Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Hak Anak-Anak

Jumat, 4 Juni 2021 | 09:17 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Den Haag, Beritasatu.com - Pandemi virus corona telah sangat mempengaruhi hak-hak anak di seluruh dunia, dengan kaum muda mempertaruhkan "bencana bergenerasi" jika pemerintah tidak bertindak, kata sebuah kelompok hak asasi dalam survei tahunan Kamis (3/6/2021).

Jutaan anak telah kehilangan pendidikan karena pembatasan Covid-19. Sementara itu, akan ada dampak jangka panjang dalam hal kesehatan fisik dan mental anak, menurut lembaga non-profit Belanda KidsRights saat meluncurkan peringkat tahunannya.

Survei tersebut menempatkan Islandia, Swiss, dan Finlandia sebagai yang terbaik untuk hak-hak anak. Chad, Afghanistan, dan Sierra Leone sebagai yang terburuk, dari total 182 negara.

Marc Dulleart, pendiri dan ketua KidsRights, mengatakan bahwa efek pandemi pada anak-anak sangat disayangkan telah melebihi prediksi lembaga di awal tahun lalu.

"Selain dari pasien virus corona, anak-anak paling terpukul. Tidak secara langsung oleh virus itu sendiri, tetapi pada dasarnya gagal melalui tindakan yang ditunda dari pemerintah di seluruh dunia," katanya, Kamis (3/6/2021).

"Pemulihan pendidikan adalah kunci untuk menghindari bencana generasi," tambah Dulleart.

Kelompok itu mengatakan, sekolah untuk lebih dari 168 juta anak telah ditutup selama hampir satu tahun penuh. Satu dari tiga anak di seluruh dunia tidak dapat mengakses pembelajaran jarak jauh sementara sekolah mereka ditutup.

Tambahan 142 juta anak jatuh ke dalam kemiskinan materi karena ekonomi global dilanda pandemi, sementara 370 juta anak tidak mendapatkan makanan sekolah.

KidsRights memberikan penghormatan kepada pesepak bola Manchester United dan Inggris Marcus Rashford atas kampanyenya untuk memperpanjang program makanan sekolah gratis.

Lembaga tersebut juga memuji pemerintah Bangladesh karena mengambil alih saluran televisi nasional untuk home schooling dan memuji Belgia dan Swedia karena berusaha menjaga sekolah tetap buka.

Sementara itu, sebanyak 80 juta anak di bawah usia satu tahun dapat kehilangan vaksinasi rutin untuk penyakit lain karena gangguan pada sistem perawatan kesehatan, katanya.

Laporan itu mengatakan ada juga peningkatan drastis dalam kekerasan dalam rumah tangga selama penguncian, dengan anak-anak kerap menjadi korban.

KidsRights memasukkan Palestina dalam daftarnya untuk pertama kalinya, menempatkannya di posisi 104 karena fokus pada perawatan kesehatan meskipun dalam keadaan sulit.

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya KidsRights memberikan skor rendah untuk Inggris, Australia dan Selandia Baru, karena kurangnya perlindungan hukum bagi anak-anak dibandingkan kekayaan mereka.

Inggris dan Selandia Baru masing-masing berada di peringkat 169 dan 168, di bawah Korea Utara, Suriah, Irak, dan Sudan, dan tepat di depan Eritrea. Austria dan Hongaria juga turun drastis karena adanya diskriminasi.

Survei tersebut menggunakan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengukur bagaimana negara-negara memenuhi Konvensi PBB tentang Hak Anak. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

AS dan Inggris Sambut Janji Tiongkok untuk Akhiri Pendanaan Batu Bara

Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan untuk proyek-proyek batu bara di luar negeri.

DUNIA | 23 September 2021

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Aljazair menutup wilayah udara untuk semua pesawat Maroko, sipil dan militer.

DUNIA | 23 September 2021

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021

Boeing: Tiongkok Akan Beli 8.700 Pesawat Baru dalam 20 Tahun

Maskapai penerbangan Tiongkok kemungkinan akan membeli 8.700 pesawat senilai US$ 1,47 triliun selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 23 September 2021

Untuk Lansia, FDA Akan Izinkan Dosis Ketiga Vaksin Covid Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengesahkan dosis ketiga dari vaksin Pfizer-Biontech dalam waktu dekat.

DUNIA | 23 September 2021

Pakar Inggris: Covid-19 Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Covid-19 akan menyerupai flu biasa pada musim semi tahun depan ketika imunitas manusia sudah makin kuat karena vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

NASIONAL | 32 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings