Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hingga Otonomi Kashmir Dipulihkan, PM Pakistan Tolak Perundingan dengan India

Rabu, 12 Mei 2021 | 14:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com- Perdana Menteri Pakistan pada Selasa (11/5/2021) menolak perundingan dengan India, negara saingan nuklir tetangganya. Seperti dilaporkan AP, Islamabad menegaskan bahwa perundingan tidak dapat terjadi sampai New Delhi memulihkan status semi-otonom dari wilayah Kashmir yang disengketakan.

Pernyataan Imran Khan tampaknya dimaksudkan untuk menekan spekulasi pembicaraan rahasia baru-baru ini antara kedua belah pihak. Spekulasi dipicu oleh laporan media lokal yang mengklaim bahwa negosiasi rahasia Pakistan-India telah menghasilkan pengumuman Februari ketika kedua belah pihak berjanji untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata tahun 2003 di Kashmir yang terpecah.

Sejak itu, oposisi Pakistan menuntut Khan secara terbuka menjelaskan kebijakannya di India dan menyatakan apakah pemerintahnya terlibat dalam pembicaraan rahasia di wilayah yang terpecah tersebut.

Kashmir terbagi antara Pakistan dan India dan diklaim oleh keduanya secara keseluruhan. Kedua belah pihak telah berperang dua dari tiga perang mereka di Kashmir sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947.

Khan menanggapi pertanyaan dalam obrolan langsung yang dijuluki "Prime MInister On Call With You." Dia mengatakan ingin meyakinkan orang-orang Kashmir bahwa tidak akan ada pembicaraan antara Pakistan dan India sampai New Delhi membalikkan langkah 2019 di mana Kashmir dicabut dari status semi-otonominya. Langkah India untuk mengambil kendali langsung atas sektor Kashmir yang dikelola India memicu kerusuhan.

Sejauh ini, belum ada komentar langsung dari pihak India.

Meskipun belum ada pembicaraan publik, militer Pakistan dan India pada Februari berjanji untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata tahun 2003.

Masih menjadi misteri bagaimana pengumuman itu terjadi sampai Uni Emirat Arab mengakui bahwa mereka memainkan peran dalam membuat kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata di tengah meningkatnya ketegangan. Sejak itu, gencatan senjata sebagian besar telah dilaksanakan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dalam 24 Jam, Kasus Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 4.205

Kasus kematian akibat Covid-19 di India meningkat dengan rekor 4.205 melampaui angka total 250.000 pada Rabu (12/5/2021).

DUNIA | 12 Mei 2021

Ukraina: Ada 100.000 Tentara Rusia Masih Bertahan di Perbatasan

Ukraina menyatakan Rusia masih menempatkan 100.000 tentara di dekat perbatasannya.

DUNIA | 12 Mei 2021

Dokter India: Kotoran Sapi Tidak Akan Sembuhkan Panyakit Covid-19

Kepala Asosiasi Medis India JA Jayalal telah memperingatkan sesama warganya agar tidak melumuri tubuh dengan kotoran sapi sebagai pengobatan untuk Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

Indonesia Kirim Bantuan 200 Unit Oxygen Concentrator untuk India

Indonesia hari ini mengirimkan bantuan ke India berupa 200 unit oxygen concentrator (konsentrator oksigen) dalam bentuk hibah kemanusiaan

DUNIA | 12 Mei 2021

Serangan Udara Israel Makin Gencar, 35 Tewas di Gaza

Serangan bom Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 35 orang, termasuk 12 anak-anak.

DUNIA | 12 Mei 2021

Taiwan Perketat Pembatasan Setelah Kasus Covid-19 Lokal

Pemerintah Taiwan pada Selasa (11/5/2021) memperketat aturan pertemuan publik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

Biden: Separuh Pemimpin Dunia Minta Bantuan Vaksin Covid-19 dari AS

Presiden Joe Biden mengatakan bahwa hampir separuh pemimpin dunia telah meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

WHO: Varian Covid-19 Asal India Ditemukan di 44 Negara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Rabu (12/5/2021) bahwa varian Covid-19 di balik percepatan wabah India telah ditemukan di 44 negara.

DUNIA | 12 Mei 2021

Hamas Klaim Tembak 130 Roket ke Israel

Hamas menyatakan pihaknya menembakkan lebih dari 100 roket ke kota Tel Aviv di Israel.

DUNIA | 12 Mei 2021

PBB: Tak Ada Tanda Kekerasan Myanmar Berakhir

PBB menyatakan tidak ada tanda kekerasan militer Myanmar akan berakhir, meskipun semua upaya internasional dikerahkan.

DUNIA | 12 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS