Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inggris Jadi Tuan Rumah KTT Global untuk Percepat Pengembangan Vaksin Baru

Kamis, 6 Mei 2021 | 09:25 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan Menteri Kesehatan Matt Hancock mengumumkan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tingg (KTT) pada tahun 2022.

“KTT ini akan mendorong negara-negara untuk kembali meningkatkan pendanaannya dan mendukung kerja CEPI, dalam mempercepat pengembangan vaksin penyakit menular yang muncul seperti Covid-19, dan memungkinkan akses yang adil secara global,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (5/5/2021).

Owen mengemukakan, CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations atau Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi) merupakan sebuah koalisi ilmiah terkemuka untuk mengumpulkan dana bagi penelitian dan pengembangan vaksin. Indonesia juga telah bergabung dengan CEPI tahun lalu

Strategi lima tahun CEPI, yang diterbitkan bulan lalu, bertujuan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko pandemi dan epidemi di masa depan, yang berpotensi mencegah jutaan kematian dan kerugian ekonomi triliunan dolar.

“Ambisi CEPI termasuk memangkas waktu pengembangan vaksin menjadi 100 hari, sekitar sepertiga dari waktu yang dibutuhkan dunia untuk mengembangkan vaksin Covid-19,” kata Owens.

Owen menjelaskan CEPI telah memilih Inggris sebagai tuan rumah KTT tahun depan sebagai pengakuan atas dukungan Inggris sejak pandemi ini dimulai.

“Saya berharap Indonesia mengikuti KTT ini di Inggris tahun depan, sebagai salah satu suara kuat dunia yang mengadvokasi distribusi vaksin yang adil. Kita semua sekarang tahu pentingnya mengembangkan vaksin yang efektif secepat mungkin. Para ahli menyarankan kepada kami bahwa dengan kerja sama internasional, saat ini sangat mungkin untuk mengembangkan vaksin dalam 100 hari, untuk menyelamatkan banyak nyawa. Sebagai komunitas internasional, kami harus melakukan yang terbaik untuk mewujudkan tujuan ini,” jelas Owen.

Untuk membantu misi mengakhiri pandemi di masa depan, pemerintah Inggris telah memberikan £ 276 juta kepada CEPI sejak 2018.

Inggris baru-baru ini juga menerbitkan tinjauan terpadu (integrated review) tentang kebijakan luar negeri, pembangunan, pertahanan dan keamanan, di mana Inggris berkomitmen untuk memecahkan tantangan global, termasuk membantu dunia mengalahkan Covid-19 dengan mempercepat akses yang adil ke vaksin, terapi, dan diagnostik di seluruh dunia seiring dengan langkah Inggris berinvestasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mendukung tujuan ini menjelang pertemuan para pemimpin G7 Februari lalu.

Hal ini didukung oleh badan baru yang dibentuk pemerintah Inggris, Pandemic Preparedness Partnership (PPP) untuk menyelamatkan nyawa dari penyakit di masa depan dan mencegah pandemi lainnya.

PPP dibentuk pada bulan April dan akan memberikan masukan kepada Kepresidenan G7 Inggris tentang cara memenuhi ambisi perdana menteri untuk memangkas waktu dalam mengembangkan dan menerapkan vaksin berkualitas tinggi, serta didukung dengan dana tambahan untuk mendukung pekerjaan CEPI dalam pengembangan vaksin global dan inovasi manufaktur.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan bahwa kesehatan global adalah inti dari Kepresidenan G7 Inggris Raya.

Menurut Hancock, tidak ada yang aman sampai kita semua merasa aman, dan minggu lalu dunia telah melihat lebih banyak kasus global Covid-19 pada titik mana pun dalam pandemi.

“Kita semua harus bekerja sama untuk memperkuat keamanan kesehatan,” tukas Hancock.

Diungkapkan, kepemimpinan Inggris dalam mengembangkan vaksin yang dapat digunakan di seluruh dunia sangat penting dalam memerangi Covid-19.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan CEPI demi mempercepat pengembangan vaksin, menciptakan solusi global untuk memastikan kita lebih siap dalam menghadapi pandemi di masa depan”, ujar Hancock.

Dr Richard Hatchett, CEO CEPI mengatakan, pemerintah Inggris, melalui visinya untuk masa depan, kepemimpinan, dan dukungan finansial yang dermawan, telah memungkinkan CEPI, dan dunia, untuk mempercepat pengembangan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif.

“Saya dan semua rekan-rekan di CEPI sangat tersanjung dan berterima kasih bahwa Pemerintah Inggris, telah mengumumkan akan menjadi tuan rumah KTT yang bertujuan mendorong negara-negara meningkatkan kembali kontribusi pendanaannya untuk CEPI," ujar Hatchett.

Hatchett menambahkan bahwa kita pasti akan menghadapi banyak tantangan saat berupaya mengakhiri pandemi secara global, dan kita tidak dapat membiarkan varian yang muncul atau tantangan baru lainnya mengancam atau menghalangi kemajuan berharga yang telah kita capai.

Menurutnya, bahkan saat kita berusaha menghadapi tantangan yang ada di depan kita, kita juga harus memikirkan tentang permainan jangka panjang dan meletakkan dasar untuk masa depan yang lebih aman.

“CEPI telah menyusun rencana ambisius yang bertujuan untuk secara dramatis mengurangi atau menghilangkan risiko pandemi di masa depan, dan Inggris telah merangkul pilar utama dari rencana tersebut, aspirasi untuk mempersingkat jadwal pengembangan vaksin menjadi sedikitnya 100 hari, sebagai bagian dari agenda Kepresidenan Inggris di G7”, tukas Hatchett.

Hatchett berpendapat, Inggris Raya memiliki sumber daya manusia dan kelembagaan yang hebat, serta catatan prestasi dan inovasi ilmiah yang luar biasa.

“Kami sangat bangga dapat bermitra dengan Inggris, untuk mulai membangun masa depan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih adil,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lawan Kekuatan Tiongkok, AS Usulkan Koordinasi G-7

Kelompok Negara Tujuh (G-7) sedang mempertimbangkan proposal AS untuk melawan apa yang dilihat Gedung Putih sebagai paksaan ekonomi Tiongkok.

DUNIA | 5 Mei 2021

39 Anak WNI di Tawau Terima Akta Kelahiran

Konsulat RI di Tawau, Malaysia, memberikan pelayanan pencatatan kelahiran bagi anak-anak warga negara Indonesia (WNI) di Ladang Baturong Kunak.

DUNIA | 5 Mei 2021

Polandia Siap Beli Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Denmark

Polandia menyatakan siap untuk membeli vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Denmark.

DUNIA | 5 Mei 2021

Dana Bantuan Covid-19 di Jepang Dipakai untuk Bangun Patung Cumi

Pemerintah Kota Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang menggunakan dana bantuan Covid-19 untuk membangun patung cumi raksasa.

DUNIA | 5 Mei 2021

Juni, Norwegia Akan Berlakukan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Norwegia akan memperkenalkan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang dapat diverifikasi pada awal Juni.

DUNIA | 5 Mei 2021

Dicekal Medsos, Trump Luncurkan Situs Internet Baru

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meluncurkan satu ruang di situs internetnya.

DUNIA | 5 Mei 2021

Pilih Politik daripada Kesehatan Rakyat, PM Modi Tuai Kecaman

PM India Narendra Modi dituduh membungkam perbedaan pendapat dan memilih politik daripada kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19

DUNIA | 5 Mei 2021

Perusahaan Bill Gates Transfer Rp 26 Triliun ke Melinda

Perusahaan Bill Gates mentransfer US$ 1,8 miliar atau Rp 26 triliun ke Melinda Gates, pada Selasa (4/5/2021).

DUNIA | 5 Mei 2021

Untuk Tahun Kedua, Saudi Pertimbangkan Tunda Lagi Haji

Arab Saudi sedang mempertimbangkan untuk menunda lagi penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun kedua.

DUNIA | 5 Mei 2021

UNHCR: 450 Pengungsi, Termasuk 180 Anak Diselamatkan

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) pada Selasa (4/5/2021) mengumumkan bahwa 450 pengungsi telah diselamatkan dan dikirim ke Italia.

DUNIA | 5 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS