Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ukraina: Ada 100.000 Tentara Rusia Masih Bertahan di Perbatasan

Rabu, 12 Mei 2021 | 14:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kiev, Beritasatu.com- Ukraina menyatakan Rusia masih menempatkan 100.000 tentara di dekat perbatasannya. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (11/5/2021), Kepala Dinas Keamanan Ukraina Ivan Bakanov mengatakan pasukan Rusia tetap ditempatkan di dekat timur Ukraina dan di Krimea meskipun ada perintah penarikan mundur.

Komentar Ivan Bakanov pada hari Selasa menggemakan pernyataan sebelumnya oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang pada hari Senin menuduh Rusia gagal menarik sepenuhnya perangkat keras dan pasukan militer dari daerah perbatasan setelah kebuntuan kedua negara.

Pengerahan militer Rusia terjadi dengan latar belakang peningkatan pertempuran di wilayah timur Donetsk dan Luhansk yang dilanda konflik Ukraina, tempat pasukan pemerintah memerangi pasukan separatis yang didukung Rusia sejak pemberontak merebut sebagian wilayah di sana pada April 2014.

Sebagai bagian dari manuver Moskwa, unit militer Rusia juga melakukan latihan di wilayah Laut Hitam Krimea, yang direbut dari Kyiv pada Maret 2014.

Rusia tidak secara terbuka mengumumkan jumlah tentara yang telah dipindahkan ke daerah perbatasan, tetapi diplomat utama Uni Eropa Josep Borrell pada pertengahan April menyebutkan angkanya lebih dari 100.000.

NATO dan Amerika Serikat - anggota utama aliansi keamanan transatlantik - sementara itu mengatakan peningkatan itu adalah yang terbesar di Rusia sejak mereka melakukan aneksasi Krimea.

Moskwa membela gerakan pasukan itu, dengan menyatakan sebagai bagian dari latihan untuk merespons kegiatan NATO dan Ukraina, yang merupakan sekutu kelompok itu tetapi bukan anggota formal.

Setelah berminggu-minggu ketegangan yang membara, rusia memerintahkan penarikan beberapa pasukan mulai 23 April.

Tetapi krisis telah mengirim hubungan Rusia dengan Kiev dan sekutu Baratnya jatuh ke posisi terendah baru. Hubungan kedua negara juga tegang karena perlakuan Moskwa terhadap kritikus Kremlin yang dipenjara Alexey Navalny, dan tuduhan peretasan dan campur tangan pemilihan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pekan lalu mengatakan Washington dapat meningkatkan bantuan keamanan untuk Ukraina setelah apa yang disebutnya tindakan "sembrono dan agresif" Rusia dalam mengumpulkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina.

Selama kunjungan ke Kiev, Blinken mengatakan Rusia telah meninggalkan sejumlah besar tentara dan peralatan meskipun mengumumkan penarikan pasukannya dari daerah tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dokter India: Kotoran Sapi Tidak Akan Sembuhkan Panyakit Covid-19

Kepala Asosiasi Medis India JA Jayalal telah memperingatkan sesama warganya agar tidak melumuri tubuh dengan kotoran sapi sebagai pengobatan untuk Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

Indonesia Kirim Bantuan 200 Unit Oxygen Concentrator untuk India

Indonesia hari ini mengirimkan bantuan ke India berupa 200 unit oxygen concentrator (konsentrator oksigen) dalam bentuk hibah kemanusiaan

DUNIA | 12 Mei 2021

Serangan Udara Israel Makin Gencar, 35 Tewas di Gaza

Serangan bom Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 35 orang, termasuk 12 anak-anak.

DUNIA | 12 Mei 2021

Taiwan Perketat Pembatasan Setelah Kasus Covid-19 Lokal

Pemerintah Taiwan pada Selasa (11/5/2021) memperketat aturan pertemuan publik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

Biden: Separuh Pemimpin Dunia Minta Bantuan Vaksin Covid-19 dari AS

Presiden Joe Biden mengatakan bahwa hampir separuh pemimpin dunia telah meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 12 Mei 2021

WHO: Varian Covid-19 Asal India Ditemukan di 44 Negara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Rabu (12/5/2021) bahwa varian Covid-19 di balik percepatan wabah India telah ditemukan di 44 negara.

DUNIA | 12 Mei 2021

Hamas Klaim Tembak 130 Roket ke Israel

Hamas menyatakan pihaknya menembakkan lebih dari 100 roket ke kota Tel Aviv di Israel.

DUNIA | 12 Mei 2021

PBB: Tak Ada Tanda Kekerasan Myanmar Berakhir

PBB menyatakan tidak ada tanda kekerasan militer Myanmar akan berakhir, meskipun semua upaya internasional dikerahkan.

DUNIA | 12 Mei 2021

Setelah Kasus Kematian, Brasil Hentikan Vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk Ibu Hamil

Brasil menghentikan vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk wanita hamil setelah kasus kematian.

DUNIA | 12 Mei 2021

Sensus 2020, Populasi Tiongkok Tumbuh Sangat Lambat

Pertumbuhan populasi Tiongkok dalam dekade hingga 2020 merosot ke level terendah dalam catatan resmi sejak 1950-an.

DUNIA | 12 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS