh juta dialokasikan untuk Asia terutama India, Nepal, Bangladesh, Afghanistan, dan Vietnam.

Sekitar enam juta dialokasikan untuk negara-negara di Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Karibia, termasuk Brazil, Argentina, Kolombia, Kosta Rika, dan Haiti.

Lima juta dosis dicadangkan untuk Afrika dan akan didistribusikan dalam koordinasi dengan Uni Afrika, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan.

Enam juta dosis sisanya akan dibagikan langsung ke negara-negara yang mengalami lonjakan atau yang sedang dalam krisis. Selain itu, negara tetangga Kanada dan Meksiko akan mendapat bantuan dan "mitra penerima" seperti Korea Selatan, Ukraina, Gaza, dan Irak.

Sullivan menekankan, pemerintah AS ingin "mempertahankan fleksibilitas" tentang mengalokasikan dosis di luar program Covax sesuai kebutuhan.

"Saat kami memanfaatkan pengalaman mendistribusikan dosis vaksin yang diumumkan hari ini, kami akan memiliki lebih banyak detil untuk memberikan tentang bagaimana dosis selanjutnya akan dibagikan," kata Biden.

Pemerintah India menyatakan terima kasih, dengan Perdana Menteri Narendra Modi mengunggah di akun media sosial Twitter, dirinya berbicara dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris setelah pengumuman tersebut.

“Saya sangat menghargai jaminan pasokan vaksin ke India sebagai bagian dari Strategi AS untuk Global Vaccine Sharing," Modi mengunggah.

Covax dibangun untuk memastikan distribusi vaksin yang adil, terutama ke negara-negara berpenghasilan rendah. Program tersebut telah mengirimkan hampir 80 juta dosis ke 127 wilayah hingga saat ini. Vaksin AstraZeneca mencapai 97% dari pasokan dosis sejauh ini, selebihnya adalah vaksin Pfizer-BioNTech. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia dan Yordania Sepakat Tangkal Ideologi Takfiri

Indonesia dan Yordania sepakat akan pentingnya upaya pencegahan terorisme di masa pandemi Covid-19.

DUNIA | 4 Juni 2021

Malaysia Peringatkan Peningkatan Kematian Covid-19 pada Anak

Otoritas kesehatan Malaysia menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona dan kasus serius yang melibatkan anak-anak.

DUNIA | 4 Juni 2021

Malaysia Khawatirkan Peningkatan Kasus Covid-19 pada Anak

Sebanyak 27 anak, termasuk 19 anak di bawah usia lima tahun, juga harus dirawat di ruang perawatan intensif antara Januari dan Mei.

DUNIA | 4 Juni 2021

Soal Suksesi di Israel, Warga Palestina: Tak Akan Ada Perubahan

"Tidak ada perbedaan antara satu pemimpin Israel dan yang lain," kata Ahmed Rezik (29), warga Palestina pegawai pemerintah di Gaza.

DUNIA | 4 Juni 2021

KJRI Hong Kong Repatriasi 61 WNI dari Makau

Sejauh ini tercatat total 618 WNI telah dibantu kepulangannya ke Indonesia. Total ada 14 kloter kepulangan sampai akhir Mei 2021.

DUNIA | 4 Juni 2021

Ketua Tokyo 2020: Pertandingan 100% Berlangsung dengan Sisa 50 Hari

Olimpiade Tokyo 100% pasti akan berlangsung, kata penyelenggara utama pada Kamis (3/6/2021).

DUNIA | 4 Juni 2021

Es di Laut Arktik Menipis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Perhitungan kami mendapati kedalaman salju yang menurun ini untuk pertama kalinya, dan menunjukkan bahwa es laut menipis lebih cepat.

DUNIA | 4 Juni 2021

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Hak Anak-Anak

Pandemi virus corona telah sangat mempengaruhi hak-hak anak di seluruh dunia.

DUNIA | 4 Juni 2021

Pemerintah Bayangan Myanmar Ajak Rohingya Bergabung Hadapi Junta Militer

Di Myanmar, etnis Rohingya secara luas dilihat sebagai penyelundup dari Bangladesh dan telah ditolak kewarganegaraannya.

DUNIA | 4 Juni 2021

2 Hari Beruntun, Kasus Kematian Covid-19 di Malaysia di Atas 100

penelitian yang dilakukan universitas di Amerika telah memproyeksikan, angka kematian Covid-19 Malaysia dapat mencapai 26.000 pada bulan September.

DUNIA | 4 Juni 2021


TAG POPULER

# IHSG


# Akidi Tio


# UMKM


# Greysia Polii


# Pesawat Kepresidenan



TERKINI

Beli Mobil di Masa Relaksasi PPnBM, Jangan Lupa Tetap Dilindungi

OTOMOTIF | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS