Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polandia Siap Beli Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Denmark

Rabu, 5 Mei 2021 | 23:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Warsawa, Beritasatu.com- Polandia menyatakan siap untuk membeli vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Denmark. Pada Rabu (5/5/2021), tawaran itu disampaikan seorang juru bicara pemerintah Polandia, setelah Kopenhagen mengecualikan vaksin Johnson & Johnson dari program vaksinasi karena kemungkinan kaitannya dengan pembekuan darah.

Beberapa negara Eropa tengah termasuk Polandia sangat ingin mempercepat program vaksinasi menyusul penundaan pengadaan vaksin. Dalam beberapa kasus, negara-negara ini mengadopsi sikap yang kurang berhati-hati dibandingkan negara-negara seperti Denmark.

Pada Senin, Denmark menjadi negara pertama yang mengecualikan vaksin Johnson & Johnson. Bulan lalu, Denmark juga berhenti menggunakan vaksin Astrazeneca, dengan alasan kekhawatiran serupa.

Wakil Perdana Menteri Republik Cek, Jan Hamacek mengumumkan di Twitter pada bulan April bahwa dia telah menginstruksikan duta besar Cek untuk Dennmark untuk berusaha membeli semua persediaan Astrazeneca yang tidak diinginkan di negara itu.

Otoritas Polandia mengatakan risiko penundaan program vaksinasi lebih besar daripada risiko yang terkait dengan suntikan.

"Polandia menyatakan kesediaannya (untuk membeli suntikan Johnson & Johnson). Perdana menteri mengirim surat kepada perdana menteri Denmark tentang perihal vaksin yang diizinkan untuk digunakan di pasar Eropa," ujar juru bicara Piotr Muller kepada Reuters, lewat telepon untuk mengonfirmasikan laporan dari Polsat News.

Muller menambahkan bahwa Polandia siap untuk membeli vaksin apa pun yang diizinkan untuk digunakan di Uni Eropa, termasuk Astrazeneca.

Sebelumnya, Polsat mengutip Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki yang mengatakan dalam suratnya kepada mitranya dari Denmark: "Jika Denmark memutuskan untuk menjual kembali beberapa stoknya (vaksin Johnson & Johnson), Polandia siap untuk membeli vaksin ini."

Namun Kantor Perdana Menteri Denmark tidak dapat segera mengomentari masalah tersebut.

Regulator obat Eropa menyatakan pada 20 April telah menemukan kemungkinan hubungan antara vaksin Johnson & Johnson dan masalah pembekuan darah yang jarang terjadi pada orang dewasa yang menerima dosis di Amerika Serikat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dana Bantuan Covid-19 di Jepang Dipakai untuk Bangun Patung Cumi

Pemerintah Kota Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang menggunakan dana bantuan Covid-19 untuk membangun patung cumi raksasa.

DUNIA | 5 Mei 2021

Juni, Norwegia Akan Berlakukan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Norwegia akan memperkenalkan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang dapat diverifikasi pada awal Juni.

DUNIA | 5 Mei 2021

Dicekal Medsos, Trump Luncurkan Situs Internet Baru

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meluncurkan satu ruang di situs internetnya.

DUNIA | 5 Mei 2021

Pilih Politik daripada Kesehatan Rakyat, PM Modi Tuai Kecaman

PM India Narendra Modi dituduh membungkam perbedaan pendapat dan memilih politik daripada kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19

DUNIA | 5 Mei 2021

Perusahaan Bill Gates Transfer Rp 26 Triliun ke Melinda

Perusahaan Bill Gates mentransfer US$ 1,8 miliar atau Rp 26 triliun ke Melinda Gates, pada Selasa (4/5/2021).

DUNIA | 5 Mei 2021

Untuk Tahun Kedua, Saudi Pertimbangkan Tunda Lagi Haji

Arab Saudi sedang mempertimbangkan untuk menunda lagi penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun kedua.

DUNIA | 5 Mei 2021

UNHCR: 450 Pengungsi, Termasuk 180 Anak Diselamatkan

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) pada Selasa (4/5/2021) mengumumkan bahwa 450 pengungsi telah diselamatkan dan dikirim ke Italia.

DUNIA | 5 Mei 2021

Redam Kasus Lonjakan Covid-19, Jerman Angkut Oksigen Medis ke India

Satu pesawat kargo militer Jerman dengan unit produksi oksigen bergerak untuk India telah berangkat dari bandara di Jerman utara.

DUNIA | 5 Mei 2021

Menakutkan, Delegasi India di KTT G7 Ternyata Positif Covid-19

Seluruh delegasi India yang pergi ke KTT Kelompok Tujuh (G7) di London mengisolasi diri setelah dua anggotanya dinyatakan positif Covid-19.

DUNIA | 5 Mei 2021

PM Israel Netanyahu Lewati Tenggat Waktu Pembentukan Koalisi Pemerintah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melewatkan tenggat waktu untuk membentuk koalisi pemerintah.

DUNIA | 5 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS